
Ratu Galuh memutar tubuhnya, dan melihat Aska yang baru saja masuk ke dalam ruangan VIP secara paksa.
"Apa yang kau lakukan?!" Damar membentak putra pertamanya yang ia buang dua tahun lalu.
"Dengan hormat saya menentang perjodohan ini! Vero masih dibawah umur. Jika kalian masih melakukan ini, saya akan lapor polisi!" Aska mengancam semua orang di sana.
Utari yang sudah jengah segera menjentikkan jarinya, untuk menghentikan waktu. Dia tak suka keributan receh semacam ini, jadi dia ingin pergi saja dari tempat itu.
Tak ada yang bisa bergerak, jarum jam dan debu yang beterbangan berhenti di tempatnya.
Utari bangun dari tempat duduknya, lalu berputar.
"Jangan pergi! Calon suamimu menyukaimu!" Ratu Galuh yang bisa bergerak menahan Utari.
"Apa yang terjadi???" Aska berteriak, karena semua yang ada di sekitarnya tak bisa bergerak.
Alhasil Utari dan Ratu Galuh memandang ke arah Aska. Dan Aska juga memandang Utari dan Ratu Galuh.
"Kau!!! Kenapa kau bisa bergerak?!" Ratu Galuh bertanya pada Aska yang masih syok.
"Kau...!" Utari tak kalah terkejut saat melihat wajah Aska.
Tubuhnya yang tak pernah sakit, tiba-tiba bergetar. Begitu juga dengan Aska, lelaki itu langsung menekan dadanya ketika di melihat Utari.
"Akhhhhhhh!" Aska mengeluh kesakitan.
Karena guncangan emosi di diri Utari, kekuatan sihirnya menjadi kacau, semua orang bisa bergerak kembali.
Secepat kilat, Utari sudah ada di dekat Aska. Wanita iblis itu langsung mencekik Aska, dan mendorong tubuh lelaki tampan itu ke dinding dengan sangat keras.
"Akhirnya kau muncul lagi!" ujar Utari dengan amarah yang begitu kejam.
"Hentikan!!! Utari!" Ratu Galuh memperingatkan Utari. "Kau mau dihukum di neraka?".
Wajah Aska sudah memerah karena kekuaran oksigen.
Untung saja Utari masih bisa mendengar Ratu Galuh, jadi Utari melepas cekikannya pada Aska.
"Berani sekali kau terlahir kembali?!" bentak Utari pada Aska, yang masih kalang kabut mencari udara segar.
"Aku akan menyiksamu kali ini! Tak akan kubiarkan hidupmu tenang!" Utari yang penuh emosi, sampai kedua mata indahnya berkaca-kaca.
Melihat betapa emosinya Utari, Ratu Galuh segera membawa Utari berpindah tempat. Ratu Galuh memutuskan membawa Utari ke istananya di bawah laut.
"Maung Bodas!" Ratu Galuh memanggil anak buahnya.
Seorang lelaki gagah perkasa dengan ketampanan di luar nalar akal sehat manusia, muncul seketika di dekat Ratu Galuh dan Utari.
"Sendiko dawuh Gusti Ratu!" lelaki gagah itu segera bersimpuh di depan Ratunya.
"Bereskan kekacauan tadi!" perintah Ratu Galuh.
__ADS_1
"Perintah paduka akan hamba laksanakan Gusti Ratu!" kata Maung Bodas, lelaki perkasa itu segera lenyap dari hadapan Ratu Galuh dan Utari.
"Apa ini rencana, Dewa gila itu?!" tanya Utari pada Ratu Galuh.
Ratu Galuh hanya diam, dia tak mungkin membocorkan informasi Dewa pada Utari.
Utari malah tersenyum licik, ketika melihat gelagat Ratu Galuh yang menghindari pandangan Utari.
"Apa yang bajingan gila itu rencanakan untukku???" pada Dewa saja Utari tak pernah punya rasa takut. "Dia ingin memanggangku di neraka! Kenapa tak dari dulu?!" Utari semakin meluapkan amarahnya.
"Enggak, aku tak akan masuk neraka!" Utari mulai bertekat. "Aku akan membuat dia yang masuk neraka!" Utari tersenyum menyeringai.
Sebuah rencana terlintas di benaknya, Utari akan menggangu setiap jalan hidup Aska. Membuat lelaki itu masuk neraka karena mempunyai perjanjian dengan Iblis.
"Kau akan melihatmu terbakar di neraka, sambil meminum secangir kopi yang sangat enak!" ujar Utari dengan senyum yang sangat bahagia.
"Utari, apa kamu jadi gila karena bertemu dengan lelaki itu lagi?!" tanya Ratu Galuh pada Utari.
