Perubahan SiCupu

Perubahan SiCupu
Episode 17


__ADS_3

Dengan segera laki-laki itu langsung menarik tangan Aluna, Aluna terkejut melihat siapa yang menarik tangannya laki-laki itu adalah laki-laki yang selalu ia temui di toko buku.


"Lo gila atau kenapa, bunuh diri bukan solusi yang baik buat nyelesain masalah!" ucap laki-laki itu marah kepada Aluna.


"Kenapa kamu perduli?" ucap Aluna kepada laki-laki itu.


"Karena gue suka sama lo, harusnya lo mikir gimana perasaan orang tua lo kalo mereka tau lo ngelakuin hal kaya gini." ucap laki-laki itu.


Perkataan laki-laki itu langsung menyadarkan Aluna, dia seharusnya tidak melakukan itu pasti Ibu dan Ayahnya sangat menghawatirkannya dirumah.

__ADS_1


"Sekarang lo pulang, badan lo bisa masuk angin pake ini biar lo gak kedinginan." ucap laki-laki itu memberikan jaketnya kepada Aluna.


Aluna merasa tersentuh dengan perlakuan laki-laki itu kepadanya, lalu laki-laki itu membantu Aluna berdiri dan menggendong Aluna diatas punggungnya. Aluna sangat terkejut melihat laki-laki itu yang menggendong dirinya, laki-laki itu mengantarkan Aluna ke halte bus.


"Jangan pernah ngelakuin hal bodoh kaya gini lagi, kalo lo butuh teman curhat tapi lo bingung mau curhat sama siapa lo sholat lo bisa curhat sama Allah." ucap laki-laki itu dan pergi.


Aluna sudah sampai didepan rumahnya lalu membuka pintu rumah, terlihat ada kedua orang tuanya dan Abangnya menanti kepulangannya. Dewi atau Ibu Aluna, langsung menghampiri Aluna lalu memeluk tubuh Aluna yang basah.


Aluna menjelaskan kepada mereka semua yang sebenarnya Aluna menceritakan dengan berlinang air mata, mereka semua terkejut mendengar semua itu dan mereka sadar kenapa Aluna selalu pulang terlambat. Herman yang mendengar cerita itu dari anaknya menangis karena dia baru mengetahui itu sekarang, Dimas sangat marah kepada Aluna karena dia baru diberi tahu sekarang dia juga sangat marah kepada Jessica karena telah melakukan itu kepada adiknya.

__ADS_1


"Kenapa kamu baru bilang sekarang Lun, kamu anggap Abang ini siapa." ucap Dimas yang sedih mendengar semuanya dari Aluna.


"Aluna gak bilang, karena Aluna gak mau bikin kalian semua khwatir Aluna pikir aku bisa nyembunyiin ini semua sendiri tapi kenyataannya aku gak bisa." ucap Aluna menangis.


"Kamu tenang Lun, Ayah bakal pindahin kamu sekolah biar mereka gak bisa lagi gangguin putri Ayah lagi." ucap Herman lalu memeluk Aluna yang menangis.


Keesokan harinya....


Hari ini Aluna tidak masuk ke sekolah karena kondisi Aluna masih kurang sehat, Aluna sedang sibuk memainkan HPnya saat sedang memainkan HPnya Aluna melihat ada situs website kecantikan karena penasaran Aluna membuka website itu. Didalam website ada seorang wanita yang sedang mengajarkan cara memakai riasan dengan benar, Aluna sangat terpukau dengan kecantikan wanita itu yang sesudah memakai riasan. Aluna mencoba melihat video lainnya di website itu Aluna melihat ada seorang wanita gendut divideo itu, wanita itu sangat rutin olahraga agar bisa menjadi kurus. Aluna merasa kagum melihat perubahan gadis gendut itu setelah kurus, Aluna melihat dirinya dicermin mengamati seluruh tubuhnya sendiri Aluna mengingat kembali perlakuan Jessica kepadanya Aluna bertekad untuk membalas semua perlakuan Jessica pada dirinya. Aluna akan mencoba untuk olahraga dan belajar merias agar dirinya menjadi cantik, Aluna bersiap-siap untuk ketempat olahraga dan akan membeli semua alat rias untuk merubah dirinya.

__ADS_1


"Lihat Jess, aku bakalan bikin kamu nyesel karena udah bully aku." ucap Aluna lalu memulai olahraga.


__ADS_2