Pernikahan Pedih Ku!!!

Pernikahan Pedih Ku!!!
not prioritas


__ADS_3

Don't forget to vote and comment yah guysss


Jangan lupa bahagia:v


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


"Zean,,,cepetan oii"alle teriak teriak membuka pintu kamar


"Akhhh,,,ih dasar om om mesum"alle teriak dan berbalik mendapati zean tengah mengenakan handuk saja


Zean berdecak"paan sih? biasanya juga lu ngk masuk kekamar pas gua mandi, yang nyuruh lu masuk sape Munaroh?"zean selow sambil mengambil baju yang akan ia kenakan


"Lu sih lama banget!!gua takut dokternya keburu pulang"alle


"Udin,lu masih tetep disitu?mau ngintip atau mau makein gua baju?"zean


Alle langsung keluar menutup pintu dengan kasar,zean sedikit tersenyum melihat alle yang merasa malu itu.


"Udah megang juga lu,sok soan malu"zean bergumam pelan lalu tiba tiba ia sadar ucapannya dan menggeleng bingung.


Alle masih memegangi pipinya yang panas"aduh gua kenapa sih? jantung gua kek senam aja rasanya"alle menghembuskan nafas kasar.


Zean keluar dengan outfit yang sangat keren


"Udah siap dan-dannya?putri keraton kita udah Dateng yah"alle mengejek zean.


Namun zean tak menanggapi itu karena tiba tiba telepon masuk dihapenya.


"Gua kayaknya ngk bisa deh nganterin lu chek-up sekarang,Zoya sakitnya kambuh"zean


Alle sedikit kecewa sebenarnya, padahal dari tadi ia sudah menunggu zean pulang kerja dan sekarang zean malah tak bisa menemaninya.


Alle tersenyum"ya,,ya ngkpp kali,gua chek-up sendiri aja, udah pernah juga hehe"alle tertawa hambar.


Zean menggeleng"ngk,,ngk bisa!!gua ngk yakin lu bisa jaga diri"zean.


Yaudah kalo ngk yakin makanya temenin papan kuburan"alle membatin


"Udahlah om,gua bisa kok,kak Zoya butuh lu"alle mendorong zean.


"Yaudah gua anterin dah lu,terus pulangnya juga gua jemput"zean


Alle hanya mengangguk ia mengikuti zean memasuki mobil lalu melaju menuju rumah sakit.


"Nanti pas disana hati hati,Jan sampai lu bahayain anak gua,pas udah siap nanti lu tunggu gua aja disana"zean ngerocos ini itu


Alle mendengus "anak gua juga betewe!!!lagian ibu mana yang mau anaknya kenapa-kenapa"alle kesal zean selalu saja berburuk sangka padanya.


Alle turun dari mobil zean"inget!!!Jan kemana mana apalagi sampe keluyuran kayak jual koran"alle berlalu meninggalkan zean yang masih belum selesai dengan khotbah nya.


"Dasar anak jaman now,orang tua belum selesai ngomong main ditinggal,moga ae anak gua ngk nurutin sifat dia,anak gua harus nurutin sifat gua titik!!"zean membatin.


Alle ngantri bersama ibu ibu hamil lainnya


Alle sedari tadi merasa risih dengan pandangan ibu ibu yang berada disekitar alle.


Alle bahkan mendengar mereka nyinyir yang enggak enggak tentang ia dan calon anaknya.


"Lihat!!dia masih sangat muda!!anak zaman sekarang memang kebanyakan udah ngk bener"ibu satu


"Mungkin orang yang telah menghamilinya kabur sampai sampai ia harus kerumah sakit sendirian"ibu yang lain


Alle mengepalkan tangannya dengan keras


Hatinya sakit!!

__ADS_1


"Mudah mudahan suatu saat anak ku tak bernasib sama seperti dia"ibu yang lain.


"Dia bahkan tidak malu untuk datang ketempat umum seperti ini,memang anak muda zaman sekarang sudah kehilangan rasa malunya"ibu yang lain lagi.


Alle sudah tak tahan lagi mendengar anggapan orang tentang dirinya yang jelas jelas sudah salah menilainya.


