Perubahan SiCupu

Perubahan SiCupu
Episode 05


__ADS_3

⚠ Episode kali ini sedikit mengandung tindakan kasar, dan jangan pernah untuk ditiru karena itu sangat tidak baik oke happy enjoy 😁✨❀.


"Yaudah Yah Buk, Aluna berangkat dulu ya. " ucap Aluna berpamitan dengan Ayah dan Ibunya.


"Iya, hati-hati dijalan ya semangat belajarnya." ucap Herman Ayah Aluna.


"Iya kalo gitu Luna berangkat, Assalamualaikum." ucap Aluna.


"Walaikumsalam." ucap Ayah dan Ibu Aluna.


Dimas sudah berangkat kuliah dari tadi, Dimas selalu memberikan tumpangan kepada Aluna namun Aluna selalu menolak karena Aluna takut Dimas akan diejek karena memiliki seorang Adik seperti dirinya.


*****


Jessica dan gengnya sedang menunggu Aluna, Jessica sangat marah kepada Aluna karena Aluna yang terpilih untuk mengikuti perlombaan ujian itu bukan dirinya.

__ADS_1


"Jes,si cupu dateng tuhh." ucap Sonia kepada Jessica.


"Oke, sesuai sama apa yang gue perintahhin ke lo semua. " ucap Jessica kepada teman-temannya.


Aluna yang baru sampai didepan gerbang sekolah langsung ditarik oleh Jessica dan teman-temannya, Jessica membawa Aluna ke rooftop dengan kasar Sonia, Cindy, Riska melempar tubuh Aluna ke lantai. Aluna masih tidak mengerti apa yang dia lakukan kepada Jessica, sampai-sampai Jessica sangat marah kepadanya.


"A-ku, punya salah apa Jes sama kamu sampe-sampe kamu marah sama aku?" tanya Aluna.


Jessica langsung menampar kuat pipi Aluna dan mencengkram kuat dagu Aluna, dagunya sangat sakit karena Jessica sangat kuat mencengkramnya. Disana Jessica bagaikan sedang bermain dengan seorang binatang, Aluna hanya bisa pasrah karena jika dia memberontak Jessica akan semakin menyiksa dirinya.


"A-pa salahnya Jes, aku cuma mau nunjukin kalo aku bisa." ucap Aluna yang terbata-bata.


Jessica menarik dengan kuat rambut panjang Aluna, rambut Aluna serasa ingin rontok semua karena Jessica menariknya dengan sangat kuat. Jessica sangat marah karena Ayahnya membandingkan-bandingkan dirinya dengan Aluna, Ayahnya mengatakan bahwa Aluna jauh lebih baik dan pintar dibandingkan Jessica. Hal itu lah yang membuat Jessica sangat marah kepada Aluna, karena Aluna yang terpilih untuk mengikuti perlombaan itu bukannya dirinya.


"Salahnya karena lo ga pantes, yang seharusnya ikut perlombaan itu gue bukan lo paham."ucap Jessica dengan sorot mata yang tajam kepada Aluna.

__ADS_1


" Te-rus mau kamu apa Jes?"ucap Aluna bertanya apa yang sebenarnya Jessica inginkan.


"Gue mau lo batalin pendaftaran itu, dan biar gue yang ikut perlombaannya." ucap Jessica.


"Oke Jes,aku bakalan batalin buat ikut perlombaannya." ucap Aluna dengan berat hati ini demi keselamatannya.


"Anak pintar, gitu dong dari tadi jadi gue gak perlu ngotorin tangan gue. " ucap Jessica melepaskan rambut Aluna.


"Inget, jangan sampe Bokap gue tau kalo gue yang nyuruh lo buat batalin lo buat ikut perlombaannya kalo lo ngasih tau gue pastiin besok lo udah ga ada ayo guys kita cabut." ucap Jessica lalu pergi bersama teman-temannya meninggalkan Aluna sendirian di rooftop Sekolah.


Aluna menangis sendirian di rooftop, tanpa ada yang menemaninya Aluna menangis sejadi-jadinya air matanya mengalir deras di pipinya terbukti jika Aluna sangat sedih dengan nasibnya sendiri.


"YaAllah kenapa, kenapa aku selalu begini aku selalu ngerasain pahitnya dunia ini kenapa mereka selalu berbuat dengan sesuka hati mereka sama aku yaAllah aku manusia biasa yang bisa kapanpun ngerasain sakit yaAllah."


Rooftop menjadi saksi bisu bagi Aluna, karena dia sudah berjanji kepada Jessica dia akan membatalkan untuk mengikuti perlombaan itu dia segera pergi kekantor untuk bertemu Pak Aditia.

__ADS_1


__ADS_2