Pernikahan Pedih Ku!!!

Pernikahan Pedih Ku!!!
calon macil(mama cilik)


__ADS_3

Don't forget to vote and comment yah guysss


Jangan lupa bahagia:v


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


"Huekk"alle berkali-kali bolak balik kamar mandi karena rasa mual diperutnya


Alle tak nafsu makan sama sekali, wajahnya pucat karena tak ada asupan


yang masuk dari semalam.


Kayaknya kalian udah tau kan alle saat ini kenapa?


Yup!!


Alle tengah mengandung buah hati zean saat ini.dan kandungan alle berusia 4 bulan saat ini.


Yang alle takutkan terjadi!!ia akan mengandung diusianya saat ini.


Awalnya alle tidak menerima kehadiran sikecil didalam perutnya.alle tak siap!!


Namun,melihat betapa senangnya papah dan kedua mertuanya membuat alle sadar bahwa harusnya ia tak membenci calon buah hatinya yang bahkan tidak bersalah itu.


Apalagi melihat mamah zean yang sangat semangat mengetahui pakta kehamilan alle,hingga seluruh agen bisnis,arisan dan warga sekomplek diumumin kalau sebentar lagi ia akan jadi seorang nenek.


Namun,alle sedikit tidak suka dengan keover protective an mamah yang melarang alle untuk kesekolah Sampai alle selesai bersalin.


Namun alle tetap bersikukuh untuk kesekolah.


Alle telah selesai berkemas kemas menuju sekolah namun langkahnya terhenti saat zean telah memblokade pintu apartemen mana pake gaya alay segala lagi sambil bersandar diambang pintu:v


Alle berjalan mendekat kearah pintu"ngapain sih nih om om disini?misi misi Mao leuwat"alle mencoba menyingkirkan zean dan hendak membuka pintu apartemen


Namun zean tidak akan semudah itu untuk membiarkan alle keluar apartemen.


"Iih zean,,biarin gua berangkat,lu tuh kenapa sih?"alle sedikit berteriak.


Alle memang sedikit berani lagi sekarang,ia bahkan tak segan memukul zean,mungkin karena zean juga sedikit melemah kepada alle.


Zean semakin care terhadap alle,ia tak marah saat alle bersikap tak sopan padanya,mungkin karena alle tengah mengandung anaknya.


"Zean!!!ISS lu kok bangsatt sih? kemaren juga lu larang gua kesekolah gua udah nurut,dan sekarang lu ngelarang gua lagi?"alle tak habis pikir dengan zean.


Zean hanya diam tanpa bersuara"lu denger ngk sih?gua mau berangkat sekolah ini"alle masih tak mau menyerah untuk berangkat ke sekolah.


"Dasar bocah,lu pikir gua juga mau capek capek ngelarang lu?kalo aja bukan karena perintah mamah,ogah gua,Jan bandel kenapa sih?"zean dengan bersedekap tangan didadanya.


Alle mendesah pasrah"yaudah deh serah,i'm tired"alle pun berjalan kasar menuju kamar dan duduk disofa lalu mengirim pesan agar Adel menyelamatkan absen untuknya.


Setelah itu alle melempar hapenya menuju sofa satu lagi"kurang ajar banget sih tuh om om papan kuburan,ini itu ngk boleh"alle merasa jengkel bukan main kepada zean.


Alle terlelap karena merasa bosan.


Zean yang men-chek alle pun langsung mengangkat alle menuju tempat tidur.


Ia tak mau kandungan alle terganggu karena karena kelamaan tidur disofa.


Dan pasti jika sampai itu terjadi zean adalah orang yang paling disalahkan oleh kedua orangtuanya,zean tau kalau mereka bahkan lebih menyayangi alle ketimbang dirinya yang berstatus sebagai anak mereka.


"Huh"nafas alle menerpa leher zean saat zean tengah mengangkat tubuh alle dari sofa.

__ADS_1


Deg..


Jantung zean berdetak tak karuan saat alle mendekap erat tubuhnya,zean sedikit terlonjak hingga ia tak seimbang dan naas, mereka berdua terjatuh diatas kasur.


"Akhh"alle berteriak saat mendapati zean tengah menindih tubuhnya


Alle memukul zean dengan keras"ihhh om mau ngapain sih?awas awas"alle berteriak didepan wajah zean.


Zean memiliki ide untuk mengerjai alle


"Sepertinya menggoda ia sedikit akan menyenangkan"batin zean.


Zean semakin mendekat kearah alle"akhhh"alle teriak dan berontak.


"Awas,,awas,,om om genit,awas"alle tak mau diam dalam tindihan zean.


"Diam atau gua bungkam bibir lu pake bibir gua"ancam zean hingga alle terdiam.


Zean menyentil jidat alle"dasar bocah!!mudah sekali salah faham,tadi gua cuma mau mindahin lu ke kasur, tapi!!lu itu grasak-grusuk dalam gendongan gua jadinya jatuh"zean menjelaskan tepat didepan wajah alle.


Alle menciut!!


Memalukan!!


