Pernikahan Pedih Ku!!!

Pernikahan Pedih Ku!!!
sakit


__ADS_3

Don't forget to vote and comment yah guysss


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖


Alle sampai didepan apartemen zean dengan keadaan yang berantakan,basah kuyup,wajah pucat,bibir putih dan mata yang memerah sayu.


Alle menghembuskan resah dan membuka apartemen zean dengan sandi yang pernah zean beritahukan padanya


Alle masuk dengan pelan dan mendapati zean bersama seorang gadis sambil menonton televisi dengan zean yang telentang disofa berbantalkan kaki gadis itu, tunggu!!alle ingat wajah gadis itu kalau alle tidak salah gadis itu adalah orang yang ada di album foto bersama zean.


Alle tidak heran lagi siapa gadis itu mengingat betapa marahnya zean beberapa hari yang lalu hingga menyebabkan keadaan rumah tangga mereka kian seperti dineraka,pasti gadis itu adalah kekasihnya


Alle tak akan marah dan tak akan merasa kecewa hanya saja mendapati zean sama sekali tak menghiraukan kehadirannya dan tak merasa malu sedikitpun bersikap demikian dihadapan alle membuat alle semakin merasa bahwa zean memang menganggap dirinya tidak lebih dari seorang penebus hutang.


Alle memilih mengabaikan dan berjalan lurus melewati mereka"hai"ucap gadis itu saat alle berada dipinggiran sofa,alle menunduk tersenyum kepada gadis itu"siapa dia yang?"tanya gadis itu "ngk penting"balas zean dengan wajah lempengnya,alle dapat mendengar itu dengan jelas dan tersenyum miris lalu menutup pintu kamar.


Alle meletakkan tasnya dibawah meja belajarnya dan merebahkan tubuhnya disofa tak peduli ia masih dalam keadaan basah kuyup,ia merasa lelah dan berbaring adalah solusi untuk rasa penatnya"baiklah aku tau posisiku sekarang,aku gadis lemah,pembayar utang,patut dihina dan direndahkan,begitu?"alle berujar sendiri lalu menarik selimut menutupi tubuhnya yang dingin,alle merasa sangat kedinginan sekarang.


"Alle"sejenak alle terlelap ia mendengar namanya dipanggil dari ruang depan,alle sangat susah tuk bangkit namun alle harus ia tak mau lagi mendapatkan kata kata tak layak dari zean.


Alle berjalan lesu menuju ruang depan"buatin minum dua"ucap zean dengan semaunya,alle tak habis pikir melihat zean,baru semalam ia terlihat hina dihadapan zean dengan sebutan pelunas hutang udah kayak micripon pelunas hutang,dan sekarang ia diperlakukan layaknya pembantu oleh zean suaminya sendiri"eh zean ngk usah,aku bisa buat sendiri,ngk usah dek"ucap gadis yang disamping zean


Kalo ngk usah knp ngk buat sendiri dari tadi?"alle membatin geram


Zean tersenyum licik"orange juice dua"ucapnya tanpa menghiraukan ucapan gadis disampingnya,alle tak mau mempermasalahkannya lagi,alle langsung menuju dapur untuk membuatkan mereka berdua orange juice


Air mata alle kembali menetes,tanpa alasan dadanya sangat sesak,kalian pasti tak akan tau rasanya bagaimana, direndahkan oleh orang yang berstatus suami kalian,kalian tidak berharga sama sekali dan bagai tak dianggap ada


Alle berjalan menuju ruang depan dan meletakkan nampan berisi dua orange juice dihadapan zean dan gadis itu"makasih yah dek"ucap gadis itu ramah,alle hanya mengangguk lalu berjalan pergi namun"baju gua banyak yang kotor,cuciin gih,sama kamar mandi udah licin kayaknya perlu disikat"ucap zean tiba tiba


Tangan alle mengepal mendengar itu,mungkin memang benar zean akan memperlakukan alle layaknya pembantu,kenapa ia tidak sewa saja pembantu dengan uangnya yang banyak itu?"zean,kamu kenapa sih?dia sebenarnya siapa?kenapa kamu nyuruh dia ini itu?"gadis itu semakin penasaran"udah sayang dia memang berada disini untuk itu"ucap zean dengan entengnya.


