Pernikahan Pedih Ku!!!

Pernikahan Pedih Ku!!!
kapan ngasih cucu?


__ADS_3

Don't forget to vote And comment yah guysss


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


Alle berdiri disamping tempat tidur zean dengan bersedekap tangan didadanya"woyy bangun,,niat ikut ngk sih?kalo ngk mau ikut biar gua pergi sendiri,lama banget,dasar om om kebo"alle membangunkan zean dengan menendang nendang sisi tempat tidur


Zean bangkit dengan malas"iya iya gua bangun,bisa berabe kalo lu pergi sendiri,takut papah lu ngadu kepapah ,nanti aset gua melayang gimana?"zean bangkit


"Yaudah cepetan dong,gua udah kangen papah,berhari hari ngk jumpa"ucap alle


Memang setelah menikah alle belum pernah membesuk papahnya dikarenakan mamah zean melarang kedua insan tersebut keluar apartemen,alasannya pengantin baru biasanya wajib berdua dirumah selama seminggu,entah siapa pelopor aturan itu,menyebalkan bagi alle (◡ ω ◡)


"Iya sabar Napa cah,lebay banget"zean dengan santainya masih berdiri tanpa bergegas mandi


Alle memasang wajah kesal"ihh ngeselin banget sih,udah mandi sana,cepetan woii"alle teriak"Udin keluar sana,mau mandi bareng atau mandiin gua"ucap zean menggoda alle


"Tunggu lu mati dulu baru gua mandiin dengan sepenuh hati suamiku tersayang"ucap alle meleletkan lidah seakan meledek zean "dasar istri durhaka,gua kutuk jadi onyet tau rasa lu "ucap zean dengan suara serak khas bangun tidurnya


"Peduli semvak deh"alle keluar kamar tanpa menghiraukan zean karna kalau diladeni pasti peperangan itu akan berlangsung sampai pandemi ini berlalu


Dirumah sakit(. ❛ ᴗ ❛.)


Alle saat ini sudah berada diruang inap papahnya,alle sangat bahagia bisa bertemu dengan papahnya


Sedang zean,dia duduk disamping alle memainkan peran sebagai suami yang baik didepan papahnya alle


Alle tak henti-hentinya menatap papahnya dengan senyuman indahnya,karna alle tak bisa memungkiri betapa ia sangat merindukan papahnya"gimana keadaan alle sekarang?"tanya papah


Alle tidak langsung menjawab papahnya,alle masih menatap papahnya dengan seksama dan terlihat mata alle yang tadinya berbinar berganti dengan mata yang berkaca-kaca,dan finally,,,tangisan alle pecah hingga zean sampi kaget dengan alle"alle kenapa?"tanya papahnya alle dengan penuh keheranan,alle menggeleng"ngkpp kok pah,alle cuma seneng aja bisa jumpa sama papah"ucap alle menghapus air matanya namun tetap saja air matanya masih mengalir deras


Papahnya alle tersenyum melihat betapa tidak berubahnya putri satu satunya itu bahkan sudah menikah sekarang"ngk malu yah nangis depan zean?udah jadi istri masa masih cengeng gitu sih alle"ucap papah alle meledek alle dan dibalas tawa paksaan dari zean karena terdengar bunyi krig garing wkwkkw"biarin,alle ngk peduli hikss,,alle kangen banget sama papah"ucap alle menghapus air matanya lagi

__ADS_1


Papahnya alle tertawa ringan"iya papah tau,papah juga janger banget sama alle,tapi papah ngk nangis tuh"ucap papahnya alle meledek alle.


