Permaisuri Kaisar

Permaisuri Kaisar
Episode 103


__ADS_3

Malam hari ini sangat indah, angin juga berhembus sangat sejuk. Malam yang sempurna bagi semua orang termasuk Mao.


Malam ini dia memiliki janji untuk bertemu dengan seseorang di rumah hiburan.


" Bagaimana?" Tanya Mao saat orang itu sudah masuk ke ruangan yang ia sewa.


" Nona, saya rasa ini tidak bisa kita lakukan" ucap seorang pria kepercayaan Mao.


" Kenapa? Apakah kau tidak bisa menemukannya?"


" Dia sudah ditemukan, saya juga sudah menjelaskan semua yang kita butuhkan padanya"


" Lalu, dimana letak permasalahannya?"


" Dia mengatakan bahwa musuh anda bukan sembarangan orang, ada satu cara agar bisa mengalahkan nya "


" Apa itu?"


Orang kepercayaan mendekatkan dirinya dan membisikkan sesuatu pada Mao yang berhasil membuat bola matanya hampir keluar.


" Bagaimana bisa?! Itu, itu adalah hal terlarang! Apa kau yakin yang dia katakan?" Mao meninggikan suaranya karna keterkejutannya


" Ampun nona, tapi apa yang dikatakannya memang seperti itu. Dia juga sudah memeriksa musuh anda dan itu keyakinannya, dia merasa usaha apapun yang dilakukan akan gagal kecuali dengan satu hal itu "


Mao menghela nafasnya berat " akan kupikirkan nanti, kau pergilah "


Mao tidak habis pikir hanya itu cara satu-satunya untuk melawan. Sial, apakah dia harus benar-benar melakukannya? Apa tidak ada cara lain?


Jika dia harus menyetujui ini, dia belum yakin sepenuhnya. Keputusannya kali ini benar-benar sangat beresiko, sebetulnya siapakah musuhnya itu sebenarnya? Kenapa tidak ada cara lain selain harus melakukan itu? Dia harus menyelediki nya terlebih dahulu


🧊 🧊 🧊


Disisi lain Fu Tong memilih untuk menikmati malam ini dengan melamun di pinggir kolam bersama Feng Yue.


" Semuanya terasa begitu cepat dan sangat membingungkan bukan?" Tanya Fu Tong sambil melihat langit malam yang sangat menyejukkan matanya.


" Kau benar, semuanya terjadi secara tiba-tiba" Feng Yue juga merasakan nya. Semua kebingungan, semua kenyataan dan fakta yang ada didepan mata mereka seolah datang dan pergi dengan begitu cepat tanpa bisa dicermati terlebih dahulu.


" Lalu kenapa kalian menelan kebingungannya sendiri?" Yuan dan Yanran datang secara tiba-tiba dan ikut duduk disamping mereka.


" Apa yang kalian lakukan disini? Bagaimana dengan permaisuri?" Tanya Feng Yue


" Dia sedang di ruang dimensinya " jawab Yuan.


Fu Tong mengernyit " bukankah seharusnya kau menjaga tubuhnya selama jiwanya kesana?"

__ADS_1


" Ya itu memang yang seharusnya ku lakukan, tapi dia memasuki ruang dimensi dengan raganya, jadi tidak ada yang perlu aku jaga sekarang "


" Memasuki ruang dimensi dengan raganya? bagaimana bisa?"


" Itu karna ruang dimensi yang dimiliki Permaisuri berbeda dengan kita semua" Feng Yue membantu menjawab pertanyaan Fu Tong.


" Permaisuri benar-benar penuh dengan kejutan"


" hahahah ya kau benar "


Mereka akhirnya duduk berempat, melamun bersama ditepi kolam dan membiarkan angin malam menerpa diri mereka sendiri.


" Aku merasa ikatanku dengan Permaisuri tidak bisa disingkirkan begitu saja" ucap Yuan memecah keheningan yang ada diantara mereka.


" Jika sebelumnya aku bersedia menyerahkan nyawaku untuknya, maka saat ini aku bersedia menyerahkan segala termasuk mempertaruhkan kehidupan masa lalu ataupun masa depanku untuknya" lanjutnya.


" Kenapa?" Fu Tong merasa sangat penasaran.


" Jika di masa lalu aku bersama dengannya, dan sekarang pun bahkan kami masih dipersatukan itu artinya kita memang ditakdirkan selamanya" jawab Yuan.


" Apa maksudmu?"