Alle meninggalkan rumah sakit itu dengan perasaan sakit


Air mata alle jatuh,kalau saja zean ikut dengannya tadi,alle tak mungkin akan digunjing seperti itu.


Alle memegang dadanya yang sesak mencoba kuat.


Alle akhirnya selesai chek-up juga setelah rumah sakit itu sepi,alle tak mungkin egois menggagalkan chek-up nya hanya karena sakit hatinya.


Alle melirik hapenya untuk melihat jam sudah menunjukan pukul 20.00pm


Alle merasa bosan menunggu zean datang menjemputnya.


Jangan pikir alle rela menahan bosan karena patuh terhadap zean,alle hanya tak tau jalan untuk pulang.


"Aduh zean kok belum datang juga?aihhh mana gua laper banget lagi"alle merasa resah menunggu zean.


Alle berkali kali menghubungi zean namun tak ada sahutan sama sekali


"Apa kak Zoya sakitnya parah yah?"alle jadi khawatir memikirkan Zoya.


Alle pun berniat pulang sendirian mengandalkan uang yang ia bawa walaupun itu tak seberapa.


Alle berjalan menuju jalan raya menanyai taxi menuju kedaerah apart zean namun taka ada satupun yang menuju kesana.


Tiba tiba alle merasa pusing dikepalanya"aduhhh"alle memegangi kepalanya mencoba menahan sakit dikepalanya.


Alle pun menepi kebangku yang berada ditepi jalan itu"akhh"alle merasakan pusing sekaligus nyeri diperutnya.


"Alle"zean langsung mengangkat tubuh alle menuju rumah sakit dengan panik"dok,, tolong istri saya"zean saking paniknya tak sadar telah mengakui bahwa alle adalah istrinya


Mungkin kalau alle mendengar itu akan merasa debaran kuat dalam dadanya.


Alle langsung diamankan oleh petugas.


Zean merasa sangat bersalah kepada alle.ia lupa kalau ia sudah berjanji akan menjemput alle belum lagi tadi hapenya tertinggal dimobil hingga ia tak tau kalau alle menelpon dari tadi.


Tiba tiba panggilan masuk dihapenya


"Aduhh mamah juga kenapa make acara nelpon segala sekarang?"zean takut takut saat mamahnya menelpon karena sudah pasti akan menanyakan alle mengingat saat ini alle sedang diamankan diruang inap.


"Halo mah"zean was was


"Zean!!kalian kemana sih?jam berapa ini?mamah udah nungguin kalian di apartemen dari tadi,kamu jangan bawa menantu sama cucu mama malam malam begini,cuaca lagi ngk baik"ucap mamah zean mengomeli zean


Zean sampai mengelus dada,semenjak menikah zean bagai anak tiri,apa apa nanyain alle,zean tak pernah diperhatikan sama sekali"duhh mamah ngomong pelan pelan Napa!!ngk takut apa kalo kelepasan nafasnya juga ikut ilang,tadi alle ngotot jalan jalan katanya ngidam mah,mamah masih diapartemen?"zean


"Dasar anak tak punya akhlak,mau doain mamah mati yah??ngk mamah udah pulang,dikira ngk bosen apa nungguin kalian,udah udah pulang cepet"mamah zean dengan suara khas ibu ibunya.


"Iya mah iya,ini lagi dijalan,mamah kalo mau ke apartemen ngabarin kenapa sih?"zean kesal.


"Suka suka mamah lah,yaudah besok zean jadi ikut papah ke Jepang?"tanya mamah


"Jadilah mah,itu peluang paling besar masa ia zean sia siain"zean


"Yaudah besok sebelum berangkat kamu anterin alle kerumah atau ngk suruh aja alle nunggu di apart biar mang Usup yang jemput alle"mamah


"Iya mah iya"zean


"Yasehun,mamah tutup yah,mau packing baju papah dulu bye"mamah zean langsung mematikan sambungan.

__ADS_1


Zean bernafas lega, sepertinya zean sudah sangat sering membohongi mamahnya, karena tak mungkin ia akan memberitahu mamahnya kalau saat ini alle sedang dirumah sakit,bisa bisa zean dihukum gantung saat itu juga.


