Perubahan SiCupu

Perubahan SiCupu
Episode 25


__ADS_3

"Sekolah kita jadi terkenal gara-gara Aluna sekolah disini, gue bangga bisa sekolah disini apalagi satu kelas sama lo Lun." ucap Siska kepada Aluna.


"Aku minta maaf ya, gara-gara aku kalian jadi terlibat sama wartawan-wartawan." ucap Aluna yang merasa tidak enak dengan teman-temannya.


"Gpp Lun, berkat lo juga gue bisa ngerasain yang namanya masuk TV." ucap Siska membuat mereka tertawa.


Saat sedang asik berjalan ada seseorang yang berjalan menabrak Aluna membuatnya terjatuh orang itu adalah Devano tanpa merasa bersalah sudah menabrak Aluna Devano pergi begitu saja bersama teman-temannya, Anya langsung membantu Aluna berdiri di dalam hati Aluna mengumpat kesal karena Devano berjalan tidak lihat-lihat membuatnya terjatuh.


"Lo gpp kan Lun, bener-bener tuh Devano gak pake mata kalo jalan udah bikin lo jatuh malah jalan gitu aja emang gak punya hati tu Devano." ucap Anya membantu Aluna berdiri.


"Aku gak papa ko Anya, mungkin Devano gak liat tadi udah lah." ucap Aluna.


Bel masuk pun berbunyi hari ini kelas Aluna mengadakan tes ujian Aluna mengerjakan soal dengan santai, dua bodyguard Aluna menunggu Aluna didepan kelasnya sebenarnya Aluna sudah menyuruh mereka untuk menunggu Aluna dimobil saja namun mereka tetap kekeh untuk menunggu Aluna didepan kelasnya.


Devano sangat sedih karena dia tidak dapat lagi bertemu dengan gadis yang biasa ia temui di toko buku, gadis itu sudah sebulan ini tidak mengunjungi toko buku lagi padahal gadis itu sering ia jumpai tapi Devano tidak menyadari jika Aluna adalah gadis itu.


Bel istirahat berbunyi Aluna dan teman-temannya pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang lapar diikuti dua bodyguard Aluna, saat sedang asik menikmati makanan yang Aluna pesan tiba-tiba ada seorang gadis yang terjatuh dan menumpahkan makanan yang dia bawa mengenai Aluna seisi kantin terkejut melihat seragam Aluna yang kotor karena tumpahan makanan.

__ADS_1


"Maaf aku gak sengaja ka, sini biar aku bersihin." ucap gadis itu lalu membersihkan seragam Aluna yang kotor karenanya.


"Udah gpp, aku bisa bersihin sendiri aku tau ko kamu gak sengaja." ucap Aluna kepada gadis itu.


"Tapi ka-." ucapannya terpotong.


"Udah gpp, aku ke toilet dulu ya." ucap Aluna kepada teman-temannya lalu dia pergi ke toilet diikuti dua bodyguard nya.


Toilet sekolah....


"Kamu ngapain disini, kamu mau ngintip aku ya dasar mesum.ucap Aluna memukul Devano.


" Dihh PD banget lo, siapa juga yang mau ngintip lo."ucap Devano yang kesal kepada Aluna.


"Terus kamu mau ngapain?" tanya Aluna kepada Devano.


"Gue cuma mau ngasih ini ke lo." ucap Devano memberikan jaket miliknya kepada Aluna.

__ADS_1


Aluna sangat heran melihat sifat Devano yang seperti ini kepadanya, Devano tidak seperti ini biasanya kecuali saat dia belum berubah penampilan.


"Jaket buat apa?" tanya Aluna.


"Ya buat lo pake lh, yakali gue nyuruh lo buat makan jaket gue." ucap Devano ketus.


"Sabar Aluna sabar, kalo ngomong sama dia harus ekstra sabar." batin Aluna.


"Maksud aku kenapa kamu ngasih aku jaket kamu, kesambet apa kamu tumben-tumbennya baik sama aku kamu gak lagi ngerjain aku kan?" ucap Aluna.


"Lo mau gak, kalo lo gak mau juga gpp." ucap Devano.


"Yaudah makasih ya." ucap Aluna mengambil jaket Devano.


"Besok lo kembaliin, jangan lupa sebelum lo kembaliin lo cuci dulu." ucap Devano lalu pergi.


"Emang dasar orang anehh, dia yang nawarin dia juga yang marah-marah kan anehh emang dasar cowok es batu." ucap Aluna mengdumel.

__ADS_1


__ADS_2