Perjalanan Cinta Adara

Perjalanan Cinta Adara
#10....


__ADS_3

Hari-hari berlalu begitu indah bagi seorang Adara Izdiar. Matahari yang terbit dari ufuk timur berganti sinar rembulan malam yang bertabur bintang-bintang di diatas awan, dilewati dengan penuh rasa bahagia yang begitu menggelora di dalam benaknya.


Bagaimana tidak, jika gadis cantik jelita yang selalu nampak ceria ini tengah merasakan getaran indah dihatinya. Getaran yang terasa amat berbeda dan sepertinya belum pernah dia rasakan. Karena selama ini seorang ara selalu memegang teguh prinsipnya, prinsip yang selalu memenuhi pikirannya kalau dicintai itu jauh lebih indah dari pada mencintai. Pikiran itulah yang selalu ada dalam benaknya sampai saat ini.


Tapi sepertinya hal ini terpatahkan ketika hadirnya Bayu Permana dalam hidupnya. Kehadiran bayu sedikit banyak membuat alur hidup ara berubah. Perubahan yang nantinya akan membuat hidup ara makin berwarna dari pada sebelumnya. Meski jatuh cinta dan mencintai sepertinya hal yang asing buat ara namun begitu membahagiakan untuk dinikmati dan dijalani.


“Bukan berarti ara belum pernah merasakan indahnya berpacaran ya...atau sekedar membalas perasaan mantan-mantan pacarnya. Namun situasinya berbeda untuk saat ini.,!!


sesuatu yang berbeda dengan penuh rasa yang menggelora memenuhi seluruh raga dan pikirannya hingga bermuara pada suatu nama yang disebut cinta....”


Cinta membuat kedua insan anak manusia yang saling dimabuk asmara menjadi satu dan saling mengikat janji cinta bersama. Awal yang tidak pernah disangka, saling tidak mengenal dan tidak pernah berkipir akan mencintai nyatajya kini telah berubah seiring waktu yang berlalu. Ara dan bayu telah Melabuhkan hati mereka berdua untuk satu sama lain agar saling dijaga.


Ara nampak sangat merona tak kala setiap hari bayu selalu menghujaninya dengan perhatian dan kasih sayang yang berlimpah. Setiap waktu selalu bertukar kabar baik saat sedang bekerja, diluar kota ataupun saat bersama teman-temannya. Sungguh tidak ada waktu bagi keduanya tidak saling bersama, entah langsung atau via media sosial mereka selalu bersama.


“Seperti malam ini ara dan bayu tengah menghabiskan waktu mereka bersama....!”


Makan malam menjadi pilihan mereka untuk bisa meluangkan waktu bersama. Ditengah kesibukan bayu yang menunpuk karena banyak pekerjaan yang harus dia selesesaikan bayu juga sangat bahagia bisa menikmati malam ini bersama ara.


Mereka berdua memilih makan di resto yang menyediakan aneka masakan nusantara. Resto ini menjadi pilihan bayu, karena tidak lain bayu ingin memberitahu ara tentang hal-hal yang dia sukai termasuk selera makanan dan tempat-tempat yang menjadi favorit nya.


“Ra..ara..kamu suka tempat ini..? “Tanya bayu setelah mereka duduk disalah satu meja yang masih kosong didalam resto tersebut.


“Aku suka mas..,tempatnya indah penuh dengan lampu-lampu dan nyaman untuk dinikmati dengan karena ada tambahn lagu-lagu merdu yang dilantukan nemambah kesan hangat di resto ini....! Jawab ara..”

__ADS_1


Syukurlah kalau kamu suka., aku suka tempat ini dan ak ingin membawa kamu ketempat-tempat yang aku suka supaya kamu tau semuanya ra.....


Ara tersenyum simpul mendengar kata-kata bayu yang membuatnya tersentuh. Sebegitunya kah laki-lakinya ini ingin ara mengenalnya lebih dalam. Laki-laki yang penuh wibawa dan cinta membuat ara semakin terpesona dengan caranya mencintai dan mengutarakan rasanya..


Tatapan dan pandangan mereka yang saling beradu dengan intens terpecahkan ketika waiters datang membawakan buku menu untuk dipesan. Mereka yang seperti sedang tertangkap basah langsung mengambil buku menu tersebut dan membolak baliknya untuk memesan makan malam mereka. Setelah selesai memilih pesanan mereka, waiters berlalu meninggalkan kedua padangan yang tengah dimabuk asmara ini.


Selesai makan malam ara dan bayu keluar dari resto menuju tempat parkir menghampiri mobil silver yang terparkir disana. Dengan sigap bayu membukaan pintu depan untuk mempersilahkan ara masuk mobil terlebih dahulu setelah itu bayu memutar dan memasuki mobil untuk melajukan mobilnya mengantar gadis cantik ini pulang.


