
Happy reading..
☘️
☘️
☘️
Sore hari, Azkia dan Jonathan berjalan-jalan di mall. Kia yang memakai celana jeans dipadukan dengan kaos t-shirt warna putih yang dibalut dengan hoodie warna silver. Sedangkan Jonathan yang terlihat segar dengan kaos oblong warna hitam dan celana pendek berjalan santai di samping Kia. Mereka berdua berencana menonton film di bioskop untuk mengisi sorenya.
Azkia pamit ke toilet sebentar pada Jonathan yang sedang mengantri untuk membeli tiket sekaligus membeli minuman dan juga cemilan untuk teman nonton film di dalam bioskop.
Azkia sedang merapikan rambutnya yang sedikit kucel di depan cermin besar yang ada di dalam toilet umum itu. Tiba-tiba datang seorang wanita dengan tatapan yang menghunus ke arahnya dengan bibir yang cemberut. Sangat terlihat jelas wajah wanita tersebut dalam level sepuluh kejutekannya.
Azkia memicingkan kedua matanya. Menunjukkan senyum yang indah, mengembang di wajah ayu nya yang tampak begitu cerah.
Namun, wanita yang berdiri tepat di sampingnya itu enggan untuk membalas. Ia menunjukkan sikap yang tidak ramah pada Azkia. Batin Kia mengumam sendiri. 'Nggak ada angin, nggak ada mendung, nggak ada guntur tiba-tiba petir menyambar!'
"Apa hubunganmu dengan Jonathan?" tanyanya pada Kia tajam.
Azkia mengernyitkan keningnya. Ia bingung dengan pertanyaan wanita yang sedang menatapnya tak bersahabat.
"Anda bertanya padaku?" Azkia menunjuk dirinya sendiri dan tetap bersikap waspada pada orang yang tak dikenal nya itu.
__ADS_1
Untuk menutupi rasa gugup dan takut dengan orang asing di depannya itu. Kia justru tertawa kecil.
"Iya, jelas aku bertanya padamu! Cuma kita berdua yang ada dalam toilet ini!"
"Jonathan siapa yang kamu maksud? Banyak nama Jonathan di dunia ini!" sahut Kia yang semakin membuat jengkel wanita yang berpenampilan sangat sexy.
Mendengar jawaban dari wajah polos Azkia yang sangat manis itu membuat wanita yang sedari tadi menahan emosinya mengerutkan kening.
"Jangan berbangga hati dulu menjadi wanita seorang Jonathan Edward! Kau hanya segelintir gadis polos nan lugu yang gampang dikelabuli olehnya! Kau belum sepenuhnya mengenal pribadi siapa Jonathan Edward! Dia akan melambungkan angan-angan mangsanya setinggi langit biru, lalu dia akan menghempaskan ke dasar jurang yang dalam, setelah mendapatkan yang diinginkannya!" wanita itu berbicara penuh dengan penekanan di setiap nadanya. Seolah-olah dia mengenal dekat dengan seorang Jonathan Edward.
Tawa Kia terdengar semakin keras. "Bagaimana caranya, aku harus mempercayai semua omonganmu barusan? Kau berbicara seolah telah mengenal kepribadian luar dalamnya seorang Jonathan Edward!" hardik Kia masih dalam tahap kewaspadaan, karena perpaduan yang sempurna untuk mengelabuhi korbannya adalah dengan bersikap manis sekaligus menikam nya dari belakang.
"Hmm.. Aku hanya mengingatkan kamu saja gadis polos nan kalem. Jangan sampai terkena tipu daya pesona ketampanan Jonathan, kamu akan tenggelam setelah terbuai oleh bujuk rayunya. Setelah itu, kamu akan ditinggalkan begitu saja, bagaikan sampah yang tak berguna!" ujar wanita itu dengan mengangkat kedua bahunya menegaskan bahwa memang seorang Jonathan Edward adalah laki-laki yang sering mempermainkan hati wanita.
Sedangkan Azkia mendengarkan apa yang diucapkan oleh wanita tersebut dengan mempertahankan tatapannya pada wanita yang tengah berdiri di hadapannya itu, seolah meremehkan Azkia.
Wajah polos Kia semakin terlihat mengemaskan saat senyum lebar tersungging di sana.
