Perjalanan Cinta Adara

Perjalanan Cinta Adara
#11....


__ADS_3

Sesampainya didalam rumah, tepat seperti dugaan ara.!, Ibunya masih menunggu ara pulang di ruang tamu rumah tersebut, dengan duduk di sofa berwarna coklat dan lampu rumah yang sudah nampak redup karena malam yang larut.


“Dari mana saja kamu ra.? Kenapa jam segini baru pulang.? Anak gadis tidak baik pulang selarut ini...!!


Apa kata tetangga yang lihat nanti..! Rentetan pertanyaan ibunya terdengar tegas dan jelas di telinga ara sambil terus menatap putrinya..!”


“Ma..maaf bu..!!ara tadi pergi makan malam setalah itu ara melanjutkan nonton dulu bu, jadi ara lupa kalau waktu sudah larut saat ara keluar dari bisokop bu..! Ara janji tidak akan pulang selarut ini lagi bu..!!”Jawaban ara dengan suara rendahnya dan wajah yang memelas bercampur takud dan khawatir karena ara harus sedikit berbohong kepada ibunya sendiri..


“Dalam hati ara berkata maaf ya bu..!”bukan maksud ara berbohong sama ibu..! Tapi percayalah bu.,ara pasti bisa menjaga diri ara dan tidak akan mengecewakan ibu..!”


“Ya sudah..,cepatlah tidur karena besuk kamu harus bekerja ra..! Jangan sampai kesiangan..!” Perintah ibu ara yang disambut anggukan oleh putri tercintanya itu...


Sambil melangkah gontai ara sampai didepan pintu kamarnya, memangi handle pintu dan membukanya perlahan kemudian menutupnya kembali dan bergegas masuk ke dalam kamar tidur untuk membersihkan riasan wajahnya dan berganti piyama tidur selutut tanpa lengan yang membungkus tubuh indah ara.


“Setelah selesai dengan rutinitas malam harinya sebelum tidur, ara segera merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur empuk miliknya. Matanya seolah enggan terpejam, sambil menatap langit-langit kamar. Bayang-bayang wajah bayu dan ciuman hangat nan panas yang mereka lalukan baru saja terus terniang didalam angannya. Hingga membuat imajinasi liar dalam pikiran ara berkembang makin luas. Sampai dia tersipu malu dengan sendirinya karena pikiran liarnya.”


Waktu menunjukkan pukul 02.30 dini hari ketika mata ara mulai terpejam dengan lelapnya.


Serasa baru saja mata ini terpejam, ara terkaget bukan main mendengar bunyi dering alarm hpnya yang sedari tadi terus saja berbunyi..!!!! Dan bertambah kaget bukan main karena jam sudah menunjukan pukul 7.20 wib ..!” Ketika dirinya baru terbangun.


“Apa..!!!sudah sesiang ini..! Gimana ini guman ara sambil panik dan segera menuruni tempat tidurnya untuk mandi dengan kilatnya kemudian berganti baju serapi mungkin dan berdandan dengan cepat supaya tidak terlambat sampai dihotel tempatnya harus training dengan karyawan kantor yang lainnya pada hari ini..!”


Dengan tergesa-tergesa ara melajukan mobilnya menembus jalanan yang dipadati pengendara dimana-mana. Terdengar bunyi klakson saling beradu yang menandakan seluruh pengendara ingin dapat melajukan kendaraanya dengan cepat. Sambil terus menginjak pedas gas dan rem secara bergantian menuju Hotel bintang 5 tempatnya mengikuti training, telepon genggam miliknya juga terlihat menyala dan terus berbunyi namun di abaikan saja oleh ara yang terus fokus didepan kemudi setirnya supaya segera sampai tujuan.

__ADS_1


“Sedangkan didalam ruangan hotel yang telah disediakan untuk kegiatan training perusahaan, lovi terlihat sudah cemas dan terus menengok ke arah pintu. Sambil terus menelepon dan mengirimkan pesan ke ara dengan mengerutkan dahinya lovi masih setia terus menunggu temannya itu.”


