Pengemis Mendadak Kaya

Pengemis Mendadak Kaya
Menjadi Kang Parkir


__ADS_3

Ah... Sudahlah aku tak bisa menyelamatkan kalian lagi. Direktur kita sudah tau tentang keponakan nya yang kalian pukuli Radit."Ucap Tony dengan pasrah.


Radit hanya bisa diam dan mengakui kesalahan nya yang terbawa emosi. Kalian Sudah Bisa meninggalkan Perusahaan ini, dan sisa gaji kalian akan segera di keluarkan oleh kasir.


Saya berharap ini pelajaran buatmu Radit dan Yusman. ". Toni memberikan Saran terakhir.


Baik Pak kami izin pamit dan sekali lagi Maafkan kami membuat Bapak kecewa.


Toni "Iya semoga kalian mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi.


Mereka keluar ruangan dan segera berpamitan dengan yang lain. Mereka langsung pergi tanpa berpamitan dengan Rini yang sedang melayani Nasabah.


Radit habis ini kau mau kemana ?!! Yusman khawatir dengan nasib teman baiknya.


Aku istirahat pulang dan baru akan memikirkan nya besok " Kata radit dengan lesu. Kalau kau kesusahan kau kabari aku ya, ingat aku sahabat terbaikmu.


Yusman berbicara sambil mata berkaca kaca.

__ADS_1


Sampai di rumah Radit segera berbaring di kasur sambil memikirkan bagaimana besok dia harus memulai.


Dia tidak ingin membebani teman baik nya karena dia tau Yusman pun bukan orang yang berkemampuan lebih dalam ekonomi. Radit mengambil HP nya dan mengirim teks ke teman nya di pasar.


Oke kau datang saja nanti kita bagi tugas. Balasan dari orang yg di kiriminya pesan teks.


Pagi hari Radit sudah ke pasar dan bertemu orang yang menyuruhnya datang. Nah Radit ini bagian lahan yang akan kau jaga ya... dari Jam 7 pagi hingga jam 6 sore, lepas itu ad yang akan menggantikan mu.


Siap Bos... kata Radit sambil memegang peluit yang di berikan orang itu.


Sudah satu minggu Radit bekerja Sebagai Tukang Parkir ATM Bank Ternama dan kerjanya sangat Rapi. tapi karena bukan lahan miliknya sehingga dia hanya mendapat 60rb dalam sehari.


Eh bu Sri...Spontan Radit menoleh kanan dan kiri bu Sri, terlihat Radit sedang mencari seseorang. Kamu apa kabar ??!! Bu sri menyapa Radit


"Radit, cukup baik bu dan ibu sendiri bagaimana ?, tanya Radit yang masih tidak fokus dengan bu Sri.


Bu Sri "Ibu juga baik, oh iya nak ibu turut berduka cita nak karena ibumu meninggal dan saya tidak tau.

__ADS_1


Tidak apa bu sudah janjinya juga sama yang di atas, mudahan saja ibu saya di lapangkan alam kuburnya di sana " Radit agak berkaca kaca ketika mengingat sang ibundanya.


Oh iya kamu tidak kuliah lagi ya ??!! ibu tau dari Tari katanya dia tidak pernah lihat kamu lagi selama beberapa bulan ini.


Dalam hati Radit " Weh ada yang memperhatikanku juga hehe... sedikit tersipu dan di kejutkan oleh bu Sri lagi.


Bu Sri " Kamu main mainlah ke rumah nanti ibu Buatkan makanan.


Baik bu kalau ad waktu saya main ke rumah ibu !! Wah di undang guys... senengnya Radit.


kamu di sini jadi parkir ya ??... Tanya Bu sri sambil memperhatikan pakaian Radit


"Radit, iya bu saya habis di pecat dari perusahaan dan sementara menjadi kang parkir sambil mencari informasi lowongan pekerjaan.


Nah nanti kapan kamu sempat kamu ke rumah Saja, ibu perkenalkan sama suami ibu dan ibu akan minta tolong agar kamu dapat bekerja di perusahaan yang sama dengan suami ibu.


Radit senang mendengar ucapan bu Sri tapi dia merasa tidak enak karena baru saja satu minggu jadi kang parkir dan yang memberikan pekerjaan nya adalah teman nya yang di pasar.

__ADS_1


Baik bu ada waktu saya akan kesana minta tolong sama ibu. Oke ibu tunggu " bu Sri yang tersenyum melihat Radit bersemangat.


Like nya ya guys hehehe... makasih


__ADS_2