
Don't forget to vote and comment yah guysss
Jangan lupa bahagia:π₯
ββββββββββββ
Alle berjalan lesu saat keluar dari apartemen menuju sekolah.
Sejak semalam kepergian zean,ia tak kunjung pulang hingga pagi menyapa.
Alle bahkan sempat ketiduran disofa ruang depan karena ulah zean yang menyerupai bang Toyib itu.
Alle pun memutuskan untuk kesekolah hari ini, rasanya terlalu menyedihkan kalau alle akan merenung seharian diapartemen.
Alle memasuki kelas dengan lesu dan tentunya manik wajah alle terlihat tak bersemangat.
Hari masih sangat dini untuk kelas alle bahkan siswa yang hadir masih beberapa orang.
Alle merenungi kejadian semalam,ia masih tak habis pikir dengan keputusan Zoya,alle jadi merasa jahat sekarang ia terlihat seperti pelakor sungguhan rasanya.
"Akhhh"mungkin karena terlalu banyak berpikir kepala alle jadi berdenyut nyeri.
Alle pun keluar kelas menuju UKS, membosankan sekali datang kesekolah hanya untuk menginap di uks.
Alle pun tak jadi ke UKS,alle memutuskan ke taman penuh kenangannya itu.
Alle memejamkan matanya menghirup semilir angin pagi yang berhembus lembut sehingga meninggalkan kesan dingin.
Lagi lagi alle tak bisa membuang jauh pikiran tentang zean dan Zoya,apa memang begitu yah saat kita mencintai seseorang kita tak sedikitpun akan lupa tentang dia barang semenit pun.
"Akhhh"alle mengeram nyeri diperutnya tiba tiba.
Untuk rasa sakit dikepalanya tadi ia masih bisa menahan tapi ini sungguh menyakitkan.
"Akhhh"alle tak mungkin ke UKS,ia takut jika perawat di uks memeriksa tubuh nya bisa bisa kandungan alle akan terungkap.
Alle mencoba menahan rasa sakit itu sendirian yah tentu harus sendirian karena tak ada zean disampingnya.
Alle jadi teringat saat saat dimana zean bertingkah posesif terhadap dirinya ah tepatnya anak dalam kandungan alle.
Saat zean menjadi posesif seperti itu ia terlihat seperti seorang suami yang mencintai istrinya,dan alle juga sekilas merasa senang dengan itu.
Air mata alle mengalir tanpa sebab mengingat itu,ia merasa sedih karena ini adalah nasibnya.
"Akhh"rasa sakit itu tidak hilang sama sekali.
Alle pun bangkit dan mencoba berjalan menuju kelas namun alle tak kuasa menahan sakit lagi pandangan alle buram dan hampir terjatuh.
__ADS_1
Untung saja ada Delvin yang sigap berlari menahan alle"lu ngkpp?"Delvin terlihat khawatir.
Alle pun langsung bangkit berpura pura tidak apa apa"ngkpp kok,makasih"alle terlihat kikuk
Delvin pun menuntun alle agar duduk kembali"kalo lu ngk bisa sekolah hari ini mending lu pulang aja,nanti malah makin parah"Delvin
Alle tersenyum"hehe ngkpp kok "alle masih merasa kikuk saat disamping Delvin.
Memang bukan karena alle masih mencintai Delvin namun alle merasa kikuk saja karena mereka pernah memiliki hubungan.
"Yaudah telpon laki lu aja jemput lu"Delvin.
Alle jadi merasa tak karuan,dimana mana memang suami istri adalah pasangan so sweet yang sangat uwuu,kalau istrinya sakit sang suami pasti ada disampingnya berbeda dengan alle.
Alle tertunduk lemas,ia tak mungkin menghubungi zean mengingat kejadian semalam.
"Gua ngkpp kok"alle mencoba bangkit namun ia akhirnya jatuh.
Delvin segera membantu alle bangkit"mana hape lu?biar gua yang hubungi suami lu"Delvin berniat mengambil hape alle.
Alle menahan tangan Delvin"bisa kan lu ngk usah ikut campur urusan gua"alle berjalan meninggalkan Delvin.
Delvin menahan tangan alle dan memutar balik tubuh alle"lu lagi ngk baik sama suami lu? kenapa lu nangis?"Delvin
Alle hanya menunduk dan menangis,ia tak ingin Delvin tau kalau ia dengan zean tidak pernah akur dan tidak pernah bersatu.
