Pengemis Mendadak Kaya

Pengemis Mendadak Kaya
Ayahku di bunuh.


__ADS_3

Aku langsung pulang ya !!.. Radit berpamitan kepada Tari yang membawa kunci rumah sendiri sudah tau ayah dan mamah nya pasti sudah tertidur.


Hati hati dan pelan saja di jalan ! Kata Tari mengingatkan Radit dan mulai sedikit perhatian kepada radit.


Baik Nona Ratu sambil membungkuk Radit mengejek nya.... hahaha dasar kamu ini ya sudah pulang sana . dengus tari sambil tersenyum.


Ketika Tari ingin membuka pintu rumah ia di kejutkan oleh kedua orang tuanya yang masih berada di teras rumah nya sambil bercerita dan bercanda.


Eemm... sudah ada yang dekat nih mah... kata ayah tari sambil tersenyum menggoda. Ahh iya Yah, mamah senang apabila dapat menantu seperti Radit. sudah ganteng baik, penurut lagi.


Ih.. apa sih mamah dan ayah seperti orang tidak ad kerjaan lain saja. Tari mau tidur dulu Assalamualaikum. Sambil berjalan ke kamarnya Tari tersenyum malu karena di ejek oleh orang tuanya. Anak kita sudah besar ya mah.


iya Yah.... tapi bagaimana dengan cita citanya menjadi Pramugari yah ??... hem Itu urusan nanti lah mereka bisa berkompromi, ujar ayah nya yang menyerahkan kepada anak nya sepenuhnya.


Tuan Wijaya. Tuan Wijaya. Tuan Wijaya ... Ratusan orang seperti semut hitam berkumpul menyambut kedatangan Tuan Wijaya di Kota S.

__ADS_1


Pagi yang cerah membuat Radit terbangun dari tidurnya yang pulas semalaman.


Tiiiing Pesan teks masuk, itu dari Adi. tidak biasanya dia mengirimiku pesan Teks. segera di buka dan dia membaca nya dengan Mata Merah ingin mencakar orang.


Hotel dan cassino sudah di kepung oleh mafia Kelas atas bos. kami tidak bisa melawan dan mereka ingin bertemu dengan bos secara langsung.


Bergegas Radit memacu mobil nya dan dia melihat ada orang berpakaian serba hitam berbaris di jalan Sambil menundukkan kepalanya 90° seakan menghormati Radit yang lewat.


Radit tau pasti karena mereka sudah memblokir jalan raya sekeliling dengan radius 100meter. Ada juga polisi yang berjaga dan membukakan jalan masuk untuk mobil yang di kendarai Radit.


Radit masih tidak habis pikir karena Adi mengatakan bahwa Hotel dan Cassino sudah di kepung. Tapi tidak dari mereka sedikitpun berkata kasar ataupun mencoba menghajar ku..


Radit pun memasuki hotel dan segera keruangan Direktur dengan bergegas. Seketika hening melihat pemandangan di sekitarnya.


Adi Yusman dan Tiger mereka terkapar tidak sadarkan diri. tapi radit tidak bisa berbuat apa apa karena dia menyadari ada lebih dari 20 orang di dalam ruangan itu akan tetapi hanya terlihat 5 orang saja.

__ADS_1


Kenapa kalian mencari ku dan mengapa berbuat seperti ini kepada bawahanku ?.... Radit segera mengetahui bahwa bos mereka adalah yang duduk di kursi direktur dengan posisi menghadap ke dinding belakang.


Hem... Kau benar benar mirip dengan ayahmu ya, tidak sabaran dan emosian. Kaget Radit orang itu mengucapkan bahwa ia mengenal ayah radit. Spontan saja dia maju Tapi langkahnya di hentikan oleh orang yang berada di sisi kanan dan kirinya.


Kau siapa dengan hebatnya kau bercerita seperti mengenal sosok ayahku haaa ??!!!... Radit emosi jika menyangkut ayah nya.


karena ibunya pernah bercerita Ayahnya meninggal karena melindungi ibunya dari orang yang ingin memisahkan nya.


Kau tau Ayahmu sudah tiada ??... tanya orang yang kedengaran nya sudah tua itu.


Ayahku berkorban untuk ku dan ibuku, dia di bunuh oleh orang yang ingin memisahkan ayah dan ibuku. dan aku masih di dalam kandungan ibuku saat itu. Radit bercerita sambil menahan emosi yang kuat.


Hem... aku harus berterima kasih kepada ibumu .....


Halo guys gimana nih menurut kalian penasaran kan siapa dia ... ayo ikuti update nya terus . terima kasih

__ADS_1


__ADS_2