Di dalam perjalanan mereke saling bertukar cerita, dengan posisi ara yang terus bergelayut manja menempelkan kepalanya di pundak sebelah kiri bayu sambil tangan kanannya memegang lengan kekar itu yang sedang menyetir mobilnya dengan tenang dan sama sekali tidak keberatan dengan sikap majan ara. Tangan mereka pun saling berpegangan erat dan tak terlepaskan sepanjang perjalanan.


Tanpa disadari mobil silver yang melaju menembus lalu lalang jalanan malam sudah hampir sampai di area rumah ara. Bayu yang menengok ke arah gadis itu tertegun melihat wanita cantiknya ternyata terlelap nyaman dilengannya. Membuat bayu menghentikan laju mobilnya didekan rumah ara dan tidak berniat untuk membangunkan tidur lelap wanitanya tersebut.


Dipandanginya terus gadis cantik didepan matanya dengan aura yang nampak hangat dan sangat meneduhkan dibalik sifatnya yang ceria. Sambil terus memegang erat tangan ara dan mengelus pucuk kepala wanitanya, hingga tak terasa kecupan halus didaratkan bayu di pucuk kepala ara dengan penuh kemesraan. Membuat waktu tak terasa sudah tengah malam dan mereka berdua sudah beberapa jam ada didalam mobil dengan posisi seperti itu.


“Ara yang terbangun dari tidur lelapnya nampak terkaget dan mengerjapkan matanya hingga membulat sempurna..!”


Bayu dengan senyum meneduhkan langsung memahami maksud pandangan wanita. Sambil berucap bahwa dia tidak tega membangunkannya yang sedang tertidur pulan sehingga membiarkannya hingga terbangun.


Ara yang terlihat sangat panik dan ingin segera turun dari mobil segera ditahan oleh bayu.


“Jangan panik ra..,kamu bisa bilang ke ibu setalah makan malam kita nonton sehingga pulangnya larut..! Solusi yang diberikan bayu supaya ara tenang ketika nanti dibrondong pertanya oleh ibunya yang telah diantisipasi oleh bayu...


Arapun mengangguk setelah mendengarkan perkataan bayu, sebelum turun ara memandang bayu dan mengucapkan maaf karena pasti telah membuat bayu lelah tangannya di jadikan tempat bersandar semalaman dan berterimakasih karena bayu sangat perhatiannya terhadapanya.

__ADS_1


Bayu menempelkan jari telunjuknya pada bibir ara dan menghentikan ucapan ara, dengan bola mata yang berbinar bayu berbisik aku mencintaimu ra.. tidak perlu maaf dan terimakasih untuk ini.


Jantung ara berdetak makin kencang saat mendengar ucapan bayu ditambah sentuhan lembut tangan bayu yang mengelus pucuk rambut ara dan mengarah pada wajah mulusnya.


Hingga menangkas jarak diantara mereka ketika nafas hangat bayu nampak jelas menerpa wajah ara.


Dengan memajukan tubuhnya, bayu dapat memangkas jarak keduanya dan sukses menempelkan bibirnya untuk menyentuh bibir lembut wanitanya. Dengan halus bayu mencium ara yang tampak tersipu dan diam tanpa respon penolakan atas ciuman yang bayu berikan. Ciuman yang diberikan bayu makin mendalam dan mencari celah didalam rongga mulut ara. Membuat ara makin lama menikmatinya dan membuka mulutnya, membiarkan bayu memainkan lidahnya dan mengaksen seluruh rongga mulutnya hingga ciuman tersebut makin panas dan makin menuntut membuat gelora asmara antara mereka makin menggebu. Dengan makin mendalamkan ciumannya, meski dengan nafas yang mulai tersengal bayu tetap merapatkan pelukannya sambil mengelus tengkuk ara dan memainkan telinga ara dengan jarinya yang pasti akan membuatnya wanita itu makin menegang dibuatnya dengan sentuhan-sentuhan yang bayu berikan...


Kringgh....kringgggg...kring....


Merekapun tersentak ketika dering telepon ara berbunyi. Menghentikan aktivitas yang telah membuat keduanya makin panas. Ketika ara melirik teleponnya yang menandakan ada panggilan masuk dari ibunya. Arapun segera ingin turun sebelum mumbuat ibunya makin khawatir karena dirinya tidak pulang-pulang.


Bayupun mengijinkan ara turun dari mobilnya tanpa menahannya lagi. Supaya wanitanya bisa segera masuk kedalam rumah karena malam semakin larut.


Setelah ara nampak masuk kedalam rumah, bayu melajukan mobilnya dengan senyum yang terus tersungging diwajahnya mengingat kejadian barusan...



Visual “ Bayu Permana”


“Sungguh malam yang indah dengan penuh gelora yang membara antara dua insan yang dimabuk asmara...”


\~Terimakasih buat readers setia\~🌺

__ADS_1


Terus ikuti kisah Adara ya...


Mohon tinggalkan jejak kalian lewat komen, like dan votenya🙏❤️


__ADS_2