"Semoga akulah yang menjadi pemenangnya kali ini!" seru Kia sambil menunjuk dadanya sendiri.
Lantas, Kia tersenyum lebar sembari mengulurkan tangannya ke arah wanita yang berdiri di hadapan nya dengan ekspresi tak terbaca. "Kenalkan, aku Azkia Friska Putri Devian Wongso. Pewaris tunggal dari Wongso Group!" ucapnya berbangga hati dengan nama kebesaran keluarganya.
Haah? Benarkah? Dia adalah Putri dari keluarga Wongso pemilik kerajaan bisnis di Negeri ini! Jessica tak lantas mempercayai apa yang telah diucapkan oleh Azkia. Dia juga tidak membalas uluran tangan itu. Logikanya masih loading! Bagaimana bisa aku kecolongan berita itu. Dasar kerja stalker tak becus! Bisanya hanya mendapatkan uang besar saja!
__ADS_1
Jesica menggerutu sendiri dalam hatinya. Dengan wajah yang merah bak kepiting rebus. Dia kalah satu langkah dengan gadis yang dianggap nya rival dalam mendapatkan Jonathan Edward kembali.
Suasana menjadi hening. Hingga beberapa menit, Jessica tenggelam dalam lamunannya sendiri.
"Apa jangan-jangan anda juga korban dari game love seorang Jonathan Edward?" suara Kia seketika membuyarkan lamunan Jessica. Kia menatap Jessica tanpa menghilangkan senyumnya.
Jessica tersenyum miring. "Namun sayangnya tebakanmu sedikit meleset!"
Azkia terkekeh. "Ouhh.. Really!" Kia menggelengkan kepalanya. "Bodohnya aku, mana mungkin wanita secantik anda bisa menjadi korban game love Jonathan Edward? Wanita highclass, gitu!" Azkia menarik kedua sudut bibirnya ke bawah dengan bahu terangkat.
"Nyatanya aku bukanlah korban game love Jonathan Edward, melainkan aku adalah---" ujar Jessica, tapi dia sedikit menggantung ucapannya agar gadis polos itu semakin penasaran siapa sebenarnya Jessica.
Azkia tertawa lagi. "Kenapa digantung! Padahal status yang digantung itu sangat menyakitkan!" kata Kia menyindir wanita yang terlihat sangat pede itu.
"Aku adalah seseorang yang sangat berarti dalam hidup Jonathan Edward! Dia tidak akan bisa melupakan seorang Jessica dari pikiran dan hatinya!" dengan ke pede an tingkat Dewa. Jessica mengucapkan kata-kata yang diperkirakan akan membuat terpuruk Azkia. Namun, kenyataannya berbalik.
"Oohh.. Mantannya! Mantan terindah kah? Tapi, kalau terindah kenapa jadi mantan! Kasihan amat, ya! Dicampakkan di saat lagi sayang-sayangnya!" balasan yang menohok dari Kia langsung merubah ekspresi wajah Jessica dari ceria langsung cemberut. Jessica menggepalkan tangannya.
Belum puas rasanya hati Kia, kalau belum membuat keok mati klesek wanita yang berdiri dengan sombongnya di depan matanya.
"Dan perlu anda tahu! Aku, Azkia Friska Putri Devian Wongso adalah istri sah dan satu-satunya dari Jonathan Edward! Tidak ada wanita lain yang bertengger di hati dan pikiran suami aku! Cinta tulusnya hanya dipersembahkan untuk aku seorang, bukan yang lainnya di luaran sana!" ucap tegas Azkia mendekat dan menyentuh pundak Jessica.
Masih dalam keterkejutannya, Jessica hanya bisa melongo dengan apa yang diucapkan oleh Azkia.
__ADS_1
"Jangan berharap banyak pada Jonathan Edward untuk kembali padamu! Karena apa yang telah menjadi milik Azkia Friska Putri Devian Wongso, tidak mudah direbut oleh siapa pun. Sekalipun kamu adalah orang yang terindah dalam hidup Jonathan pada masa lalunya! Karena masa depan Jonathan Edward sekarang ini, ada bersama Azkia Friska Putri Devian Wongso!" ucap lagi Azkia penuh penekanan dan ketegasan dari setiap apa yang terucap dari bibirnya. Lalu meninggalkan Jessica dalam kekacauan hati yang mendalam.
💖💖💖💖💖