Zean duduk kembali sambil berpikir bagaimana ia akan perjalanan dinas mengingat keadaan alle yang saat ini terlihat tidak baik baik saja.


"Apakah bapak adalah wali dari saudari bernama alle?"tanya dokter menghampiri zean yang terlihat frustasi itu.


Zean langsung berdiri panik"iya dok iya saya suaminya, bagaimana keadaan istri saya dok?"tanya zean panik


Dokter itu sedikit kaget awalnya pasalnya melihat umur alle yang masih sangat muda ternyata memiliki suami yang sangat jauh umurnya dari alle


"Sepertinya bapak sangat mencintai istri bapak,melihat kepanikan bapak,dia pasti bersyukur,kalian terlihat sangat serasi"ucap dokter itu tiba tiba


Zean mengeryit,ditanya apa? dijawab apa? mencintai?zean jadi sedikit ragu dengan perasaan nya mendengar tuturan sang dokter.


Dokter tersebut tersenyum lagi melihat wajah bingung zean"tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan kandungan pasien,hanya saja pasien masih terlalu muda untuk mengandung,jadi fisiknya sangat rentan dan mudah lelah"tutur sang dokter


Zean sedikit bernafas lega"jadi bagaimana dok?"zean


"Jangan biarkan pasien kelelahan,memang seorang wanita hamil tidak baik berdiam diri tapi jangan sampai karena beraktivitas banyak sempat membahayakan kandungannya"dokter


Zean pun mengangguk mendengar penuturan sang dokter"terima kasih dok"zean


"Oh iya ,kalau tidak salah pasien tadi chek-up disini sendirian?"tanya sang dokter


Zean pun mengangguk"iya dok,tadi saya tiba tiba ada urusan mendadak jadi tidak bisa mendampinginya"zean beralasan.


"Ohh begitu?dia gadis yang kuat yah?tadi saya juga berpikiran sama dengan ibu ibu yang lainnya,ternyata ia memiliki suami hebat seperti bapak"dokter itu


Zean tak mengerti"maksud dokter apa yah?"zean


"Tadi pasien sempat digunjing sama beberapa pasien lainnya, mereka mengira pasien adalah gadis yang hamil diluar nikah, karena ia datang chek-up sendiri dan umurnya masih muda juga,ia tak marah ataupun melabrak mereka,ia malah memilih pergi dan kembali setelah pasien sudah selesai chek-up"dokter tersebut


Zean jadi merasa bersalah kepada alle,ia tak tau kalau alle akan mendapat pandangan seperti itu.


"Memang terkadang urusan kita sangat penting,tapi bapak juga harus tau kalau saat wanita sedang mengandung, keberadaan seseorang disisinya sangatlah penting, apalagi saat ini yang tengah mengandung itu adalah gadis remaja yang masih belum tau dunia dewasa,hahah maaf pak saya ikut campur,permisi"dokter tersebut berlalu


Zean mematung mendengar ucapan sang dokter.


Sudah berapa kali zean mengabaikan alle,ia sering menahan alle diapartemen sedang ia malah pergi keluar bersama Zoya dan pulang pulang sudah mendapati alle terlelap disofa menunggunya.


Sudah berapa kali zean membuat alle seakan tak terlihat,zean selalu bertingkah semaunya.


Zean memasuki ruang inap alle,ia melihat wajah pucat alle yang terbaring lemah di ranjang RS.


Zean duduk disamping alle dan tanpa sadar tangan zean tergerak memegang tangan dingin alle"gua ngk nyangka lu ternyata gadis yang kuat!!"zean


"Maaf"zean lagi lagi mengucapkan maaf setelah semua perlakuan bejatnya kepada alle.


Pantas kah zean dimaafkan??


[Berlanjut]


🌾🌾🌾🌾


Roman romannya ada yang merasa bersalah nih!


Ternyata papan kuburan punya ati juga yah??


Mari doakan yang terbaik buat alle:v


Aku pendukung cewek seterong kek alle♥️


Laffyouall ♥️


Bye bye😘

__ADS_1


__ADS_2