"Akhhh"alle linglung karena sakit dalam perutnya semakin terasa keram saja.
Delvin pun segera menuntun alle menuju parkiran"gua anterin lu pulang aja"Delvin
Alle tak ingin pulang sama sekali,ia benci di apartemen karena ia akan merasa kesepian dan sendiri.
Karena alle tau zean pasti belum kembali karena ia tak akan mau melihat alle karena alle Zoya pergi.
"Gua ngk mau pulang"alle meremas lengan delvin dengan keras.
Delvin merasa ada yang aneh dengan alle, kenapa ia sangat enggan untuk pulang?
"Udahh ikut gua aja,cepet bilang alamat rumah lu dimana?ngk baik kalo lu berlama disini,lu butuh istirahat"delvin.
Alle masih tak mau bergerak menaiki motor Delvin.
"Alle, dengerin gua, kayaknya lu lebih tau ini daripada gua,gua baru baca artikel tentang ibu hamil pagi tadi,kalau seorang ibu hamil sedang tidak enak badan atau melemah sebaiknya mereka beristirahat,kalau lu ada masalah jangan kaitkan itu dengan bayi dalam kandungan lu"Delvin mengelus surai hitam alle.
Alle tak menyangka Delvin masih peduli terhadap dirinya, bahkan Delvin sempa sempatnya membaca artikel tentang ibu hamil,yang alle sendiri tidak melakukan itu.
Alle serasa gagal jadi seorang ibu.
__ADS_1
Alle akhirnya menurut menaiki motor Delvin dan memberitahu alamat apartemen zean,tak ada gunanya lagi dirahasiakan.
Entah kenapa saat berkendara bersama Delvin seperti ini,malah zean yang ada dalam pikiran alle,alle terus teringat segala sifat posesif zean beberapa bulan yang lalu.
Alle menjadi rindu mendengar ocehan zean dan kata kata pedas dari mulut zean.
"Hikss,,"alle menagis mengingat itu.
Delvin menyadari itu tapi ia berpura pura tak tau agar alle bisa dengan leluasa mengeluarkan rasa sakit dalam dadanya.
Motor Delvin berhenti tepat di depan apartemen alle pun langsung turun.
"Makasih ya Vin,,gu"belum sempat alle menyelesaikan ucapannya ia melihat zean keluar dari apartemen dan berjalan keluar.
Alle pun langsung berlari menghampiri zean"zean!! akhirnya lu pulang juga,gua,,gua minta maaf,,gua,,gua bisa jelasin,bukan gua yang ngasih tau kak Zoya"alle
Delvin mengeryit menyaksikan itu.
"Minggir"zean menatap alle dengan tatapan sinis.
Alle Masih berdiri tepat didepan zean"zean,, dengerin gua,gua bakal bantu lu nyari kak Zoya,pliss jangan gini"alle menagis
Zean mendekat kearah alle dan terlihat semakin dekat"memangnya gua kenapa?jangan bertingkah seolah kita dekat,awas aja kalo sampai Zoya Ngk ketemu,minggir"zean mendorong alle hingga terjatuh.
Delvin langsung berlari membantu alle berdiri"lu ngkpp kan?"Delvin terlihat khawatir.
Alle menangis keras saat itu juga"lu bisa kan berhenti bantu gua,berenti peduliin gua,lu buat gua makin terlihat menyedihkan hiks"alle menangis.
Delvin terdiam mendengar ucapan alle,ia semakin dibuat bingung oleh alle,dan siapa laki laki tadi?
Alle memasuki apartemen dengan pelan.
Alle dikagetkan lagi dengan suasana apartemen yang berantakan bahkan lebih parah lagi dari semalam.
Alle tau ini pasti ulah zean,alle tak marah karena itu hanya saja alle tak habis pikir zean begitu egois tak mau mendengarkan penjelasan alle.
Alle pun menghela nafas panjang dan mulai membersihkan apartemen itu lagi.
Mungkin zean memang sangat ingin alle kesusahan,apa gunanya dulu zean begitu memperhatikan kandungan alle bahkan untuk bergerak pun zean tak mengizinkan alle,dan Sekarang?alle bahkan harus membereskan seluruh sudut ruangan apartemen itu.
[Berlanjut]
πΎπΎπΎπΎ
Keep strong alle πͺ
I hope you can be happy π₯
__ADS_1
Laffyouall β₯οΈ