Alle cuma cemberut mendengar ledekan papahnya dan sekilas melihat zean ikut menertawakan dirinya,mana tadi sempet leletin lidah segala lagi tentu saja alle silabil merasa geram dan langsung mencubit zean dengan keras hingga zean sedikit memekik tertahan"****** lu,siapa suruh lu ikutan ledekin gua"alle,zean juga ngk mau kalah dan membalas mencubit alle juga,tak tanggung tanggung zean juga mencubit alle dengan keras"iihh,zean sakit tau"alle sedikit berteriak dan menatap kearah papahnya dengan tatapan meminta pembelaan,namun sang papah hanya tersenyum melihat ulah anak dan menantunya itu, dalam pandangannya itu adalah cara mereka mengekspresikan rasa cinta mereka, padahal aslinya itu merupakan cara mereka memperlihatkan betapa saling membencinya mereka satu sama lain


Suara berdering dari arah hape zean,lalu zean pamit untuk mengangkat telepon keluar.


"Alle, bagaimanapun sulitnya itu,bertahanlah!!!,ingat!!disini pihak yang membutuhkan itu kita, papah tidak bisa berbuat apapun lagi,jadi papah mohon alle harus bertahan demi masa depan alle,dan juga belajarlah mencintai zean,papah harap alle mengerti maksud papah,papah minta maaf sudah menjadikan alle korban disini"papahnya alle berbicara panjang lebar dengan air mata tertahan karena merasa bersalah karena sudah menjadikan alle korban dalam masalahnya


Alle tertunduk mendengar ucapan papahnya,semua yang papahnya katakan benar adanya, kalau bukan karena orang tua zean yang membiayai biaya rumah sakit papahnya, mungkin!!saat ini papahnya tidak akan mendapatkan perawatan sebaik ini,alle tidak menyalahkan papahnya,hanya saja alle masih belum terbiasa dan jujur alle tak menyukai takdirnya ini"papah apaan sih ,pake minta maaf segala hehehe"alle sok kuat padahal bukan tembok, tentunya sang papah tau itu namun tak tau harus berbuat apa,mungkin suatu saat alle pasti akan bahagia.


"Pah,tadi mama nelpon nyuruh kerumah sekarang katanya sih alle ikut,tapi ngkpp alle disini aja nanti aku bilangin mamah"zean datang dari arah luar"ngkpp alle ikut aja,papah juga mau istirahat ini"papahnya alle "ihh papah,alle masih mau disini tau, biarin aja zean pergi sendiri"alle dan zean juga mengangguk tanda setuju"papah kan udah bilang tadi sayang,alle ikut zean aja"papahnya alle dan mau tak mau harus mau alle pun ngikut zean pulang kerumah orang tua zean,zean sempat kaget kenapa tiba-tiba sikeras kepala ini bisa tiba-tiba penurut.


💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫💫


"Duhh mamah kangen banget sama alle"mamah langsung memeluk alle yang baru sampai kerumah, sedang zean memasang wajah kesal udah bela belain datang kerumah eh yang disambut malah alle doang,yang anak siapa sih??


Alle juga balas memeluk mamah zean"alle juga kangen sama mamah,mamah apa kabar?"tanya alle"mamah baik baik aja sayang"ucap mamah zean"duhh masa yg ditanyain mamah doang,papah ngk"ucap papahnya zean alle tersenyum melihat kecemburuan ayah mertuanya itu"yaudah iya, papah apa kabar?"tanya alle tersenyum"sehat kok, padahal papah cuma canda doang heheh"mereka tertawa


Tinggallah zean dan papahnya diruang tamu"gimana zean?"tanya papah"gimana apanya pah?"zean"keadaan rumah tangga kalian gimana?"papah"yah gitulah pah"ucap zean singkat,yakali zean bakal curhat kepapahnya tentang betapa absurdnya rumah tangga dirinya dan alle, tidak ada kehidupan dirumah mereka,tiap hari perang dan saling membiarkan


Mendengar Jawaban singkat dari zean papah mulai faham sekarang"zean, dengerin papah, bagaimanapun itu kamu harus jadi kepala keluarga yang bijak,ingat!!yang dewasa disini adalah kamu zean,lupakan wanita itu dan belajarlah mencintai alle"papahnya zean


Zean merasa tidak suka kalau itu menyangkut wanita yang dicintainya"papah apaan sih?kenapa malah sampe ke Zoya sih?dia ngk ada hubungannya dengan ini"zean"papah cuma ngingetin aja"papah"aku udah nurutin mau papah,menikahi gadis yang sama sekali ngk zean kenal,tapi papah masih saja begitu"zean dengan wajah kesal, papah memilih diam tak mau menjawab,zean itu anak yang keras kepala jadi jika api diberi api akan kian menjadi-jadi.


