
Sinar rembulan malam yang terlihat begitu hangat dan damai sejalan dengan apa yang sedang hati ara rasakan saat ini.
Matanya seolah enggan untuk terpejam apabila mengingat kejadian yang baru saja dia alami. Seolah tak ingin kejadian itu cepat berlalu ketika malam ini sudah berganti esok hari. Sungguh hal ini Membuatnya terbuai atas perasaan yang saat ini dia rasakan begitu menggelora dalam benaknya.
“Tanpa terasa semburat mentari pagi yang cerah masuk memantulkan terangnya melalui jendela kaca di kamar milik ara..”
Membuat sang empu terbangun dari tidur lelapnya..
Ara memulai ritualnya paginya terlebih dahulu seperti biasa sebelum melangkahkan kalinya dari rumah menuju kantor tempatnya bekerja. Sesampainya dikantor seperti biasa ara melewati meja kerja lovi dan menyapa terlebih dahulu sabahat tersyanganya dengan senyum mengembang diwajahnya.
“Cie...cie...sumringah amat ini wajah pagi-pagi gini.!!!ada yang udah punya moodboster ini kayaknya...?.” Ledek lovi ke ara yang membuat pipi mulus sahabatnya langsung merah merona...
“Appaan sih kamu vi..,biasa aja kali...!! Tiap pagi juga ak selalu sumringah dan bahagia...!!” Jawaban ngeles ara yang tentunya hanya di balas ketawa saja oleh lovi...
“Kayak aku gak paham aja kamu ra..,awas ya nanti kalau diem-diem aja ndak cerita-cerita..!!”nada ancaman bercanda lovi ke ara yang pasti ara udah tau maksud dari sahabatnya yang kepo itu..
Tiba-tiba nita yang berdiri di belakanng ara menimpali percakapan mereka berdua.
“Ada apa sihh.?seru amat pagi-pagi udah curcol ya...(curhat colongan maksudnya)..
“Itu ara nit.,lagi berbunga-bunga yang kemaren habis ngedate sama mas...” jawaban spontan lovi yang dipotong ara..
“Hhhmmmm..ndak ada apa-apa nit., biasa ini lovi heboh sukanya”...jawab ara sambil kode-kode ke lovi yang paham maksudnya..
“Ouwhhh...”jawab nita dengan tampang datar tapi penuh curiga sambil berlalu kemeja kerjanya..
“Udah ahh lov..,ndak kerja-kerja ntar aku kalau ngobrol terus sama kamu..!”
Sambil berlalu menuju meja kerjanya dan menarik kursi kerjanya untuk menempelkan bokongnya dan memulai menyelesaikan pekerjaannya yang sudah menumpuk di meja.
Disela-sela bekerja., ternyata pikiran ara terbagi dengan ponsel yang sedari tadi terus disentuhnya. Ya, ponsel itu sudah tidak bisa lepas dari jari-jemari lentik milik ara. Karena ternyata ara tengah berbalas pesan dengan pria di sebarang tampat lain disana. Siapa lagi pria itu yang bukan laen bayu. Lelaki yang mulai saat ini makin intens berkomunikasi dengan ara. Dan tidak bisa dipungkuri bayu lah yang membuat moodbostet ara makin melayang-layang tiap harinya.
__ADS_1
Hubungan ara dan bayu sepertinya sudah mulai maju beberapa langkah sesuai dengan harapan bayu. Dalam batinnya mengatakan akhirnya aku bisa menakhlukan hatimu ra. Aku yakin jual mahalmu yang dulu pasti akan segera hilang dan berganti dengan keinginanmu untuk selalu bersamaku. “Gumaman bayu yang dengan bangga dan percaya dirinya dengan senyum tipis nan berwibawa dalam dirinya..”
Tidak hanya bertukar kabar melalui telepon, mereka juga mulai meluangkan waktu untuk dapat berduaan. Walapun waktu yang mereka lewati bersama berjalan singkat tapi tetap berkualitas dan manis bagi mereka.
Seperti pagi ini bayu mengirimkan pesan pagi-pagi ke ara supaya ara membaca pesannya..
“ra..ara sayang..siyap-siyap ya..! Nanti berangkat kerjanya sama ak aja..aku jemput kamu jam 7.15 ya..supaya kamu tidak kesiangan sampai kantor.”
tulisan pesan dari bayu..
