
"Itu benar Tuan. Tuan adalah pemimpin kami sekarang, jadi tolong lakukan yang terbaik."
Hyu Jin agak terkejut ketika melihat Niu mengatakan itu. Dari semua orang yang berada disana, dia paling tidak menyangka Niu akan ikut berpihak kepada yang lainnya.
...----------------...
"Aku tidak tahu akan jadi seperti ini." Ini hanya tentang menjadi pemimpin, bukankah itu merupakan tujuan Hyu Jin sebelumnya?
Ketika berada di dalam sebuah ruangan, Hyu Jin tidak berhenti berfikir tentang masa depan dia.
"Tuan Muda tidak perlu khawatir. Kami yakin Tuan Muda pasti bisa mengatasi ini."
Tabib Yao menenangkan, mencoba untuk membujuk Hyu Jin agar mempertahankan posisinya. Soalnya dia tidak ingin Hyu Jin tiba-tiba keluar setelah semua orang mencalonkan dia jadi pemimpin mereka.
Hyu Jin menjawab sambil menggeleng kepala, "Tidak ... Bukan itu maksudku. Ini mungkin terdengar konyol, tapi aku tidak mau nantinya kota ini direbut oleh bangsawan yang disana."
Hyu Jin mengisyaratkan tentang mungkin saja cepat atau lambat pihak tertentu akan mengetahui kota ini dan mulai merebutnya.
Dalam prosesnya, Hyu Jin tahu bahwa dia memang benar bersalah jika kasus ini dibawa ke jalan hukum.
Dia sudah membangun kota di wilayah kekaisaran terlebih di teritori Hyu tanpa meminta izin. Oleh karena itu dia bersiap untuk kemungkinan terburuk.
"Tabib Yao, siapkah kau memang posisi di dalam pemerintahan ku nantinya?"
Ketika mendengar Hyu Jin tiba-tiba ingin mempromosikannya, Tabib Yao tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.
"Terus terang ... Saya sudah Tua, apalagi saya tidak pernah terlibat apapun dalam urusan politik." Dan dia hanya seorang tabib dan tabib, jadinya dia merasa tidak memiliki kemampuan itu.
"Bukan itu maksudku. Nah, kau mungkin belum pernah terlibat. Namun kau sangat terpelajar, jadi aku ingin menjadikanmu penasehat ku, bagaimana?"
Hyu Jin membutuhkan setiap solusi dari pendapat bawahannya. Oleh karena itulah dia memilih seseorang yang sudah lanjut usia, biasanya mereka lebih berpengalaman dari anak-anak muda.
Tabib Yao yang merasa kagum karena Hyu Jin menilainya demikian menggangukan kepala menerimanya, kali ini dia tidak mencoba untuk menghindar.
"Kalau itu yang Tuan inginkan, saya merasa terhormat atas jabatan ini."
Hyu Jin tersenyum, anehnya ... Meskipun sudah diberitahu jadi penasehat, Tabib Yao tidak pernah menanyakan alasan dibalik pembentukan anggota-anggota yang akan nantinya mengatur pemerintahan.
Dia tidak tahu bahwa sebentar lagi akan terjadi kudeta di kekaisaran Yulong. Hyu Jin memang ingin merahasiakan ini, setidaknya sampai kekuatan mereka mencukupi Hyu Jin berniat memulainya di teritori Hyu.
[Master masih memiliki 1 Point pemanggilan bawahan, apakah Master akan menggunakannya sekarang?]
Hyu Jin terkejut dalam pemberitahuan tiba-tiba itu, "Pemanggilan bawahan katamu?
__ADS_1
[Setiap bawahan memiliki class masing-masing, mereka akan dipilih random dan Master tidak bisa menentukan tingkatan mereka. Master masih memiliki 1 Point yang tersisa untuk melakukan pemanggilan, apakah Master akan menggunakannya sekarang?]
Hyu Jin meskipun masih belum tahu detailnya, dia hanya menjawab, "Iya ... Tolong lakukan pemanggilan sekarang." Dalam prosesnya, Hyu Jin akan merasakan ruangan di dalam istananya mulai mengeluarkan cahaya terang.
...----------------...
Seseorang muncul dari dalam lingkaran sihir.
Hyu Jin melihat penampakannya sekilas. Mereka terlihat langsing dengan bentuk tubuh yang indah.
Hyu Jin menduga dia adalah perempuan berusia agak dewasa.
Sementara Penasehat Yao terlihat lebih terkejut lagi terhadap kemunculan sosok misterius dalam lingkaran sihir yang terlihat asing dimatanya itu.
