
Kamu sendirian Cil ? " tanya tari yang ingin menawarkan untuk duduk bersama.
Cecil "Iya aku sendirian karena lapar di jalan makanya aku singgah ke sini. " sejujurnya dia ingin bertemu Radit untuk menggoda.
Duduklah di sini, Radit sedang pergi ke jepang karena ada urusan mendadak bersama tuan muda wijaya. " Tari menjelaskan dengan sedikit bangga pada Cecil. Karena Cecil sering menceritakan bahwa darma sangatlah kaya raya dan di anggap penting di perusahaan tempat nya bekerja.
Oh begitu " Cecil menjawab sangat singkat karena merasa kecewa Radit tidak berada di tempat.
Cecil murung sambil menggenggam kalung pemberian Radit. Dan tari melihat kalung itu sangat cantik.
"Wah kalungmu bagus Cecil, pasti harganya mahal kan ? Tari bertanya kepada cecil untuk mencari bahan pembicaraan.
Ah, iya dan ini adalah pemberian orang yang ku sayang." Cecil mengingat radit saat membelikan nya kalung tersebut
Wah darma membelikan kalung, pasti lah sangat mahal " Tari memuji Kalung Cecil, karena itu dari pemberian orang yang di sayang.
__ADS_1
"Kalung mu juga bagus tari, berapa harga nya ??!!. cecil bertanya secara terang terangan karena dia ingin membandingkan harganya.
Ini pemberian Radit dengan gaji pertamanya di Wijaya, Aku memarahinya jika dia membeli sesuatu yang mahal " jelas Tari sebelum memberitahu harganya.
Yang ku dengar Radit mendapatkan gaji 100 milyar pertahun, jelas tidak mungkin dia memberikanmu barang murah "Cecil berusaha mengorek harga kalung itu agar dapat di bandingkan dengan pemberian radit kepadanya.
Tanya saja padanya, dia bilang padaku membelinya seharga 25 juta dan itu termasuk mahal bagiku " Tari jelas mengikuti omongan radit yang mengaku hanya 25 juta.
Tari pun mengeluarkan kalung nya dari dalam baju nya dan memegangnya " Bagiku berapa pun harganya yang jelas karena ini pemberian Radit maka ini sesuatu yang spesial buatku.
Tiara " Nona boleh ku lihat sebentar, sepertinya aku pernah melihatnya ?!! " Tiara merasakan sangat familiar dengan kalung itu.
Boleh saja tapi jangan sampai rusak ya " Tari melepaskan nya dan menyerahkan nya pada Tiara.
Kurasa ini benar barang nya " Tiara dengan mata melotot memegang kalung itu.
__ADS_1
Ada apa Tiara ?! apa kau mengetahui sesuatu ? " Tari penasaran karena ekspresi syok dengan mata melotot.
Nona Inikan Star Swan " mata tiara masih memandangi kalung itu dengan melotot.
Apa itu tiara, aku tidak mengerti maksudmu ? " tari dan cecil benar benar tidak mengerti dengan maksud tiara.
"Be begini nona tari, Ini adalah perhiasan eksklusif yang di buat oleh seniman Eropa. dan ini bukanlah permata, melainkan berlian dengan kualitas tinggi yang pernah di lelang seharga 25 milyar uang negara kita !!! Tiara menjelaskan dengan perlahan sambil mengatur nafas yang memburu.
Hahaha.... Kau ini bagaimana cara menilainya ??!! Tidak mungkin perhiasan semahal itu ada di Kota kita, Kurasa kau salah dalam menilainya Tiara " Cecil meyakinkan Tiara bahwa dia salah dalam menilai perhiasan .
Tari pun merasa hal itu tidak mungkin " Ada ada saja kamu Tiara, Tidak mungkin Radit memberikanku Perhiasan yang Harga nya selangit, dan lagi apa yang di katakan Cecil itu masuk akal.
Tiara diam sejenak tapi matanya masih di kalung itu dan berkata dalam hati " Aku tak mungkin salah lihat karena ini tidak ada duanya.
Cecik ini hanya bisa buat ulah saja.
__ADS_1
Terima kasih sudah membaca cerita ini. jangan lupa like dan komen nya ya .