" Dalam cermin ku, disana aku melihat bahwa aku sudah bersumpah akan mengikuti nya kemanapun. Aku yakin ada alasan kenapa aku mengatakan hal itu, bagaimana dengan kalian?"


" Aku juga merasakan hal yang sama denganmu, mungkin jika diukur tingkat kesetiaan ku sekarang sudah melewati batasan yang aku buat sendiri, entah kenapa rasanya sangat berbeda setelah melihat cermin itu " Jawaban Yanran membuat semua orang mengangguk, termasuk kedua pria disamping nya.


" Aku juga " timpal Fu Tong


Langit dan takdir pasti memiliki rencananya sendiri terhadap kehidupan mereka. Walaupun disana posisi mereka berbeda dengan saat dibumi, tapi satu hal yang pasti adalah pada intinya mereka tetap bersama-sama.


Mereka merasa seperti sebuah keluarga yang kembali utuh, kekosongan yang selama ini mereka rasakan dalam hati mereka sekarang itu sudah terisi penuh saat cermin memperlihatkan masa lalunya dan hubungan yang saling mengeratkan mereka.


Semuanya sekarang terasa sempurna, saat ini yang mereka harapkan adalah semoga dikehidupan nya kali ini mereka akan lebih berbahagia dari kehidupan sebelumnya.


Malam yang indah ini memberikan mereka harapan akan kehidupan yang indah juga dimasa mendatang.


" Aku akan selalu disampingmu, permaisuri"


Itu adalah kata yang mereka ucapkan dalam hati mereka. Keyakinannya, kepercayaan nya, kesetiaan nya, bahkan hidupnya sendiri pun akan mereka serahkan pada sang tuan tanpa terkecuali.


Waktu berjalan sangat cepat, tak terasa matahari sudah menunjukkan dirinya. Hari yang baru dengan semangat yang baru, bukankah kedua hal itu suatu perpaduan yang sempurna?


" Nona, ada yang perlu saya bantu?" Tanya Yuan


" Tidak, terimakasih " jawab Xiao Shi

__ADS_1


" Apa yang sedang anda pikirkan Yang Mulia?" Raut wajah Xiao Shi yang tidak tenang tidak bisa disembunyikan dari Yuan maupun Yanran.


" Mengenai kejadian masa laluku, rasanya seperti belum tuntas. Banyak sekali pendapat dan sudut pandang yang aku miliki, dan aku tidak tau mana yang benar dan mana yang salah" jelas Xiao Shi.


" jadi anda takut cara pandang anda salah?" Yanran memastikan


" Ya, aku takut aku dikalahkan oleh isi kepala ku sendiri"


" Aku yakin anda akan bisa melawatinya Yang Mulia" Yanran menyemangati.


" Terimakasih,, ah ya bagaimana kabar ayahku?"


" Mereka semua baik Yang Mulia, bahkan terdengar kabar bahwa pangeran mahkota sudah pantas menjadi seorang Raja" Yuan menjelaskannya sesuai informasi yang dia terima.


" Benarkah? Aku senang mendengarnya "


" Yang mulia putra mahkota sangat berbakat permaisuri " puji Yuan


" Ya, kau benar. Aku yakin suatu saat nanti dia akan jadi raja yang sangat baik"


" Itu sudah dapat dipastikan Yang Mulia "


" Apakah saya boleh menanyakan sesuatu?" Lanjut yuan


" Katakan"


" Anda sudah lama menarik semua anggota kita dari orang-orang, termasuk kerajaan wang, apakah itu tidak beresiko?"


" Aku tau, tapi kita tidak boleh menentang takdir"


" Maksud anda..."


" Maksudku jika aku terlalu banyak menaruh semua hal dalam penjagaan ku, maka hal yang seharusnya terjadi tidak akan terjadi. Meskipun itu hal buruk, tapi jika itu tidak terjadi maka akan terjadi ketidak seimbangan. Biarkan takdir berjalan sebagaimana seharusnya "


Hal ini sudah Xiao Shi pikirkan sejak lama, tidak, sebetulnya tidak dia pikirkan tapi tiba-tiba saja pemikiran itu terlintas di kepalanya dan hatinya setuju. Karna itu dia langsung menarik semua anggota nya yang mengawasi setiap orang.


' aku hanya berharap tidak akan terjadi hal yang mengerikan yang membuatku menyesali keputusanku saat itu' ucapnya dalam hati.


|


|


|


|

__ADS_1


|


bersambung.....


__ADS_2