Penasehat Yao berdiri di depan Hyu Jin, takutnya itu adalah lawan. Hyu Jin menenangkan Penasehat Yao.
"Dia adalah rekan kita.
Sambil mengatakan itu, Hyu Jin melihat sosok itu memang wanita. Niu yang berada disamping Hyu Jin mengerutkan kepala ketika mendengar.
"Senang bisa melayani Master baru sebagai majikanku. Nah, nama saya adalah Lulu. Lulu adalah pendekar yang tidak hebat-hebat banget kok, jadi Lulu meminta agar Master tidak membuang Lulu."
Hyu Jin tertahan nafasnya melihat kerendah-hatian Lulu. Soalnya di balik ucapan dia yang agak terlihat sombong namun masih rendah hati itu.
• Nama: Lulu
HP (Health Point'): 100.000
ATK (Attack): 100.000
DEF (Defense): 100.000
STA (Stamina): 100.000
AGI (Agility): 100.000
Spirit Energy: 100.000
Hyu Jin terkekeh dalam hati, (Apanya yang tidak hebat-hebat banget?)
[Setiap bawahan panggilan bisa meningkatkan statistik mereka sendiri, Master hanya perlu memberikan mereka perintah. Dan mereka akan secara otomatis mendapatkan peningkatan LV ketika berhasil menjalankan tugas tertentu.]
Jadi, secara garis besarnya. Hyu Jin akhirnya bisa menjadi tukang suruh. Dengan dia yang memiliki dua bawahan sekarang, mungkin saja Niu bisa meningkatkan statistik dia sendiri ketika Hyu Jin memerintahaknnya untuk.
__ADS_1
"Nah ... Kalian berdua, pertama-tama aku ingin agar Niu dan Lulu bisa berteman."
Karena Hyu Jin merasa di ruangan ini agak sedikit panas karena tubuh keduanya seperti memancarkan api yang membakar, jadinya dia agak sedikit menetralkan suasana.
"Aku akan menuruti karena itu adalah perintah pertama Master." (Lulu)
"Aku juga." (Niu)
[+100 Peningkatan statistik all.]
[Peringatan, jika Master memberikan misi yang terlalu mudah. Master akan terkena penalti. Disarankan agar tidak berusaha untuk mencari cara atau mengakali cara yang bertujuan meningkatkan kekuatan bawahan dengan cara seperti demikian.]
Hyu Jin tersedak nafas dia sendiri, mengabaikan Niu dan Lulu yang terlihat akur meskipun masih belum akur-akur banget.
"Ugh ... Jadi, aku harus memerintah mereka untuk melakukan apa?"
...----------------...
Ada banyak hal yang harus Hyu Jin lakukan untuk pertama kali.
Setelah berhasil membangun kota.
"Tunggu, kenapa pemberitahuan berhasil menjalankan tugas belum muncul sementara aku sudah menyelesaikan pekerjaan ini?"
Setelah Hyu Jin lihat, rupanya masih ada satu persyaratan lagi yang masih terlihat kosong.p
[Penting! : Syarat membangun kota]
[1. Menemukan lokasi untuk membangun kota. (Status: Terpenuhi.)]
[2. Mengumpulkan beberapa jumlah penduduk sebanyak 10 000 manusia. (Status: Terpenuhi.)]
[3. Merekrut 100 tentara pertama. (Status: Belum Terpenuhi.)]
Rupanya di bagian nomor tiga masih tertulis "Belum Terpenuhi." nah, Hyu Jin ingin tahu alasannya, ketika dia menyadari belum pernah merekrut tentara.
"Tunggu, jika aku melakukan ini. Bukankah secara resmi akan memulai pemberontakan untuk pertama kali?"
Hyu Jin tentu saja tahu peraturan tentang perekrutan penduduk sipil untuk kepentingan militer. Karena dia belum mendapatkan izin, jadinya dia akan dianggap sebagai pemberontak karena secara ilegal membentuk angkatan militer sendiri.
Hyu Jin tidak memikirkannya, dia merasa semua akan sama saja karena dia termasuk sudah bersalah karena sudah mendirikan kota di wilayah orang lain.
"Jadi aku memberikan tugas pertama itu kepadamu, Jenderal Perang Lulu."
__ADS_1
Karena Hyu Jin merasa kekuatan Lulu termasuk lumayan dalam classnya, jadinya dia memberikan pekerjaan itu kepadanya.
Ngomong-ngomong soal Niu, Hyu Jin niatnya akan menyerahkan soal urusan membentuk badan keamanan seperti pasukan pengawal khusus, yang akan bertugas untuk melindungi dirinya kepada Niu.