Pernikahan Pedih Ku!!!

Pernikahan Pedih Ku!!!
kangen


__ADS_3

...Don't forget to vote and comment ya guys...


...➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖...


Saat ini Alle tengah menyuapi papahnya makan bubur,padahal baru beberapa hari papahnya dirawat dirumah sakit,papahnya terlihat sangat kurus dan tak berdaya,dan tentunya alle sudah mengambil cuti untuk merawat papahnya meskipun awalnya sang papah tak mengijinkan itu namun tidak ada yg tahan dengan kekeras kepalaan Alle.


Delvin setiap hari,setiap saat datang kekelas Alle untuk menanyakan kabar tentang Alle yg sudah sangat sering ia hubungi tidak menjawab dan ia datangi rumahnya tidak ada disana.


Empat hari ini Delvin terlihat sangat uring uringan,tak tau masalah apa yg menimpa gadis yg disayangi nya itu hingga tak ada kabar sama sekali,ia sudah mencari tau tapi tetap saja tak ada hasil,mulai dari habis habisan menanyai Alle kepada Dylan dan Adel namun tetap saja Adel dan Dylan menutup rapat perihal Alle dengan alasan urusan keluarga,Delvin jadi semakin cemas,apakah masalah Alle seberat itu?.


"Papah udah kenyang sayang."ucap papahnya Alle menolak bubur yg ada disendok.


Alle tak terima"ihhh papah,masih 4 sendok juga,liat tuh muka papah udah tirus ,ngk ganteng lagi ah."


Alle menyodorkan sesendok bubur lagi "Papah digimanain tetep ganteng kok,jadi udahan yah makannya papah kenyang nih."ucap papahnya Alle sambil tersenyum.


Alle mendengus kesal"Yaudah deh pangeran tamvan sejagat,tapi makan kue ini ya pah,enak lo pah,ini kue kesukaan Alle loh."


Alle berusaha menggoda papahnya dengan kue ditangannya,namun sang papah menggeleng enggan.


"Papah beneran kenyang loh sayang."ucap papahnya Alle berusaha meyakinkan Alle.


"Isss papahhh,ayo dong dimakan,gimana mo sembuh makan aja males."alle kesel sambil mempoutkan bibir mungilnya,dan itu menimbulkan kekehan dari sang papah.


"Lucunya princess papah kalo lagi ngambek."papahnya Alle tertawa.


"Pah alle ke kamar mandi dulu yah."dibalas anggukan dari papahnya.


Alle memasuki kamar mandi dan menangis tertahan disana,ia takut tidak bisa lagi melihat tawa papahnya seperti tadi.


Bagaimana pun Alle mencoba untuk optimis tentang kesembuhan papahnya,dia tetap dihantui rasa takut tanpa alasan.


"huh,,Alle kuat kok."ucap Alle menghapus air matanya dan keluar kamar mandi lalu duduk disamping papahnya.


"Pah."Alle memanggil papahnya dan dibalas deheman dari sang papah.


"Papah janji bakal sembuh kan?Alle kesepian dirumah sendirian."Alle mencoba tersenyum menyembunyikan air mata yg memaksa untuk meluncur bebas,papahnya mengangguk tersenyum menjawab pertanyaan putrinya itu.


"Beneran yah pah,soalnya Alle tuh pengen banget jalan jalan bareng papah."Alle , papahnya tersenyum dan merentangkan tangannya,Alle dengan sigap menghambur kepelukan papahnya.


Bagaimana pun takutnya Alle itu tidak sebanding dengan takutnya papahnya Alle meninggalkan Alle ditengah kejamnya dunia ini, membayangkan Alle akan sendirian membuat papahnya semakin takut.


Alle melepaskan pelukannya dan tersenyum"oh iya pah Alle kepasar dulu sekalian mau Kerumah bentar jemput baju."Alle dan dibalas anggukan oleh papahnya.


"Iya hati hati sayang."papahnya Alle.

__ADS_1


Alle pun pergi kepasar untuk sekedar membeli beberapa buah dan jenis roti,namun saat ia melewati penjual acsessoris dia melihat gantungan kunci couple,Alle pun menghampirinya dan teringat akan Delvin.


Kalo boleh jujur Alle sangat merindukan Delvin,ia tersiksa selama beberapa hari ini tanpa bersua dan bahkan tidak ada komunikasi dengan Delvin,yah ini memang sepenuhnya salah Alle.


Dia menonaktifkan hpnya untuk fokus merawat papahnya menyampingkan perasaannya,Alle membeli gantungan kunci couple itu lalu bergegas kerumah untuk menjemput beberapa baju dan perlengkapan lainnya.


"Alle,"ucap seseorang saat Alle tepat didepan pintu hendak masuk.


Alle kenal suara itu,kenal betul malah,Alle ragu untuk berbalik Alle bingung bagaimana harus menghadapi Delvin.


Alle salah sudah tidak memberikan kabar sama sekali kepada Delvin"Alle,"ucapnya lagi dan terlihat semakin dekat,Alle perlahan berbalik dengan canggung.


"Grebb,"tiba tiba Alle merasakan pelukan yang sangat erat dan hangat ditubuhnya.


"Kamu kemana aja?ngk ada kabar,aku kangen."ucap Delvin.


