
Tari, Radit jangan berada di luar ini sudah tengah malam. Cuaca akan dingin mari kita masuk ke kamar Perintah ayah tari yang sudah di depan pintu kamar mereka.
Radit kita berbicara dulu sebentar di kamar mamah, Ajak mamah tari yang ingin berbicara pada Radit. Baik tante aku ganti baju dulu dan segera menyusul. karena sudah gerah dari tadi hehehe....
Setelah ganti baju Papah tari dan Radit langsung berkumpul di kamar Tari dan mamah Tari.
Radit kenapa tidak bilang sudah merencanakan ini ???.... Bu sri tidaklah marah, hanya saja dia sedikit terkejut. Eemm aku tidak enak membicarakan nya, dan sekalian kejutan buat Tari.
Tadi mamah Bertemu dengan Pak Adi dan dia bilang dia sudah merencanakan nya sejak undangan pelelangan saham tersebar.
Iya tante, apa tante marah padaku ??!! tanya radit agak takut memandang Bu Sri. Dasar anak bodoh, aku malahan sangat senang dan sangat bangga . Anak dan Calon menantuku adalah orang penting di Wijaya Company. Mamah tari tersenyum dengan meneteskan air mata.
Papah hanya minta satu hal Radit !! Radit pun mulai serius mendengarkan kalimat yang akan keluar dari papah Tari.
__ADS_1
Pastikan secepatnya kapan kau melamar Anak gadisku ini ??!!!.... Radit kaget dengan pertanyaan papah Tari yang tiba tiba berbicara begitu to the point.
Tari pun terlihat malu dan tak bersuara sambil mendengarkan apa yang akan di katakan Radit.
Iya pah aku paham, tapi aku butuh waktu sementara karena Tuan muda Wijaya sedang mengembangkan Bisnis nya dengan cepat.
radit mulai berbohong kembali karena dia masih bingung kapan dan bagaimana cara melamar yang tepat.
Tuan muda Wijaya pernah bilang padaku akan mengembangkan bisnis nya dengan cepat dan memintaku dalam waktu dua bulan sudah beres dan rapi. Radit mencari jarak aman untuk dia berfikir dan bersiap.
Ayah dan mamah tari pun saling pandang dan menyetujui waktu yang telah di tentukan Radit.
Baiklah anak mamah sudah mendengarkan nya kan ??!!! Tari terlihat malu dan berpaling muka.
__ADS_1
Kau juga yang meminta kami menanyakan ini pada Radit, Sekarang kau yang diam seribu bahasa !!!.. Papah radit meledek Tari yang tampak sangat malu menunjukan mukanya.
Radit pun tersenyum mengetahui bahwa itu permintaan Tari untuk menanyakan kepastian kapan datang melamar.
Hahaha ya sudahlah ayo Radit kita kembali ke kamar, besok pagi kita harus sudah meninggalkan kota ini dan siap kembali bekerja.
Mereka pun Tidur dan TUNGG... Hp Radit mendapatkan pesan teks dari Tari. Jangan lupa mimpikan aku. Radit pun membaca nya dalam hati sambil menahan tawanya.
Tiger apa kau sudah siap menunjukan kehebatan dan kemampuan kalian pada Tuan Muda Wijaya ??... Master lie mengumpulkan mereka yang berjumlah 25 orang tersebut di cassino nya Radit.
Kami selalu siap kapan pun tuan muda butuhkan dan kami siap melepas nyawa kami bila tuan muda meminta. Gema terdengar hebat walaupun cuma 25 orang yang berteriak sumpah setia pada Radit .
Baiklah besok Subuh kita sudah turun dan akan bertemu orang Tuan muda untuk menjelaskan misinya .
__ADS_1
Besok kita akan memberitahu mafia kota P siapa tuan muda dan ini juga langkah peringatan bagi mafia kota lain nya. Jelas master lie memberi semangat pada mereka semua.
Terima kasih karena telah setia mengikuti Update cerita ini.