Damn...

__ADS_1


Alle berjalan menuju kamar dan memunguti pakaian kotor yang zean maksud lalu berjalan ke kamar mandi belakang tempat mesin cuci untuk mencucinya disana namun alle tak tau kenapa mesin cuci itu tidak mau menyala sama sekali dan terpaksa alle harus mencuci baju zean dengan tangannya sendiri.


Pinggang alle terasa ngilu sekali mungkin jika pakaian zean melebihi ini pinggang alle pasti akan patah,alle berjalan menuju tempat menjemur pakaian dan melihat ruang depan sudah kosong dimana mereka?mungkin zean tengah mengantar gadis itu pulang.


Selesai menjemur pakaian alle berjalan menuju kamar mandi untuk menyikat lantai yang zean katakan sudah licin itu,alle sangat kesusahan melakukannya karena selama ini alle adalah gadis manja yang tak pernah berurusan dengan hal hal beginian baik itu membersihkan rumah atau urusan rumah tangga lainnya,namun itu dulu tidak untuk sekarang.


"Hahh"alle menghembuskan nafas lega dan melakukan beberapa peregangan untuk menghilangkan rasa pegal ditubuhnya,bajunya mulai terasa kering ditubuhnya mungkin karena aktivitas alle yang tak habis habis sedari tadi,alle merebahkan tubuhnya disofa kembali, menutup mata namun entah kenapa rasa sakit kian mendominasi kepalanya,dan anehnya bajunya sudah mulai mengering tapi alle malah makin merasa kedinginan.


"Kalo ada tamu itu disapa, bahkan si tamu udah nyapa aja lu ngk ada niat buat bales nyapa,ngk punya sopan santun banget jadi orang,ngk pernah diajarin yah?"ucap zean yang entah sejak kapan sudah berada dikamar parahnya langsung nyalak alle.


Alle mendengar itu namun alle memilih diam merutuk dalam hati.


Maaf memang gua ngk pernah diajarin sopan santun,mamah ninggalin gua dan papah sibuk kerja,jadi siapa yang yang bakal ngajarin gua sopan santun?masih mending gua ngk terlibat pergaulan bebas layaknya orang kebanyakan"alle membatin.


"Gua tau lu belum tidur,ngk usah pura pura tidur,dan ingat lu siapa?lu ngk berhak bersantai seperti ini"ucap zean menarik selimut alle dengan kasar entah kenapa saat ini zean terlihat sangat emosi,mungkin karena alle yang berkali kali mengabaikan gadisnya tadi,zean paling tidak suka jika gadisnya diabaikan seperti yang orang tuanya lakukan dan sekarang alle ikut ikutan mengabaikannya.


"Siapa bilang lu boleh ngabaiin Zoya hah?gua diemin lu dari tadi tapi lu masih ngk sadar sama posisi lu"zean menatap alle dengan tatapan penuh amarah,ia mungkin tidak buta untuk tidak melihat wajah pucat alle sekarang,mata bengkak alle juga sangat jelas terlihat namun zean yang memang sudah dasarnya tidak peduli pun mengabaikan itu"jawab gua"ucap zean dengan lantang hingga alle bergetar kaget.


Alle paling takut dengan yang namanya dibentak,kalian boleh berpikir itu lebay atau manja tapi nyatanya memang begitu,saat ini alle sangat shock dadanya sesak dan pernafasannya tidak stabil,alle mencoba tenang dengan menutup matanya dan mencoba menstabilkan pernafasannya"jawab gua gua bilang"ucap zean dengan penuh penekanan.


Jujur!! Alle ketakutan sekarang!!