Nyaris saja Alle menumpahkan air matanya,namun ia tahan,ia sudah janji menjadi gadis yg kuat,tidak boleh ada air mata lagi,maunya sih.


Alle melepaskan pelukannya pelan."ah itu kak,maafin Alle udah ngk ada kabar,Alle ada urusan keluarga jadi ngk sempat megang hape ,maafin Alle kak,Alle harap kakak ngk kecewa sama Alle."ucap Alle menunduk ragu.


Delvin tersenyum lalu memeluk Alle lagi dan mendaratkan ciuman singkat dikening Alle,hingga Alle mematung.


"Aku bukan anak kecil yg dengan mudah mempermasalahkan ini,Alle tidak apa apa saja aku udah syukur."ucap Delvin mengelus surai hitam Alle.


Tangis Alle pecah,ingin sekali Alle mengadukan semua masalahnya sekarang kepada Delvin,namun alle tak ingin pikiran delvin terganggu dengan masalahnya itu.


Delvin terheran,dan berniat melepaskan pelukannya untuk melihat wajah Alle,namun Alle menahannya.


"Alle,kamu baik baik aja kan?"tanya Delvin dan dibalas anggukan oleh Alle.


"Alle cuma kangen aja kak sama kakak hikss."Alle mengeratkan pelukannya.


Terdengar kekehan dari arah Delvin karena merasa lucu dengan kekasihnya itu.


"Kakak juga kalo boleh jujur ,kangen banget mau gila rasanya."ucap Delvin .


Dan Alle pun melihat kewajah Delvin"Maafin alle kak hikss."ucap Alle.


Delvin mencubit hidung Alle dengan gemas"iya sayang,duhh cengeng banget ih jadi gemas."ucap Delvin dan itu membuat Alle merasakan debaran yang sangat didadanya.


"Duduk dulu kak."ucap Alle mempersilahkan delvin duduk dibangku depan rumahnya,Delvin pun menurut.


"Mau dibuatin minum apa kak?"tanya Alle,dan dibalas gelengan dari Delvin.


"Bentar lagi kakak juga mau pulang nih mau jemput mamah,besok alle masuk sekolah kan?atau kakak jemput?"Delvin.

__ADS_1


Alle mengangguk"Iya kak masuk,tapi ngk usah dijemput yah hehehe."Alle memang sudah berniat ingin masuk sekolah besok karena keadaan papahnya sudah mendingan mungkin karena ketelatenan Alle dalam merawat papahnya.


"Ooh yaudah deh,"ucap Delvin ringan.


Alle teringat dengan gantungan kunci couple yg ia beli tadi.


"Oh iya kak aku ada sesuatu,Alle harap kakak suka."ucap Alle mengeluarkan gantungan kunci dari plastik perbelanjaan nya.


"Nih kak."ucap Alle menyerahkan gantungan kunci itu kepada Delvin.


"Wahh bagus banget,couple yah?aihh alle romantis banget,jadi makin sayang."ucap Delvin merayu Alle dan mengelus surai hitam Alle.


"kakak bisa aja."Alle malu dan menunduk.


"kakak suka ngk?"tanya Alle dengan penuh harap.


Delvin mengangguk"Banget,"ucapnya,dan satu kata yang dilontarkan Delvin barusan membuat Alle tersenyum lega.


Delvin datang menghampiri Alle"Yuk foto dulu,tunjukin gantungan kunci couple kita."ucap Delvin mengarahkan kamera dihadapan mereka berdua,lalu mereka memasang pose menunjukkan gantungan kunci tersebut dengan senyum bahagia.


"Sekali lagi,ini yang terakhir,"ucap Delvin setelah mereka mengambil beberapa foto.


"Satu dua ti,,,ga."ucap Delvin didetik terakhir sebelum foto terambil,Delvin dengan sigap mencium pipi Alle,alle sangat malu dengan perlakuan Delvin yang selalu tiba tiba.


Delvin tersenyum dengan hasil foto yang terakhir, kemudian dia stell foto tersebut menjadi wallpaper hpnya dan menunjukkan ke Alle.


"Kan jadi makin rajin buka hp kalo wallpaper nya gini."ucap delvin tersenyum dan Alle memukul lengan Delvin dengan pelan.


"Ihh kak Delvin suka banget bikin blushing,"ucap alle menutupi wajahnya.


Delvin tertawa ringan"yaudah aku pulang yah,"ucap Delvin dan dibalas anggukan oleh Alle dan membalas lambaian tangan Delvin yang sudah menaiki motornya.


Setidaknya biarkan aku bahagia dia dengan dirinya ya Allah


Setelah Delvin pergi,tiba tiba saja hati Alle kembali dilanda curah yang curam,dia kembali merasa cemas tak beralasan.


"Hooh ke RS dulu aja,papah pasti udah nungguin."Alle memasuki rumah dan mengambil beberapa keperluan dan keluar menuju rumah sakit tempat papahnya dirawat.


...[Berlanjut]...


...🌾🌾🌾🌾...


✨✨Life moves pretty fast. If you don't stop and look around once in a while, you could miss it."✨✨


So,Mari jalani hidup dengan serius,uhuyyyy 😅

__ADS_1


Bagaimana pendapatmu tentang part ini?


baye baye🍁


__ADS_2