Alle dan mamah datang dari arah dapur dengan nampan berisi jus dan beberapa jenis kue,zean menatap alle dengan tatapan tidak suka, karena menurutnya alle adalah penyebab semua masalah dan kesialannya padahal sebetulnya alle juga berpendapat demikian.


"Alle,zean jahat yah sama alle?"tanya mamah hingga membuat zean tersedak saat meminum jus"apaan sih mah?nanya nya gitu banget"zean kesal, hari ini zean berkali-kali dibuat kesal tentunya ia akan menyalahkan alle karena semua itu"yaudah mamah mau nanya serius nih,kapan rencananya kalian mau ngasih mamah cucu,alle udah dibobol belum sama zean?kalo belum sih gimana mau ngasih mamah cucu"ucap mamah zean black blakan hingga alle tersedak mendengarnya.


"Minumnya pelan dong sayang"mamah, sedang zean merasa canggung sekarang sambil menatap alle yang terlihat shock itu"mamah ih mulutnya,yakali kita berdua harus ngasih tau mamah,itu kan pribadi kita mah,ya ngk sayang?"zean merangkul alle dengan kasar,alle sampai terlonjak kaget namun ia kembali stabil,ia faham sekarang dengan perubahan sikap zean yang tadi terlihat tak bersahabat itu tiba tiba melumer gini,alle tak asing dengan kemunafikan ini zean tengah cari aman"jadi beneran kalian udah buat calon baby?"mamah zean masih tak puas dengan jawaban zean"iya mah iya,yaudah kita keatas dulu,capek"zean menarik alle menuju lantai atas ia takut kalau meninggalkan alle disana malah alle ditanya ini itu.


"Zean,gua tekanin yah sama lu,mulai sekarang jangan sembarangan rangkul ato meluk gua"alle menghempaskan tangan zean setelah sampai dikamar"apaan sih?serius banget , padahal gua juga kepaksa nyari aman,pede banget,gua juga ogah sebenarnya"zean merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya

__ADS_1


Alle acuh tak acuh mendengar ucapan zean"lagian ngapain sih ngajak gua kesini?mending dibawah ada mamah,bisa ngobrol"alle menyusuri kamar zean untuk sekedar menghilangkan rasa bosannya dan mata alle tertuju pada sebuah meja yang terdapat didekat balkon,alle mendekat dan melihat sebuah album foto berwarna silver, awalnya alle tak menggubris album itu namun tanpa alasan tangan alle tergerak untuk membukanya


Alle membuka perlahan dan mendapati tulisan"our love "dihalaman pertama,dan mendapati foto zean dengan seorang gadis saling rangkul merangkul dihalaman kedua,alle tentu tak tau siapa gadis didalam foto itu dan lebih tepatnya tak mau tau,alle dapat melihat keserasian diantara keduanya.


"Siapa yang bilang lu boleh megang album itu"ucap zean mendekat kearah alle,zean paling tidak suka dengan orang yang lancang memegang barang miliknya apalagi itu berkaitan dengan gadis yg ia cintai.


Alle tak bisa membaca situasi kalau saat ini zean sedang tidak mood,alle malah menghindar dan mengayun ayunkan album itu diudara seakan meledek zean,itulah sifat alle,kekanakan dan tak bisa membaca situasi,zean yang sudah kesal diawal kini ditambah lagi,ia berjalan dengan cepat dan langkah yang besar menghampiri alle dan menarik tangan alle dan mengunci alle dibawahnya diatas tempat tidur.


