
Radit menunggu Tari dan orang tuanya di depan kamar hotel tempat mereka menginap. Radit menelfon Master lie untuk menyiapkan 25 besok ke Kota P dan bertemu sarah sekalian membicarakan rencana untuk menghadapi mafia tersebut.
Saat sedang menelfon radit Berada di balkon kecil lorong hotel tersebut, Heeemmm... aku tau kau sekarang sangatlah kaya raya !!!! apa kau tidak mencari ku ??!!! Tiba tiba pelukan dari belakang dan suara wanita di telinganya. Spontan saja Radit tau siapa yang memeluknya.
Radit ingin melepaskan pelukan, Sayang nya Cecil posisinya dari belakang dan mendekap sangat kuat " tolong biarkan aku memelukmu sebentar. Cecil memohon untuk tidak melepaskan nya, Aku tau kau bukan milikku lagi tapi jangan kau sombong padaku " Cecil mencoba merayu Radit kembali.
Radit tidak menyadari kedatangan Cecil yang tiba tiba memeluknya. Aku tidak akan memaafkan mu bila sampai Tari melihat ini. Radit memperingati Cecil yang lancang memeluknya .
Cecil melepaskan pelukan itu dan mulai menyamping untuk memandang Radit. Apa kau tidak merindukan ku sedikitpun ?? tanya cecil dengan wajah sedih tapi menggoda.
Itu adalah masa lalu, aku sekarang benar benar sudah melupakanmu, Radit tersenyum sinis membalas pertanyaan Cecil. Kalau begitu kita memulai baru bagaimana dan melupakan masa lalu seperti katamu ??!! Cecil masih tetap berusaha menggoda Radit.
Ingatlah bahwa kau sudah menikah, Jaga suamimu yang kaya itu. Ejek radit sambil membuang muka.
Apa kau cemburu aku menikah ??!!! Cecil tersenyum sambil mengejar pandangan Radit.
__ADS_1
Wanita ini sudah gila " pikir Radit dalam hatinya.
Radit sengaja tidak menjawab agar Cecil merasa bahwa Radit cemburu.
Aku minta nomor HP mu ?? kita akan bertemu di luar bagaimana ?.. Radit pun menyebutkan dan Cecil dengan cepat menekan layar HP nya.
Sudah pergilah selagi Tari belum datang. Perintah Radit yang sedikit jijik ke Cecil karena rayuan nya begitu memuakkan.
Radit... Cecil... Sedang apa kalian di luar ?? Astaga tari datang.
Iya terima kasih cecil... Jadi kalian ??... Tari menyambung pertanyaan nya tadi.
Oohh aku melihat radit di sini sendirian dan katanya dia menunggumu, Jadi aku menemaninya sambil menunggumu.
Aahhh ya aku sedang melayani tamu tadi. Terima kasih cecil sudah menemani Calon suamiku. Tari datang merangkul lengan Radit dengan lembut.
__ADS_1
Ahaha iya sama sama ya sudah aku kembali dulu ya, Cecil akan pergi dan melihat kalung yang sangat cantik melingkar di leher Tari.
Wah cantik sekali Tari, Cecil pun memegang kalung itu dengan lembut. Dia berbisik pada Tari, Pasti Radit ya membelikan nya untukmu ??!!
Tari terkejut, kenapa kau bisa tau Cil ??!!!... tanya tari dengan penasaran. Karena aku ada di saat dia membelikan mu kalung ini.
Cecil dengan cepat bergegas pergi, Dah aku sudah di tunggu Bey Bey.....
Tari langsung melihat muka Radit dan bertanya, Apa benar dia ada waktu kau membelikan ku kalung ini ??...
Iya ada, dia hanya menegurku tapi dia tidak tau berapa harga kalung ini. Jelas radit tidaklah berbohong pada tari.
Oohhh kalau dia tau pun tidak masalah sayang, Tapi aku heran seandainya tau bagaimana kejadian nya ??.... Kau jangan nakal ya. Tari mencubit pinggang Radit menggoda nya.
Dasar ya pelakor di mana mana bertebaran hehehe... Terima kasih karena selalu menunggu Update selanjutnya 🙏🙏🙏
__ADS_1