
Hari Pertama KKN
Pagi ini Chita dan rombongan sudah siap untuk pergi ke Kantor Kabupaten, setelah sarapan bersama dengan keluarga Bapak Gumelar, Chita dan rombongan akan dipandu Sekretaris Pak Gumelar untuk berkunjung sekaligus bersilaturahmi dengan Bapak Bupati beserta Wakil.
Sesampainya di Aula Pendopo Kabupaten Chita dan rombongan diterima dengan baik. Selama penyambutan, Bapak Bupati menyampaikan arahannya untuk saat ini lah Para Adik-adik peserta KKN memadukan ilmu dengan fakta di lapangan sehingga Mahasiswa-Mahasiswi peserta KKN kali ini dapat berbuat yang terbaik kepada masyarakat.
Setelah selesai acara dari Kantor Kabupaten, Chita dan rombongan melanjutkan perjalanan kembali untuk berkunjung ke Kantor Kepala Desa. Pak Kades pun turut memberikan arahan dan memberitahukan program kerja daerah setempat supaya para peserta KKN dapat berpartisipasi untuk ikut membantu. Siang harinya setelah dari kantor Kelurahan, Chita dan rombongan dibawa oleh Sekretaris Pak Gumelar untuk ikut meninjau Pabrik pengolahan Kelapa Sawit milik Pak Gumelar.
Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit.
Sesampainya di salah satu Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit milik Pak Gumelar, Chita dan rombongan kembali dibikin takjub oleh lahan beserta isinya. Bagaimana tidak? mereka semua tidak menyangka, jika salah satu Pabrik dan Lahan Kelapa Sawit milik Pak Gumelar akan seluas ini. Sekretaris Pak Gumelar menerangkan, jika Total area lahan berkisar 286.877 hektare.
Dari luasan tersebut, 217.328 hektare adalah kebun inti sedangkan 69.549 adalah kebun plasma. Seiring berjalanya waktu, lokasi lahan semakin berkembang dan hingga kini sudah tersebar di wilayah Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.
Sore harinya sepulang dari Pabrik, Chita dan rombongan kembali ke rumah Pak Gumelar.
Rumah Pak Gumelar.
Paviliun.
"MasyaAllah, nggak heran ya rumah nya Pak Gumelar semegah dan seluas ini. Salah satu lahan dan Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit nya aja kayak tadi luasnya. Bener-bener konglomerat yang ramah banget keluarga Pak Gumelar ini. _Sandy
" Semoga rejeki baiknya nular ya ke kita semua. Aamiin _Benu
"Yang bikin keren lagi, tadi inget nggak pas kita sampai sana? Setiap waktu sholat, Para pekerja yanga beragama Islam langsung diwajibkan untuk meninggalkan pekerjaan secara bergantian untuk sholat. Mungkin itu salah satu kunci suksesnya _Amel
__ADS_1
" Iya setuju. Btw, kita termasuk yang beruntung bisa KKN disini ya. Eh iya, mengenai program kerjanya nanti kita bahas setelah sholat isya ya. Pembagian kelompok dan tempat KKN nya. _Afrizal
Dan semua rombongan KKN tak terkecuali Chita yang sedang beristirahat di ruang tamu Paviliun mengiyakan ajakan Afrizal sebagai Ketua KKN disini.
Malam Hari.
Ruang Makan Rumah Pak Gumelar.
Setelah ibadah sholat maghrib berjama'ah di mushola pribadi yang berada di dalam kawasan kediaman Pak Gumelar. Chita dan teman teman langsung diminta untuk ikut kumpul makan malam bersama dengan Keluarga Pak Gumelar.
"Gimana kegiatan anak-anak hari ini? Lancar dan capek ya ? _Bu Gumelar
" Hehehehe lumayan Bu, tapi kita senang. _Afrizal
"Alhamdulillah.. jadi besok dibagi 2 kelompok ya? Ada yang ke Pabrik dan Kantor Kelurahan? _Pak Gumelar
"Kak Chita cantik, ikut kelompok ku saja ya? _Brama
" Astaghfirullah.. anakku. Kak Brama masih kecil, jadi kelompoknya di sekolahan ya. Bukan sama Kakak-kakak yang disini. _Dinara
"Kak Brama mau satu kelompok sama kak Chita Mi. Besok berangkat sama Brama ya Kak Chita. _Brama
" Ya Allah anakku. Kak Brama, besok Kak Chita berangkat nya sama rombongan teman-teman Kak Chita ke Kebun Opa. Kalau Kak Brama besok berangkat nya bareng Mami, Adik Binar, Mbak Mia sama Pak Hamid ke sekolah ya. _Dinara
"Dik Chita, maafin anakku ya. Jangan nggak nyaman ya selama disini. _Dinara
__ADS_1
" Nggak apa Kak Dina, Chita juga seneng kok sama Kak Brama lucu anaknya. _Chita
Makan malam pun berlanjut dengan diiringi obrolan-obrolan ringan. Jangan lupa rengekan dari Brama yang ingin selalu bersama Chita. Seharian ini Brama uring-uringan, karena mengira Chita sudah meninggalkan rumah Opanya. Sempat mogok makan siang, namun berhasil dibujuk oleh Mami nya dengan menghubungi sekretaris Pak Gumelar via video call untuk disambungkan dengan Chita. Setelah drama seharian ini berlanjut dengan keinginan mengikuti Chita ke Paviliun, Brama berhasil dibujuk Maminya untuk membiarkan Chita beristirahat di kamarnya dan sebagai gantinya hari minggu nanti Chita akan menemani Brama bermain.
"Lucu banget ya Brama, bisa ngintilin kamu kayak gitu Ta _Amel
" Iya bener banget, tahu aja yang paling bening anak segitu. _Benu
"Udah Nu.. jangan ikut-ikutan nyepik Chita. Chita udah ada yang punya. _Bella
" Hahahaha.. bener banget. Nggak bakal masuk list cowok apalagi menantu idaman kamu. _Amel
"Belum juga nyatain udah dipatahin. _Benu
"Hahaha lagian Nu, kamu nggak inget waktu di Pelabuhan yang nyamperin Chita siapa? Aku yakin udah di Acc juga tuh pasti sama Bapak Kapolda. Ya kan Chita? _Amel
"Udah-udah, ini kenapa rapatnya jadi bahas aku. Jadi Gimana Af? Pembagian kelompoknya. _Chita
" Iya tahu nih. Udah ya diharap tenang untuk sementara. Jadi rombongan kita ini akan aku bagi menjadi 2 kelompok. Masing-masing 5 ya, nanti setiap 2 minggu sekali kita bagi tugas. Ada yang langsung mengabdi di masyarakat dengan mengikuti program kerja dari Kelurahan. Dan ada yang ikut membantu di Lahan kebun kelapa sawit dan Pabrik pengolahan, sebagai ganti balas budi kita semua udah diberikan fasilitas yang terbaik selama di sini. Jadi siapa dulu yang mau bertugas di Kantor Kelurahan? _Afrizal
Setelah berunding, kelompok pun sudah terbagi.
"Jadi udah deal ya ini? Kelompok pertama yang akan bertugas di Kantor Kelurahan yang akan diketui oleh Chita, memiliki anggotanya Bella, Benu, Amel, dan Sandy.
Kelompok kedua yang akan bertugas di Lahan Kelapa Sawit dan Pabrik Pengolahan adalah Aku, Clara, Angga, Mayla, dan Rizky. _Afrizal
__ADS_1
Deal...