
Minggu Pagi...
Pukul 05.00Wib, Dewang sudah sampai di kediaman Pak Satrio, dan langsung disambut oleh Pak Satrio yang sudah mengenakan pakaian olahraga.
"Assalamu'alaikum.. Pagi Pak, maaf jika terlalu lama menunggu. _Dewang
" Waalaikum salam.. Nggak lama kok Mas Dewang, saya juga baru keluar. Langsung check out dari Hotel kan tadi? _Pak Satrio
"Iya Pak, langsung check out. Jadinya keliling komplek atau mau ke simpang lima ya Pak? _Dewang
" Simpang lima saja ya Mas Dewang, sekalian saya mau nyoba mobilnya Mbak Chita. Sebelum dipakai ke Medan. Tunggu sebentar ya, kuncinya baru diambilin Mbak Chita. _Pak Satrio
"Baik Pak, Dhek Anggarda nggak ikut Pak? _Dewang
" Nggak ikut Mas, Jam 07.00wib nanti ada latihan Binsik sama Pelatihnya. Berdua saja nggak apa kan? _Pak Satrio
Dari arah dalam rumah Chita berjalan mendekat, Dia tidak menyangka jika Dewang sudah datang. Tampak kikuk dan malu karena Dia masih mengenakan Piyama dan rambut yang di cepol asal. Namun tampak menggemaskan.
"Pa.. Ini kuncinya. (Sambil melirik ke arah Dewang) _Chita
" Udah nggak usah lirak-lirik. Mbak Chita belum mandi kan? Mandi gih, Mas Dewang saja udah fresh nih. Mbak Chita masih muka bantal gitu. Makasih ya Mbak Chita udah diambilin kuncinya. _Pak Satrio
"Iiiiihhhh Papa .. Hati-hati ya Papa.. Mas Dewang. _Chita
"Ayo Mas Dewang, biar saya yang bawa mobilnya. _Pak Satrio
"Saya saja Pak, Sungkan saya kalau Bapak yang nyopirin saya. _Dewang
" Gapapa Mas, seperti yang saya bilang. kalau saya mau nyoba mobilnya Mbak Chita. Test drive. _Pak Satrio
"Sekali lagi terimakasih banyak ya Pak atas ajakan olahraga paginya. _Dewang
Tak terasa mobil yang dikemudikan Pak Satrio sudah tiba di Gajah Mada untuk parkir kendaraan... Setelah turun dari mobil, Pak Satrio dan Dewang melakukan pemanasan.
" Mas Dewang, Apa cita-citamu kedepan? Setelah lulus dari Akmil _Pak Satrio
"Saya akan melanjutkan kursus Dasar Kecabangan Infanteri dan Kursus Combat Intel Pak.. _Dewang
" Iya bagus itu Mas Dewang. Danpusdikintel Kodiklat AD ya Mas Dewang? _Pak Satrio
"Iya Pak benar. _Dewang
Setelah melakukan pemanasan selama 15menit kurang lebihnya, Pak Satrio dan Dewang mulai berlari. Selama melakukan olahraga pagi ini, banyak pengunjung CFD yang menyadari jika salah satu pengunjung yang sedang berlari itu adalah Bapak Kapolda Jawa Tengah, dan kesempatan untuk meminta photo bersama tak disia-siakan para pengunjung CFD. Setelah berlari keliling Simpang Lima sebanyak 7kali, Pak Satrio memutuskan untuk menyudahi acara Jogging pagi ini. Setelah melakukan pendinginan, Pak Satrio mengajak Dewang untuk mampir ke Stand Soto Ayam di dekat Masjid Baiturrahman. Disana Pak Satrio kembali melanjutkan obrolan yang sempat tertunda...
" Ehm.. Mas Dewang, saya mengajak Mas Dewang lari pagi ini bukan tanpa alasan. Saya hanya ingin berbicara sebagai seorang Papa dari putri kesayangan saya. Bukan bermaksud berlebihan dan sebagainya. Namun ini cara saya sebagai seorang Papa untuk selalu melindungi hati dari putri yang paling saya sayangi. _Pak Satrio
__ADS_1
"Baik Pak.. _Dewang
" Hubungan kalian memang belum terlalu jauh, namun juga sudah sangat dekat. Kita sebagai manusia tidak tahu kedepannya akan seperti apa. Jika suatu saat nanti terjadi permasalahan, baik itu dari pihak putri saya, atau pun Mas Dewang penyebabnya, dan sekiranya itu membuat Mas Dewang ingin mengakhiri semuanya, saya harap sebagai seorang Papa, minta tolong untuk berbicara terlebih dulu dengan saya. Biarkan saya yang menjaga hati putri saya. _Pak Satrio
"Terimakasih Pak, sebelumnya. Harapan saya, jika saya harus berbicara dengan Bapak, yang pertama, dulu untuk meminta izin berhubungan lebih dekat dengan putri Bapak, dan yang terakhir untuk pertemuan yang akan datang untuk meminta izin meminang putri Bapak, InsyaAllah. _Dewang
Setelah selesai menikmati soto Ayam. Pak Satrio dan Dewang kembali ke rumah, masih merasa tak enak hati jika Pak Satrio yang mengemudikan mobil, Dewang berinisiatif kembali untuk menawarkan dirinya yang mengemudikan mobil.
Sesampainya dirumah Dewang diantarkan oleh Chita ke kamar tamu untuk membersihkan diri.