Alle merasa canggung dalam situasi awkarin ini, walaupun alle sama sekali tidak memiliki perasaan apapun terhadap zean,tetap saja alle tak nyaman bila dalam posisi seperti ini belum lagi alle dapat menangkap sorotan mata zean seakan mengintimidasi dirinya,alle memalingkan wajah tak kuasa menatap mata zean,namun zean seakan tak ingin alle memalingkan wajahnya,zean seakan ingin alle tau Betapa saat ini zean sedang marah"gua ingetin,lu jangan lancang megang barang gua karena lu ngk BERHAK, jangan lu pikir karena lu udah sah jadi istri gua lu bisa seenaknya megang barang barang gua,lu salah,ingat posisi lu itu dimana,lu siapa dan gua siapa,lu itu cuma PEMEBUS HUTANG papah lu"zean mengatakan itu tepat didepan wajah alle dengan suara penuh penekanan dan penegasan


Alle tak percaya dengan ucapan zean, ternyata zean menganggap alle demikian,alle berkali kali menguatkan hati untuk tidak menangis,mata alle terasa perih menahan tangisnya,alle tak sekuat itu namun alle ingin menjadi gadis yang kuat,alle harus bisa menahan tangisannya ini demi papahnya,alle harus tetap kuat karena papahnya butuh perawatan yang baik untuk tetap bertahan hidup.


Alle dan zean menciptakan perang saling diam dan masih dalam posisi yang sama dan tentunya zean masih menatap alle dengan penuh intimidasi dan amarah yang sama dan alle mati Matian menahan air matanya agar tidak jatuh


Knok,,,


Suara pintu terbuka dan menampakkan mamah yang membawa nampan berisi kue dan minuman"alle,,ini kue mungkin alle lapar,,eh,,mamah ganggu acara kalian yah? Waduhh sorry,mamah pergi yah,lanjutin lagi buat baby-nya,mamah ngk liat kok hehehe, tapi zean jangan kasar yah inget!! Alle masih kecil"ucap mamah lalu segera menutup pintu dengan senyum yang bahagia, padahal semua itu berbeda dengan yang ada dipikirannya,memang sih posisi alle dan zean saat ini sangat ambigu seperti sedang ekhemm,,kalian taulah kan wkwk Jan sok volos lu pade,yg sok polos we doain jodohnya miver wkwkwk#canda say


Zean langsung berdiri dan berjalan kasar menuju balkon meninggalkan alle menagis membelakangi zean,air matanya sangat deras karena sudah susah payah ia tahan dari tadi"gua ngk boleh lemah, yang zean bilang emang bener kok,kenapa gua nangis hikss,,alle harus kuat,ngk bakal ada papah lagi yang bakal lindungi lu "alle bergumam sambil berusaha memotivasi dirinya sendiri dengan berkali kali menarik nafas dalam-dalam dan menyeka air matanya,tapi tetap saja air matanya tak henti-hentinya keluar"hiks,,kok nih air mata bandel banget dibilangin jangan keluar juga hiks,,alle gadis yang kuat, buktinya bisa lepas kak Delvin hiks,,masa cuma kata kata gitu udah buat alle nangis gini huh"alle masih tak berhenti memotivasi dirinya.


Memang terkadang saat tak ada lagi yang bisa kita andalkan kita hanya bisa memotivasi diri kita sendiri.


[Berlanjut]


🌾🌾🌾🌾


Makanya alle jangan nakal jadi orang,udah tau si om itu sifatnya ngk bisa ketebak masih ae lu main kuda kudaan kan tau rasa lu wkwk


Ngk deng,aku dukung alle kok,alle yang kuat yah


Bagaimana pendapat kalian tentang part ini? please tell me 😉

__ADS_1


-01$opiakim


__ADS_2