
Aluna berjalan dengan santai menikmati suasana di pagi hari, Aluna jalan-jalan pagi hari karena dia ingin menghilangkan rasa sakit dihatinya karena kejadian tadi malam. Padahal Aluna memberi kado dengan ikhlas tapi Bayu malah merusak kado pemberiannya, walaupun harganya tidak seberapa bukan seharusnya Bayu merusak jam tangan itu dengan senang hati. Karena lelah berlari Aluna memutuskan untuk istirahat sebentar, Aluna membuka HPnya lalu memutar lagu kesukaannya lalu kembali berjalan.
Aluna sudah selesai lari paginya dia memutuskan untuk ke supermarket untuk membeli minuman dan cemilan untuk dia bawa ke toko buku, Aluna sudah sampai di toko buku seperti biasa kondisi toko buku sepi jaman sekarang orang agak jarang untuk pergi ke toko buku.
Aluna menikmati cemilannya dengan membaca komik kesukaannya, Aluna rasa dirinya akan lebih tenang jika sedang membaca komik karena dia sangat menyimak alur cerita tersebut.
"Hay, ahkirnya gue ketemu lo lagi." ucap laki-laki itu lalu duduk disebelah Aluna tapi Aluna tidak menyadari jika ada orang disebelahnya karena saking seriusnya membaca komik.
Laki-laki itu sangat kesal karena Aluna tidak memperdulikannya, karena kesal dengan Aluna laki-laki itu mengambil komik yang sedang Aluna baca. Aluna sangat kesal kepada laki-laki itu karena setiap kali Aluna membaca bagian yang penting, pasti laki-laki itu datang lalu mengambil komik yang sedang ia baca.
"Kamu kenapa sihh, selalu aja ganggu aku lagi baca buku kamu kan bisa cari komik yang lain gak harus ngambil komik yang lagi dibaca." ucap Aluna yang kesal kepada laki-laki asing itu.
"Abisnya lo, cuekin gue." ucap laki-laki itu.
__ADS_1
Aluna sangat heran dengan laki-laki itu kenapa dia selalu datang dengan tiba-tiba dihadapannya, karena tidak mau memperpanjang masalah dan karena dia sudah lama keluar Aluna memutuskan untuk pulang.
"Nihh bukunya." ucap Aluna memberikan komik yang tadi ia baca lalu berniat untuk pulang.
"Lo mau kemana?" tanya laki-laki itu kepada Aluna.
"Mau pulang kamu jangan ikutin aku, aku kan udah kasih tu buku jadi stopp buat ikutin aku." ucap Aluna lalu pergi.
"Kalo kita ketemu lagi, berarti benar kalo lo itu jodoh gue." ucap laki-laki itu tersenyum.
"Assalamualaikum, Luna pulang." ucap Aluna membuka pintu rumah.
"Waalaikumsalam, udah pulang kamu Lun." ucap Dewi kepada anaknya.
__ADS_1
"Yaudah pulanglah bu, kan Luna ada di sini ibu gimana sihh." ucap Aluna.
"Owh iya ya." ucap Dewi.
"Ngomong-ngomong Ayah kemana bu kok dirumah sepi, Abang juga kemana nihh ko ga ada dirumah?" tanya Aluna kepada Ibunya.
"Ayah ada urusan jadi keluar, kalo Abangmu ibu gak tau pergi kemana sama temen-temennya." jelas Ibu Aluna padanya.
"Owh yaudah bu, Aluna masuk kekamar dulu sekalian mau mandi." ucap Aluna.
"Iya." ucap Dewi tersenyum kepada Aluna.
Aluna berjalan ke kamarnya, hari ini cukup melelahkan bagi Aluna apalagi dia bertemu dengan laki-laki itu anehh itu. Aluna hanya heran saja kenapa laki-laki itu selalu saja tiba-tiba muncul dihadapannya, pasti selalu mengambil buku yang sedang dia baca membuatnya kesal tapi jika dipikir-pikir laki-laki itu sangat tampan Aluna tersenyum-senyum sendiri memikirkan wajah tampan laki-laki asing itu.
__ADS_1
"Aluna bangun, kamu harus sadar diri mana ada laki-laki seganteng mau sama kamu yang jelek ini kamu harus sadar Aluna jangan kebanyakan mimpi nanti sakit lagi." ucap Aluna memukul-mukul dirinya sendiri.