
*****
"Assalamualaikum kami pulang." ucap Aluna yang baru sampai dirumah.
"Walaikumsalam, Alhamdulillah kamu udah pulang Lun Ibu khwatir banget sama kamu ibu takut kamu kenapa-kenapa." ucap Dewi lalu memeluk tubuh Aluna.
"Maaf ya buk, udah bikin Ibu khwatir Aluna minta maaf banget sama Ibu Aluna janji ga bakalan ngulangin lagi." ucap Aluna yang merasa bersalah kepada Ibunya.
"Iya ga papa, Ibu juga minta maaf sama Abang udah bentak Abang tadi." ucap Dewi kepada Dimas.
"Iya gpp bu." ucap Dimas.
"Yaudah kalo gitu, kamu mandi dulu gih habis itu makan malam." ucap Dewi kepada Aluna.
"Aluna masuk kekamar dulu ya bu." ucap Aluna lalu berjalan kekamar dan mandi.
__ADS_1
Setelah selesai mandi Aluna baru menyadari bahwa gelang kesayangannya hilang, Aluna sudah mencari kemana-mana tapi tidak ketemu tempat yang belum ia cari adalah toko buku Aluna yakin gelangnya pasti terjatuh saat dia terjatuh dibadan laki-laki itu.
Keesokannya harinya....
"Oke semua, gue mau ngumumin buat lo semua ntar malem gue ngadain pesta ulang tahun gue lo semua dateng oke." ucap seorang laki-laki bernama Bayu Branco.
Bayu Branco anak dari pengusaha besar, Bimo Branco Ayah Bayu dan Hana Branco Ibu Bayu. Bayu anak satu-satunya dia yang akan menerus perusahaan Ayahnya nanti, Bayu terkenal di sekolahnya karena ketampanannya dan juga kenakalan nya karena Bayu adalah ketua gengster semua murid sangat takut dengan Bayu. Meskipun Bayu anak yang nakal, banyak siswi-siswi yang mengejar-ngejarnya terutama Aluna.
"Apa semua orang diundang ke acara ulang tahun Bayu, berarti aku juga diundang dong." batin Aluna.
"Ada apa ini, kenapa kalian kumpul-kumpul bubar-bubar bukannya masuk ke kelas malah kumpul-kumpul ga jelas." ucap Pak Aditia membubarkan siswa-siswi disana.
"Demi apa, Bayu ngundang semua orang buat keacara ulang tahunnya gue seneng banget." ucap Jessica kegirangan karena dia juga menyukai Bayu.
"Semua orang kan diundang, berarti sicupu diundang juga dongk." ucap Cindy berbicara dengan menatap Aluna.
__ADS_1
"Walapun sicupu diundang, palingan langsung diusir." ucap Sonia lalu tertawa.
"Iya bener banget, gue gak bisa bayanginnya sihh." ucap Cindy yang ikut tertawa juga.
Aluna tidak menggubris perkataannya mereka, dia hanya fokus pada pelajaran yang sedang guru jelas. Didalam hatinya Aluna sangat senang karena Bayu mengundang semua orang untuk pergi ke acara ulang tahunnya, Aluna berencana untuk memecahkan tabungannya untuk membelikan kado untuk acara ulang tahun Bayu setelah pulang sekolah nanti dia langsung pergi ke toko untuk membeli kadong.
Bel istirahat pun berbunyi, semua siswa-siswi berhamburan keluar dari kelas mereka untuk pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang lapar. Aluna disuruh guru untuk membawakan beberapa buku ke kantor, karena buku itu lumayan banyak buku-buku itu terjatuh kelantai. Aluna segera mengambil buku-buku yang terjatuh saat sedang mengambil buku-buku yang terjatuh ada seseorang yang membantunya, orang yang membantu Aluna adalah Bayu. Aluna yang melihat Bayu membantunya untuk mengambil buku-buku itu, jantung Aluna berdetak kencang Aluna sangat grogi berdekatan dengan Bayu terlebih Bayu adalah laki-laki yang dia sukai.
"Makasih ya Bay." ucap Aluna yang tersenyum kepada Bayu.
Bayu langsung pergi begitu saja, walaupun Bayu tidak mengatakan apa-apa Aluna dibuat salah tingkah oleh Bayu. Tanpa Aluna sadari ada Jessica yang sedang memperhatikannya, dengan raut wajah yang marah karena Aluna berani-beraninya mendekati Bayu.
"Sabar Jes, yakali lo cemburu sama sicupu selera Bayu gak mungkin kayak Aluna selera Bayu itu cewek cantik yang kayak lo." ucap Cindy kepada Jessica.
"Iya Jes, bener sama apa yang dibilang Cinta selera Bayu itu ya lo." ucap Sonia.
__ADS_1
"Oke gue gak boleh cemburu inget Aluna gak ada apa-apanya sama lo, tapi gue punya rencana sesuatu buat sicupu lo semua dengerin gue." ucap Jessica merencanakan sesuatu untuk Aluna.
Tanpa mereka sadari adalah seseorang yang merekam percakapan mereka semua, Cindy, Sonia, Riska setuju dengan rencananya Jessica. Mereka akan bersenang-senang malam ini dengan Aluna.