Tentunya segera dibalas ara dengan jawaban..”iya mas..!!” Dengan senyum yang cerah diwajahnya..
Ara dengan sigap langsung bersiap-siap untuk hal ini.,tapi demi memberikan kejutan yang manis pula untuk bayu. Ara disela waktunya menyiapkan bekal sarapan untuk bayu. Semua ara buat sendiri dengan cekatan dan rapi dengan bahan-bahan yang ada supaya rasanya tetap enak. Selesai memasak ara menatanya di rantang makan dua susun yang sengaja dia persiapkan. Dilengkapi dengan buah dan juga camilan. Ketika semua sudah siyap ara berbegas mandi dan berdandan supaya tepat ketika bayu menjemputnya.
Terdengan suara mobil berhenti didepan rumah ara.,dan ketika dilihat ternyata pemilik mobil silver tersebut sudah turun dari mobilnya menuju pintu rumah ara.
”asssalammualaikum ra..” suara salam yang diucapkan oleh bayu
“Sudah siyap ra.? Tanya bayu sambil menatap terpesona gadis cantik didepannya yang anggun namun sexy dengan balutan dres selutut dan riasan yang sangat pas diwajahnya.
“Sudah mas..”jawab ara sambil mengangguk.
ibu ara pamit ya bu.,keluar dari dalam rumah ibunya dan bersalaman dengan bayu dan putri sebelum mereka berangkat bersama..
“Hati-hati dijalan ya..,jangan ngebut nyetirnya ya nak bayu..!”jawaban ibu ara dengan senyum ramah diwajahnya.
“Iya bu., kita pamit ya bu..!” Jawab bayu sambil berjalan masuk ke mobil silver miliknya diiringi ara di sebelahnya.
Mobil melaju dengan kecepatan normal supaya waktu tidak cepat berlalu dan mereka tidak cepat sampai dikantor ara terlebih dahulu. Didalam mobil mereka saling bertukar cerita dan bercengkrama dengan suana yang ringan namun terasa hangat. Hingga tak terasan mereka sudah sampai didepan gedung kantor tempat ara bekerja.
“Sudah sampai mas.,aku turun dulu ya mas..”
__ADS_1
Pamit ara kepada bayu, sambil terus mmemperlihatkan senyum mengembangnya..
“Iya hati-hati ya ra..makasi ya udah mau berangkat kekantor bersamaku..” ucapak bayu yang membuat ara makin tersipu..
“Aku yang makasi mas., karena mas sudah mau repot-repot mengantarku..!”Ini buat mas sarapan sambil memberikan rantang susun dua yang sudah dipersiapkan sejak pagi...
“Aku harap mas suka ya..”wajah ara terlihat was-was dan seperti memohon..
Dengan lembut bayu mengambil rantang tersebut dari tangan ara sambil mengelus punggu tangan ara. “Aku pasti suka apapun yang kamu masakn buat ak ra..,!! Makasi sekali lagi karena kamu udah repot-repot membuatkan ini untukku.!” Jawaban yang terucap dari mulut bayu..
“Tidak mas.,aku tidak repot..! Dan aku suka membutakan ini untuk mas.. supaya mas mengingat aku terus ketika memakannya..!” Jawab ara sambil malu-malu..
“ya..,udak aku turun ya mas...” pamit ara sambil akan mencium punnggung tangan bayu..
Bayu yang mengetahui hal tersebut dengan segera memberikan tangannya kepada ara. Dan dengan balasan manis bayu mencim pucuk kepala ara sampai didahi ara..
Arapun makin merona wajahnya karena kecupan bayu, sehingga membuat hatinya makin bergetar...
Sambil keluar dari dalam mobil ara melangkah ke dalam gedung tempatnya bekerja.
Sedangkan bayu yang juga makin menggelora dengan perasaanya terhadap ara masih memandangi gadis cantik itu dari dalam mobilnya sampai ara tak sudah tak telihat dari pandangannya. Barulah bayu melajukan mobilnya melewati jalanan ramai dan padat pengendara menuju kekantornya..
“Sungguh pagi hari yang penuh dengan keromantisan.......”
Terimakasih readers.....🌺🌺
Udah setia membaca kisah Adara....
Semoga kalian semua suka ya....😍😍
Mohon tinggalkan jempol dan komen kalian ya...author sangat berterimakasih untuk itu❤️
__ADS_1