
Radit menunggu jam setengah tiga dengan tak sabar. Setalah tepat setengah 3 dia segera meluncur ke rumah tari. BIP.. BIP... Tari segera keluar dan mengunci pagarnya , Haaah.... kau selalu membawa mobil baru lagi, kapan kira kira kau bisa membeli mobilmu sendiri ?? Tari bertanya seperti itu karena dia tidak mau kejadian yang nanti menyusahkan Radit apabila terjadi sesuatu.
hehehe... kapan kapan ya " dalam hati radit tersenyum dan bergumam Andai saja kau tau di garasi rumahku ada berapa banyak mobilku mungkin kau jatuh pingsan sayang.
Radit menggunakan Roll Royce nya karena menurutnya untuk ke pesta ataupun acara besar lebih baik menggunakan Mobil sedikit elegan.
Sambil melaju menuju kota P tari bercerita tentang sang nenek yang merupakan Pemilik dari Sungkono Company perusahaan raksasa yang bergerak di bidang perindustrian dan Make Up. Tari bercerita bahwa adik beradik mamahku saling berebut harta waris, walaupun mamahku anak pertama tapi dia tetaplah wanita yang menurut nenek tidak pantas memimpin perusahaan .
__ADS_1
Lantas sekarang perusahaan di pimpin oleh paman Tari yang merupakan adik dari mamah tari. Dia dan anaknya dengan seenak nya memakai uang perusahaan untuk berfoya foya dan sekarang perusahaan berhutang banyak kepada bank dan hampir jatuh tempo.
Kalian sudah tau mereka korupsi mengapa tidak melaporkan ke nenek ?? tanya radit penasaran. mamah sudah mencobanya tapi nenek berpikir mamahku ingin menguasai perusahaan dengan cara memfitnah adiknya sendiri.
Ya ya ya... aku mengerti konflik keluarga seperti ini. tapi ya sudahlah Tari yang penting ayahmu bekerja dan sudah mendapatkan promosi untuk menjadi direktur di perusahaan yang di pegang nya.
Tari sangat senang sampai sampai dia hampir memeluk radit. Hampir sampai di Kota P dan mereka berhenti sejenak karena masih ada waktu Satu jam sebelum acara di mulai, mereka melihat ada pantai dan menepi sejenak.
__ADS_1
Mereka menatap matahari tenggelam dan merasakan perasaan yang agak berbeda selama ini. Radit menatap tari dan bermaksud untuk memberikan Tari hadiah kalung yang sudah di siapkan nya.
Tari, Apa aku pantas berada di sampingmu ??... walaupun aku sudah tak punya siapa siapa ?.. dan aku bukan berasal dari keluarga kaya raya ??... Tari menatap radit yang sedang menunduk berbicara seakan tak percaya diri bahwa dia pantas untuk Tari.
Kau sudah bekerja keras kan sampai bisa di posisi sekarang ??... Tari bertanya kepada radit dan menatapnya lebih dalam. Ya aku sudah bekerja keras untuk mendapatkan posisi penting di perusahaan wijaya. Tari pun menatap kosong ke bawah kakinya sambil berkata " maka aku akan menunggumu datang ke rumah untuk melamar ku !!!
kata kata Tari membuat dunia radit berhenti sejenak dan ia tak ingin melanjutkan dunia yang di anggapnya surga itu. Radit pun tersenyum tipis dan merogoh kocek nya , Aku membeli sebuah kalung yang tidak begitu mahal dengan gaji pertamaku di Wijaya Company. Ini adalah hadiah untukmu ku harap kau mau memakainya.
__ADS_1
Waaah Tari gercep juga ya sebelum radit di babat sama yang lain, dia minta di lamar duluan. jangan lupa like n komen nya guys. terima kasih