Tepat pukul 10.00wib Dewang berpamitan dari keluarga Pak Satrio. Dan Chita mengantarkan hingga kedepan.
"Tadi ngobrol apa aja sama Papa? _Chita
" Ada deh.. mau tau aja. ini rahasia antara laki-laki sayang. _Dewang
"Ish.. Apaan sih mas ini. _Chita
" Sayang, minggu depan kalau mas nggak bisa nganterin waktu kamu berangkat KKN, mas minta maaf ya. Papi pengen mas pulang ke sragen pesiar nanti. _Dewang
"Iya mas gapapa. mas udah lama kan nggak pulang ke sragen. _Chita
" Makasi ya Cantik pengertiannya. inget selalu jaga diri, jaga hati. _Dewang
"Hahaha iyaa mas Dewang. Udah masuk gih. Hati-hati ya nyetirnya. Makasi banyak untuk weekend ini. _Chita
"me too.. _Chita
Dewang meninggalkan kediaman Pak Satrio untuk kembali ke Lembah Tidar. Berat meninggalkan sang pujaan hati, namun mau apa dikata, tugas dan kewajiban sudah menanti.
Dilain tempat (Akademi Kepolisian)
" Kenapa muka loe De? kusut banget. _Samuel
"Kayaknya gue salah plat nomor deh Sam. Tapi gue yakin, udah bener nomornya. _Dewanda
" Gimana coba? Belibet banget omongan loe. Ini tentang cewek kemarin? _Samuel
"Huum. Masa tadi katanya Bang Ajun itu plat nomornya Bapak Kapolda Jateng. Apa iya ya gue salah nomor. _Dewanda
" Ya Tuhan, loe sampe minta tolong Bang Ajun buat ngecek pemilik plat nomor itu? Gila.. Gila... Gila... _Samuel
"Loe aja yang gila. Gue enggak. _Dewanda
"Hahahaha udah lah, cewek masih banyak kali De. Noh followers lho yang ratusan ribu banyak cewek cantiknya. nggak usah ngarepin yang nggak tahu rimbanya. Malah jadinya kayak Ayu ting ting kan loe. _Samuel
__ADS_1
"****** loe.. masa iya baru jatuh cinta langsung patah hati gini. Kenapa juga kemarin gue nggak sempet tanya namanya ya. _Dewanda
" Ya katanya Meta loe cuma bengong, mana sempet nanya. Untung aja nggak kencing dicelana loe. hahahaha _Samuel
"Ayo gelud Sam. _Dewanda
" Ampun suhu.. hahaha Eh.. De, loe ketemunya kemarin didekat gerbang kan? _Dewanda
"Iya, kenapa ? _Dewanda
"Udah nyoba lihat CCTV depan? Buat mastiin plat nomor yang loe sebutin ke bang Ajun udah bener? _Samuel
" Alhamdulillah ya Allah, akhirnya loe jadi temen sekarang berguna bagi gue. Belum gue check Sam, yaudah yok kedepan. Semoga kelihatan ya Allah. Aamiin ii Sam.. Dewanda
"Aamiin.. Tapi ini kita termasuk tindakan kriminal nggak sih De? _Samuel
" Nggak kalau nggak ketahuan. Sam, masa loe tega temen loe ini menjomblo selama di Akpol? Jodoh udah didepan mata nih. _Dewanda
"Apaan sih loe? loe aja tiap ada yang deket loe jutekin. giliran loe suka sama cewek kok apes banget gini ya. Karma is real nih _Samuel.
" Udah ah, ayok jangan kelamaan. kita langsung ke post depan. _Dewanda
Sesampainya di Pos, Dewanda bernegosiasi dengan petugas. Beralasan ada yang tertinggal setelah Kirab Latihan kemarin, Petugas Pos akhirnya memberikan akses untuk melihat CCTV.
"Alasan loe De.. De.. Pake ada yang tertinggal, apaan loe yang tertinggal? Gue jadi takut kalau nanti loe udah tahu siapa tu cewek ternyata dia udah punya cowok atau suami. _Samuel
" Hati gue Sam yang tertinggal. Hati gue.. hahaha. _Dewanda
"****** loe ahh.. kalau dia udah punya suami gimana De? _Samuel
" Kalau menurut gue doi belum punya suami. kalau cowok kemungkinan udah. Yakali jaman sekarang ada cewek cantik masa iya dianggurin. _Dewanda
"Hahahaha loe udah mulai pesimis ya? _Samuel
" Pesimis sih enggak. _Dewanda
"Lha terus? Gue rasa loe tuh cuma penasaran aja deh. Jadi adrenalin loe kayak tertantang gitu lah buat nyari tahu. Samuel
" Apa iya ya? _Dewanda
Setelah mengecek beberapa kali untuk memastikan ke akuratan plat nomor, usaha Dewanda belum mendapatkan hasil. Dari rekaman CCTV tak begitu jelas plat nomor yang tertera di mobil Fortuner Facelift Putih.
"Udah lah De.. rejeki loe hanya sebatas Tupperware beserta isinya. Bukan pemiliknya. _Samuel
Dewanda sudah tidak menanggapi ucapan dari Samuel. Dia beranjak dari ruang CCTV dan kembali kedalam kamar asrama.
__ADS_1
......Semangat hari senin para pembacaku.. Terimakasih untuk respon baiknya yaa.. Jangan lupa selalu like, dan klick favorit. Kritik dan saran selalu mbak penulis tunggu yaa... ^^......