Gelagat wanita iblis itu tampak sangat aneh, sedetik yang lalu Utari marah besar dan sekarang gadis cantik itu malah tersenyum bahagia sekali.
"Kenapa aku harus gila? Aku pergi dulu ya kak! Aku punya mainan baru!" kemarahan Utari seketika sirna, karena bayangan tubuh gagah Aska yang terbakar di neraka.
"Ehhhh tunggu dulu, kau mau kemana???" tanya Ratu Galuh yang dibaikan oleh Utari, sebab Utari sudah melakukan teleportasi ke dunia manusia.
.
.
.
.
"Saya menghapus semua ingatan mereka tentang kejadian siang tadi! Lalu menyuruh mereka pulang ke rumah masing-masing!" jelas Maung Bodas.
"Jadi kamu nggak tau dimana rumah, lelaki gila itu?!" tanya Utari pada Maung Bodas.
"Lelaki yang mana?" Maung Bodas bingung, sebab ada tiga lelaki yang harus dia urus tadi.
"Yang nggak tua, nggak muda!" kata Utari.
"Ohhhhh, dia! Dia saya bikin pingsan, rewel banget itu manusia!" jawab Maung Bodas.
'Siluman sakti sekelas Maung Bodas saja dibikin kesal sama keparat itu. Sudah bisa dipastikan, lelaki itu pasti reingkarnasinya!' batin Utari.
"Lalu kamu apa in setelah pingsan?"
"Saya bawa ke rumahnya, lah!"
"Dimana rumahnya?!"
"Kosan Mutiara, kamar paling ujung, yang dekat kamar mandi!" jelas Maung Bodas.
__ADS_1
"Trimakasih!" ucap Utari dan seperti biasa, wanita iblis yang cantik jelita itu langsung teleportasi tanpa permisi.
.
.
.
.
Padang rumput yang indah dengan bunga-bunga ilalang menguning yang telah mekar, terhampar di depan pandangan Aska.
Aska bisa merasakan hatinya tengah bahagia, karena dia merasa ingin tersenyum terus menerus.
"Salendra! Kau sudah sampai?!" suara manis yang amat lembut, mengairahkan hatinya setiap kali ia mendengarnya.
Suara wanita itu seperti sudah sering kali ia dengar, dan menjadi candu dihatinya.
Aska membalikkan tubuhnya, mencari asal suara indah yang mengetarkan hatinya.
Seorang gadis melambai ke arahnya, dari kejauhan. Pakaian yang dikenakan gadis itu aneh sekali, tapi sangat cocok dikenakan gadis itu.
Hatinya berdentum bak genderang perang, Aska tak tau kenapa dia merasakan perasaan aneh ini. Gadis itu berlari ke arahnya, dan kini sampai di depannya.
"Sudah lama menungguku?" kata-kata lembut nan manja, terasa bagaikan alunan syair puisi di telinga Aska.
"Tidak! Aku juga baru datang!" ucap Aska tanpa dia sadari.
'Bagaimana orang ini bilang dia juga baru datang, padahal kakinya terasa kebas begini!' gerutu Aska.
'Kenapa aku bisa merasakan, perasaan yang dirasakan oleh orang ini???' Aska makin bingung.
"Kalau begitu ayo!" gadis di depannya kembali bicara padanya.
Aska baru sadar, gadis di depannya yang memakai pakaian kuno yang aneh adalah Utari, iblis cantik yang dijodohkan dengan adiknya.
"Ayo, cepat! Kita tak punya waktu lagi!" gadis itu menarik tangan Aska dan menariknya.
"Aaaaaaaaaaaaa!" Aska berteriak, ia sadar dari mimpinya.
"Astagfirulloh, apa yang terjadi padaku?!" tanya Aska pada dirinya sendiri yang baru bangun dari tidur.
"Dimana aku?" Aska mengitari pemandangan di sekitarnya dengan kedua bola matanya.
"Kok bisa aku berada di kamar kosan?" Aska mengaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.
"Apa kau ingin sesuatu???" suara wanita muncul dibelakang Aska.
Aska seketika berbalik, dan melihat sosok Utari. Gadis Iblis yang mencekik dan mengangkat tubuh kekarnya dengan sangat mudah.
"Akkkkkkkkk!" Aska seketika mundur dan tanpa sengaja dia terjatuh dari ranjang tidurnya.
__ADS_1
"Katakan keinginanmu! Aku bisa membuatmu kaya raya, punya banyak wanita, menjadi pria nomor satu di dunia! Aku bisa mengabulkan semua permintaanmu!" kata Utari tanpa melihat situasi.