
Sore ini Xiao Shi lebih memilih menghabiskan harinya bersama dengan Long, Yuan, dan Yanran.
Setelah sarapan tadi, untuk membujuk agar Xiao Shi tidak marah dan tetap memberinya jatah. Mau tidak mau Zhao mengambil kesempatan ini.
*FLASHBACK
" Baiklah, aku tidak apa-apa tidak mendapatkan kan bagianku. Tapi aku juga tidak akan memberikan mu izin bertemu dengan temanmu" ucap zhao.
" Temanku? Siapa? Aku tidak memiliki teman disini"
" Kerajaan mu datang kesini bersama temanmu, tabib Long"
" APAAA?! Dimana Long?" Tanyanya antusias.
" Aku tidak akan memberitahu mu karna aku tidak akan mendapatkan bagianku nanti"
" Baiklah baiklah, dimana Long?"
" Aku akan memanggil nya nanti untuk menemuimu" hati Zhao sejujurnya sedikit mencelos mengetahui Xiao Shi sangat antusias ketika mendengar nama tabib itu.
Tapi, dia mengabaikan sakit hatinya. Toh tabib itu tidak bisa menduri istrinya, mereka hanya berteman. Tetaplah dirinya yang menang banyak akan Xiao Shi.
* FLASHBACK OFF
Mereka menghabiskan waktu berempat ditaman belakang kediaman Xiao Shi. Mereka tertawa, melempar candaan dan ejekan terhadap satu sama lain.
Sebenarnya mereka tidK benar-benar berempat. Yanran dan Fu tong juga ikut bersama mereka.
" Jadi, Yanran. Bagaimana tanggapan mu terhadap kaisar?" Tanya Long
" Dia manusia es sebelum bertemu Permaisuri"
" Uuuuuuuuu" goda semuanya pada Xiao Shi.
" Jadi, shi'er kita ini sudah berhasil melelehkan es batu?" Long terus menerus menggoda Xiao Shi. Entah kenapa dia jadi senang sekali menggoda Xiao Shi sekarang. Apalagi setelah kaisar bertanya kemarin, rasanya dia benar-benar ingin menggoda keduanya.
" Diam kau, atau aku tidak akan memberimu resep resep lagi"
" Ah, kau tidak seru" rajuk Long.
Ya, selama di kekaisaran Xiao Shi tidak pernah putus komunikasi dengan Long. Mereka terus saling bertukar kabar mengenai resep dan cara cara pengobatan yang mereka saling temukan satu sama lain.
" Terimakasih" ucap Fu tong tiba-tiba. Semua orang kebingungan dan saling melihat satu sama lain.
" Kau kenapa?" Tanya Yanran.
" Aku ingin berterimakasih karena hari ini terasa sangat menyenangkan bersama kalian. Aku jarang memiliki teman, dan ketika dengan kalian aku merasa aku mengerti arti pertemanan yang sebenarnya"
Long menyenggol lengan Fu tong. " Santai saja, sepertinya kau makhluk yang sama kakunya seperti kaisar. Hah, bagaimana kau akan mendapatkan hati yanran jika seperti itu"
Mata Fu tong dan yanran langsung membulat sempurna. Bagaimana bisa orang asing yang baru datang ini mengatakan hal seperti itu.
Tapi ekspresi keduanya tidak bisa disembunyikan. Wajah mereka benar-benar merah sekarang. Dan itu dijadikan olok-olokan oleh Xiao Shi dan yang lainnya.
Apa yang terjadi pada mereka tidak luput dari pandangan Zhao. Dia melihat istrinya tertawa sangat bahagia dan seperti tidak ada beban. Hatinya memang sakit melihat nya tertawa dengan pria lain. Tapi tidak ada pilihan lagi, bukankah istrinya juga merasakan sakit karna para selir yang sering menggodanya?
__ADS_1
" Ayo, aku ingin menemui raja dan ratu Wang" ajak Zhao pada Kasim Han dan Huang li.
...🧊 🧊 🧊...
" Yang Mulia, tapi itu tidak mungkin" ucap raja wang sambil melihat ke arah ratu.
" Bolehkah kami tau alasannya?" Tanya ratu Wang.
" Ayah, ibu. Mungkin ini terlihat sedikit konyol tapi aku merasa ini akan jadi keputusan yang tepat walaupun aku sedikit cemburu melihatnya."
" Apa kau sudah yakin?"
" Aku yakin ayah"
" Baiklah"
...🧊 🧊 🧊...
Sudah 3 hari para keluarga dari kerajaan Wang berada disini. Dan ini sudah waktunya untuk mereka semua kembali. Xiao Shi terus saja memeluk kakak kakaknya tadi saat dikamar, begitu juga kakaknya, mereka sama sama tidak ingin saling melepaskan jika saja sang ibu tidak mengingat kan nya.
Sekarang mereka semua sudah berada diluar, dan Xiao Shi tidak bisa memeluknya lagi padahal dia masih sangat merindukan mereka.
" Jagalah dirimu baik-baik, dan perlakukan suamimu dengan baik" pangeran Xun merasa adiknya harus melakukan tugasnya sebagai istri dengan baik, karna itu dia memberi wejangan pada adiknya sebelum pergi.