"Awas makanya,ngk usah nyari kesempatan deh"alle mendorong zean agar menjauh dan berjalan keruang depan


Namun baru beberapa menit alle kembali dilanda kebosanan.


"Zean'''''woiii"alle teriak


Zean sampai panik dibuatnya"apa?ada apa?"tanya zean dengan nafas memburu pasalnya ia tadi sedang diruang kerjanya.


Zean berdecak"ngk usah ngarep lu,ngk boleh titik"zean pun berniat pergi kembali keruang kerjanya.


"Kata orang kalau keinginan si cabang bayi tidak dipenuhi lahir lahir bakal ileran loh"alle hingga langkah zean terhenti dan kemudian berjalan kearah alle.


"Jadi maksud lu ini keinginan dia?"zean menunjuk perut alle


Alle langsung menyilang tangannya diatas tubuhnya"nunjuk apa lu hah"alle


Zean hanya mendengus nafas dan memilih mengabaikan alle"emang lu mau kemana sih?"zean pun akhirnya berniat mengabulkan keinginan alle.


Mata alle langsung berbinar mendengarnya.


"Beneran nih,kemana aja asal keluar"alle terlihat girang.


"Yaudah gua temenin"ucap zean.


Alle mengerut heran,kenapa tiba tiba zean ingin menemaninya?"apaan sih?ngk usah ikut dah,gua bisa sendiri"tolak alle dengan cepat.


"Siapa juga yang mau nemenin lu,gua cuma mau nemenin anak gua "zean


Jantung alle berdebar,zean mengatakan kalau anak dalam kandungan alle adalah anaknya


Jujur!!alle senang mendengar itu.


"Ya,,yaudah serah deh, pokoknya keluar,gua dandan dulu bentar biar cuantik"alle menuju kamar dan berhias diri.


Alle memang semakin suka mempercantik diri akhir akhir ini


Alle memang banyak berubah akhir akhir ini dan cenderung berkebalikan dengan sikapnya saat belum mengandung dulu.

__ADS_1


Langkah kaki alle melambat saat melihat Zoya sudah berada diruang depan dan berbincang dengan zean.


Alle meremas dress nya dengan keras,alle selalu tak sanggup melihat Zoya.


Melihat Zoya membuat ia merasa bersalah tanpa sebab,alle berkali-kali meminta zean agar merahasiakan kehamilannya kepada Zoya.


Padahal Zean tentu lebih tidak ingin Zoya tau tentang itu!!ia takut Zoya akan kecewa dan meninggalkan dirinya.


"E,,eh kak Zoya"alle menghampiri Zoya dengan canggung.


"Eh alle!!


Mau kemana nih rapi rapi?"tanya Zoya menyapa alle.


Alle langsung gelagapan,ngk mungkin ia bakal ngasih tau kalau ia akan keluar dengan Zoya.


"Hahaha alle ngk mau kemana-mana sih kak,biasa mau selfie selfie buat update Instagram hehe"alle tertawa hambar seperti orang bodoh.


Zoya mengangguk"ohh kakak kira mau keluar bareng zean,alle ngk sekolah yah?"tanya Zoya.


"Eh ngk kok kak"elak alle.


"Yaudah kalo gitu ngkpp kan kalo hari ini zean nemenin kakak kebutik?"Zoya


"Ngkpp lah kak,kakak kayak sama siapa aja pake minta izin"alle tertawa hambar lagi.


"Sawan lu ketawa ngk jelas"zean sedikit berbisik kearah alle.


Alle hanya diam tak menggubris,dikira ngk canggung apa kalo jumpa sama Zoya,dia pikir orang kek dia apa nganggap semuanya itu biasa aja


Lihat wajah papan kuburannya itu sama sekali ngk ada beban,ngk ada gitu rasa canggung ngeliat Zoya, padahal dia sudah menghianati Zoya yang berhati lembut itu.


"Yasudah kita berangkat yah"Zoya berjalan mendahului zean


"Awas kalo berani keluar lu,jangan salahin gua nantinya"zean


Zean menatap alle,ia tau alle pasti kecewa karena ia tak jadi mengajak alle keluar


"Udah sana om,ngk usah bawel dah"


Alle hanya melambai melihat kepergian mereka.


"Huh,nanti kalo kamu udah lahir,jangan kayak papah kamu yah nak,kalo janji itu harus ditepati,itu namanya anak baik"ucap alle mengelus perut ratanya.


"Terus,kamu harus ikut sifat mamah yah,baik,nurut,ngk keras kepala, pokoknya jangan kek papah kamu yah,dia itu bukanlah teladan yang baik"alle masih mengajak anak dalam perutnya bercengkrama.


Alle pun memutuskan untuk keluar sendiri


Alle sudah tak peduli dengan zean,mau marah kek, yang penting alle harus keluar dari apartemen membosankan ini.


Alle berkemas dan mengambil tasnya lalu meninggalkan apartemen dengan hati was was.


[Berlanjut]


🌾🌾🌾🌾


Alle,,,alle,,


Masih ae keras kepala lu dibilangin.


-01$opiakim

__ADS_1


__ADS_2