Alle tak pernah menyangka bahwa zean akan semengerikan itu!!!


Alle pikir zean hanya akan menyakitinya dengan kata kata menyayat nya saja namun sekarang zean bahkan mengikutkan tangannya!!!


Alle menahan tangisannya namun alle tak tahan dengan rasa sakit dibagian pipinya,mungkin saat ini pipinya akan lebam karena tekanan zean bukanlah main main,kalau kalian tak percaya,cobalah jadi alle sehari saja!!


Alle memikirkan kembali kesalahannya tidaklah separah itu hingga zean berbuat demikian,tamu itu adalah tamunya zean,jadi apa harus alle melayani tamu kesayangan zean itu?? kalaupun iya,bukankah alle sudah melayaninya? mengabaikan?alle rasa alle selalu menanggapi gadis itu walau hanya dengan anggukan,jadi apa sebenarnya salah alle?atau memang zean yang terlanjur membencinya?


Alle mencoba menghentikan zean dengan memukul mukul tangan zean,namun zean masih tak mau melepaskan itu malah makin menekan keras tangannya dipipi alle


Alle melirik kewajah amarah penuh emosi zean dan menanngkap ekspresi seakan mengatakan bahwa zean memang tidak menganggap alle sama sekali.

__ADS_1


Air mata alle kian menderas,alle tak meminta banyak,alle hanya ingin tangan zean secepatnya terlepas dari pipinya,ini sangat menyakitkan sungguh!!alle tak kuasa menahannya lagi.


Pandangan alle kabur hingga sesaat kemudian alle bersuara dalam bibir yang sulit tuk berucap"cu,,kup,,zean,,,,,sakit"alle pun kehilangan kesadaran dan ambruk dalam pelukan zean.


Zean pun akhirnya tersadar,ternyata sedari tadi zean tak sadar telah melukai alle karena amarahnya.


Zean membaringkan alle kekasurnya,zean merasa bersalah tentunya,ia juga tak menyangka akan seemosi tadi,mungkin karena takanan papahnya untuk meninggalkan Zoya membuat zean merasa alle lah penyebabnya.


Zean melirik wajah pucat alle dan menyentuh dahi alle"sst panas banget"zean tau alle saat ini sedang demam


Zean kedapur mengambil baskom berisi air dan handuk sampai kekamar zean duduk ketepi ranjang dan melihat baju alle yang kalau ia tidak lupa itu adalah bajunya yang basah tadi dan sekarang sudah mulai mengering"bodoh,,gimana lu ngk demam"ucap zean berdiri dan merjalan menuju lemarinya mengambil kemejanya lalu menaiki tempat tidur kembali.


Zean mencoba membuka kancing baju seragam alle namun tangannya berhenti ragu saat membuka kancing terakhir namun saat ini ia memang harus menukar pakaian alle kalau tidak bisa bisa demam alle akan kian parah


Zean pun akhirnya membuka baju seragam alle dan matanya terbelalak tak menyangka bahwa ucapannya beberapa hari lalu tidaklah benar,siapa sangka alle memiliki tubuh sebagus ini astagah zean!! Sadar!!!


Zean berkali kali meneguk ludah saat menukar pakaian alle,zean bahkan terlihat seperti simesum sekarang.


Zean menghembuskan nafas lega setelah berhasil menukar pakaian alle,ia turun dari tempat tidur dan menyelimuti alle lalu mengompres dahi alle


Knok,,


Pintu tertutup


Zean keruang depan meninggalkan alle yang sedang tidur atau pingsan itu


[Berlanjut]


🌾🌾🌾🌾


Zean tertampar fakta wkwkk


Makanya jangan liat dari cover doang,ngatain punya alle datar pas liat live tergoda juga lu om om awok awok awok hahahha

__ADS_1


Oh iya, bagaimana pendapat kalian tentang part ini? please tell me 😉


-01$opiakim


__ADS_2