" Baik"
Para pangeran sudah menaiki kuda nya. Kini hanya tersisa kedua orangtuanya dan Long. Xiao shi memeluk ibu dan ayahnya dengan sangat erat. Lalu saat berhadapan dengan Long, mereka saling menatap satu sama lain.
" Jangan lupa mengabariku ketika sampai, juga jangan lupa berikan cara yang baru kau temukan itu!" Ucap Xiao Shi.
" Apaaa?!" Ucap Xiao Shi dan Long bersamaan.
" Itu benar putriku, kaisar sendiri yang memintanya untuk dia tetap disini agar kau tidak bersedih lagi" raja wang menjawab.
Entah Xiao Shi harus bereaksi apa, tapi dia benar-benar senang kali ini. Begitu juga dengan Long, setidaknya dengan tinggal dikekaisaran ini dia akan menjadi semakin dekat dengan seseorang.
" Tapi, bagaimana dengan tabib disana nanti?" Tanya Xiao Shi.
" Kaisar sudah mengirimkan tabib terbaik kekaisaran untuk menggantikannya"
Xiao Shi langsung menatap Zhao dengan tatapan berbinar dan menundukkan kepalanya sejenak sebagai tanda terimakasih.
Setelahnya rombongan kerajaan Wang pun meninggalkan kekaisaran Yushi tanpa Long. Hari sudah semakin gelap, mereka semua memutuskan kembali ke kediamannya masing-masing.
Saat ini Zhao sedang melepas pakaiannya dan menggantinya dengan pakaian tidur, sedangkan Xiao Shi sudah merebahkan dirinya dikasur.
Dia terlalu senang sampai-sampai terus berguling kesana kemari seperti orang kasmaran. Mereka berada di kediaman Xiao Shi sekarang.
" Daripada orang yang senang karna dapat bersama dengan teman nya, kau lebih mirip seperti orang yang sedang kasmaran" ucap Zhao sambil mencoba membenarkan posisinya dan ikut merebahkan dirinya disamping Xiao Shi.
" Benarkah? Apa terlihat seperti itu?"
" Hmmmm"
" Sepertinya aku terlalu senang"
__ADS_1
Zhao mengambil posisi menyamping dengan tangan kiri sebagai penyaangga kepalanya dna menatap Xiao Shi lekat. " Kenapa seperti itu?"
" Karna aku akan dengan mudah mendapatkan racun"
" Apa?! Racun apa?" Tanya zhao terkejut.
" Aku dan Long suka mempelajari jenis-jenis racun, tapi jenis racun yang kita sukai berbeda. Aku lebih menyukai racun yang berasal dari tumbuhan darat, dan dia Lebih menyukai tumbuhan air. Jadi kami sering berbagi pengetahuan soal itu. Itu terasa sangat menyenangkan. Membayangkan bagaimana aku akan dengan mudab mendapatkan banyak hal tentang racun membuatku sangat senang.
Hati yang tadi was-was kini jauh lebih tenang. Ternyata istrinya sepolos ini, hanya dia saja yang terlalu khawatir. Xiao Shi sepertinya tidak pernah tertarik pada Zhao, dia hanya tertarik pada apa yang bisa dia dapat kan dari tabib muda itu.
" Hmmm, bukankah seharusnya aku mendapat hadiah karna telah membuat Long menetap disini?"
" Kau ingin hadiah apa?"
" Apakah aku boleh meminta?"
" Hmm, tentu saja. Aku akan memberikannya, walaupun kau sudah mempunyai segalanya sebagai seorang kaisar tapi aku yakin masih ada hal yang tidak kau miliki"
" Hahahahah, baiklah baiklah. Aku boleh meminta nya sekarang?"
" Iya, apa itu?"
Zhao mendekatkan dirinya pada Xiao Shi, dia berada tepat diatas tubuh Xiao shi sekarang. " Aku ingin kau"
Xiao Shi mengerjap ngerjapkan matanya sangat lucu. Dia bukan anak kecil, dia tau jika posisi seperti ini apa yang diinginkan oleh suaminya itu. " Apa tidak ada hal lain? Aku bisa memberikan—"
" Tidak. Aku ingin kau sebagai hadiahku. Jika tidak, aku akan mengembalikan kembali Long ke—"
" Baiklah"
Zhao mengernyit. " Yakin?"
Xiao Shi mengangguk mantap. Dia bahkan mengalungkan tangannya dileher Zhao. Dengan senyum yang tersungging Zhao langsung melancarkan aksinya malam itu.
Menghabiskan malamnya dengan mencicipi tubuh candu istrinya yang terasa sangat memabukan. Dan lagi-lagi pada malam itu, aroma bunga surgawi kembali menguar ke seluruh istana.
" Hah, sepertinya kaisar benar-benar sangat bersemangat" ucap Feng Yue.
" Bukankah itu bagus? Itu akan mempercepat keturunan" timpal Huang Li.
" Itu benar, tapi entah siapa salah satu diantara kita yang nanti akan beralih menjadi pengasuh putra mahkota" ucapan Feng Yue ini membuat semua orang terdiam. Itu benar, semakin sering mereka melakukannya maka akan semakin cepat pula kehadiran putra mahkota di rahim Permaisuri.
Lalu mereka akan semakin kehilangan kebebasannya karna nanti pasti akan dimintai untuk mengurus putra mahkota kecil.
|
|
|
|
|
bersambung.....
__ADS_1