
Sebulan telah berlalu hari ini Aluna akan berangkat ke sekolah untuk mengambil surat pindah, seperti tujuan awal Aluna dia ingin berubah hari ini semua dendamnya akan terbalas. Aluna sangat berubah orang tidak akan menyangka jika itu dia, Dimas menemani Aluna ke sekolah karena dia tidak mau lagi terjadi apa-apa pada Aluna.
Aluna sedang bersiap-siap dia sedang menggunakan riasan Aluna memberi sedikit polesan pada wajahnya, Aluna merubah gaya rambutnya dia menyatok rambutnya Aluna sangat berubah tidak ada lagi Aluna si cupu.
"Lun, kamu udah selesai belum nanti telat lohh." ucap Dimas mengetok pintu kamar Aluna.
"Tunggu sebentar, aku dikit lagi selesai." ucap Aluna dari dalam kamarnya.
__ADS_1
Aluna sudah selesai berdandan dia segera keluar dari kamarnya dan segera menyusul Dimas, agar Abangnya itu tidak terlalu lama menunggunya. Ayah dan Ibu Aluna tercengang melihat Aluna yang tampil sangat cantik, bahkan Dimas juga terpukau melihat Aluna secantik ini dia tidak menyangka dia memiliki adik secantik Aluna.
"MasyaAllah, ini kamu sayang kamu cantik banget Ibu sampai pangling liat kamu." ucap Dewi yang kagum melihat kecantikan Aluna.
"Ahh Ibu bisa aja, yaudah kalo gitu Aluna sama bang Dimas berangkat dulu." ucap Aluna lalu menyalami kedua tangan orang tuanya.
Aluna sudah sampai didepan pagar sekolah Aluna berjalan dengan anggun dan disampingnya ada Dimas, semua siswa-siswi menatap Aluna dengan tatapan takjub mereka tidak menyangka karena Aluna bisa secantik itu. Jessica dan teman-temannya juga melihat Aluna dengan tatapan tak percaya Riska tersenyum simpul melihat Aluna, Aluna berjalan melewati Bayu yang dari tadi melihat Aluna semua orang dapat mengenali Aluna karena papan nama Aluna di seragamnya. Aluna berjalan di koridor sekolah bersama Dimas mereka mengira jika Dimas itu kekasih Aluna, hati Aluna sangat puas melihat itu ia berjalan kekantor untuk menemui Pak Aditia untuk mengambil surat pindah. Aluna sedikit lama untuk mengambil surat pindah karena Pak Aditia, memaksa Aluna untuk tidak pindah karena Aluna kebanggaan sekolah tapi Aluna menolak hingga ahkirnya Pak Aditia tidak memaksa Aluna lagi dan memberikan surat yang Aluna minta.
__ADS_1
"Pak saya bisa minta tolong gak sama Bapak?" tanya Aluna kepada Pak Aditia.
"Owh tentu, silahkan semoga saya bisa membantu." ucap Pak Aditia.
"Tolong kumpulkan semua murid dan guru-guru Pak, saya mau berpamitan kepada mereka Pak." ucap Aluna.
"Baik saya akan umumkan sekarang." ucap Pak Aditia lalu meminta semua para murid dan guru-guru untuk berkumpul diruang pertemuan guru dan murid.
__ADS_1
Aluna sudah menyiapkan semua bukti-bukti atas kejahatan Jessica, Aluna menyuruh Dimas untuk tidak ikut karena Aluna tidak mau Dimas marah ketika melihat apa yang akan terjadi. Semua Guru dan para murid sudah berkumpul diruang pertemuan, Aluna meminta untuk disiapkan layar untuk dia memutar sesuatu. Aluna memulai rencananya yang dibantu oleh Riska dan Dellon, mereka yang akan memutar rekaman tersebut.