Nita hanya melihat lovi dengan senyum datar karena tau kebiasaan ara yang sering telat, hanya diam saja.


Pukul 09.15 ara memasuki hotel sambil dalam hatinya menggerutu bahwa dia pasti sudah sangat telat dan malu ketika memasuki ruangan nanti. Tapi mau bagaiman lagi, sudah kepalang basah ya sudah ara tetap nekat memberanikan dirinya menuju ruangan training.


“Tanpa disadari dengan langkah yang sedikit berlari di loby hotel, ara yang memang terlihat tidak hati-hati menabrak seseorang yang tengah berdiri tegap dengan setelan jas rapi di depan meja resepsionis..!”


arrghhh...


Awwwww...


suara yang terdengar dari mulut ara...! Ketika tubuh mungilnya menabrak pria gagah tersebut..! Pria tersebut nampak hanya sedikit tergoyang dari posisi berdirinya ketika ara menubruknya dari depan.


Tu..tuan..!ma..maaf saya tidak sengaja menabrak anda tuan..!sungguh saya minta maaf sambil sedikit menundukan kepalanya..!


Pemuda dengan setelan jas itupun hanya menganggukan kepalanya sambil mengerutkan dahinya sehingga membuat kedua alisnya hampir menyatu. Namun tidak mengurangi tampilan maskulin nan gagah yang terlihat dalam dirinya


Setelah permintaan maaf, ara segera berlalu menuju lift dan menekan tombol didalam untuk membawanya ke tempat training. Sambil terus memajukan langkahnya, Batin ara berkata dingin sekali lelaki itu. Sungguh lelaki macam apa dia, padahal ak sudah minta maaf tapi hanya anggukan saja yang terlihat darinya.



“Tanpa disadari oleh ara, ada sepasang bola mata kecoklatan dengan wajah datar, terus memperhatikan wajah gadis cantik yang baru saja menabraknya hingga gadis itu berlalu dan menghilang masuk kedalam lift ketika pintu berbuka..!”

__ADS_1


Sesampainya di depan ruangan ara nampak canggung dan takud untuk mengetuk pintu. karena dapat dipastikan semua peserta pasti sudah duduk dengan rapi didalam ruangan. Dan acarapun terdengar telah dimulai oleh pembicara.


Setelah pintu diketuk dengan perlahan oleh ara dan meminta ijin untuk dapat memasuki ruangan karena terlambat. Pembicarapun dengan baik hati mempersilahkan ara masuk keruangan untuk bergabungan dengan yang teman-teman lainnya.


“Ara melangkahkan kakinya memasuki rungan dan berjalan menghampiri kursi kosong yang telah di sediakan oleh lovi dengan setia khusus untuknya..!”


Nampak semua mata tertuju padanya yang membuat ara makin bertambah kikuk dan malu oleh itu.


“Dengan tatapan curiga dan penuh tanda tanya, lovi pun juga pasti sangat menantikan cerita dari ara yang membuatnya nampak terlihat berbunga-bunga meski keadaannya masih tergopoh-gopoh sehabis berlari-lari dengan memperlihatkan keringat didahinya..!”


Sambil berbisik pelan pada sahabatnya itu, ara berkata..”sabar ya lov..!! Pasti nanti aku ceritakan padamu apa yang ingin kamu tau dan kamu dengar..! Sudah jangan sinis begitu melihat akunya...!!!


Hhhhhmmmmmm..


”hanya itu balasan yang diberikan oleh lovi pada ara...! Sambil kembali menatap ke depan dan mereka kembali fokus pada pembicara training saat itu..!”


\~Terimakasih reader yang udah bersedia mengikuti kisah Adara..\~🌺


Semoga author bisa membuat kalian merasakan kisah Adara ketika membacanya ya...😍


Author sangat menantikan kedatangan kalian terus ya...jangan lupa tinggalkan jempol dan komentar kalian disini ya...!


Author sangat berterimakasih sekali untuk semua reader yang ada...❤️

__ADS_1


__ADS_2