
"Bocah sialan! Jika kau tidak datang kesini dalam waktu satu menit, maka aku akan membunuhmu sekarang juga!"
Ketika seseorang memanggilnya dari luar. Hyu Jin mengenali suara itu sebagai bunyi suara saudara tiri dia, Hyu Mo.
Hyu Jin buru-buru mengarahkan agar Niu Jingyi bersembunyi, sementara dia akan segera keluar dari tempat itu.
[Periode peningkatan Point terhenti karena target terganggu oleh suara tersebut.]
Mengabaikan pemberitahuan System karena dia didominasi oleh rasa panik sekarang, Hyu Jin melihat seseorang sudah berdiri tepat di depan pintu dia, yang ternyata benar tebakannya.
"Kak Mo, ada apa?"
"Kau diusir dari tempat ini sekarang!"
...----------------...
Hyu Jin tidak tahu apa yang terjadi, ketika tiba-tiba ayah dia mengundang seluruh penghuni kediaman Keluarga Hyu untuk berkumpul pada halaman rumah.
"Sepertinya Tuan Huang ingin agar kita mengirimkan perwakilan kita untuk mengurusi persawahan yang ada di desa sebelah, adakah yang mau melakukan tugas ini?"
Hyu Jin diberitahu oleh Hyu Mo tentang perintah dari Hyu Bei, bahwa mereka tengah membahas tentang masalah siapa yang akan mewakili tugas itu. Dan, secara mengejutkan Hyu Jin adalah yang terpilih.
Persawahan itu sendiri terkenal sebagai tempat yang tidak aman bagi siapapun dan sering mendapat serangan binatang buas.
Hyu Jin juga mendengar, para pemilik sawah disana kesulitan mendapatkan pekerja karena tidak ada yang mau bekerja di lahan yang berbahaya seperti itu.
Tentu saja, Hyu Mo menolak sebagai anak tertua yang seharusnya pergi mengantikan ayahnya yang sibuk untuk urusan lain.
Tinggal kandidat sisanya seperti Hyu Mei dan beberapa orang lainnya belum memberikan jawaban, sepertinya keputusan mereka juga sama. Pikir Hyu Mo, dia lantas memasukan Hyu Jin ke dalam rencana liciknya.
"Oleh karena itulah, kau akan mendapatkan pekerjaan baru mulai dari sekarang, sebagai wakil dari keluarga Hyu untuk mengurusi desa bermasalah itu. Nah, selamat berjuang dan cepat bawa barangmu pergi dari sini."
__ADS_1
Sementara Hyu Mo terlihat dalam sikap mengusir sekarang, Hyu Jin tidak akan mengira kalimat ini akan keluar dari mulut Hyu Mo. Karena sejak kecil dia hanya diberikan pekerjaan kasar dan tidak manusiawi.
Jadi, dari hanya seorang pelayan rendahan sekarang dia menjadi seseorang yang mengatur urusan dalam masyarakat, menjadi pengurus sebuah wilayah pula?
Ding! [Misi baru terdeteksi! Tugas tambahan, menyelesaikan pekerjaan menjadi kepala desa sementara dan memenangkan hati para warga! Total Point kepercayaan yang terkumpul saat ini, 0 / 100000.]
[Setiap perbuatan yang dianggap baik oleh warga akan menambah kepercayaan mereka, hadiah: mendapatkan dukungan publik.]
Hyu Jin dalam hati sedikit tenang sementara di sisi lain juga ragu akan promosi yang mendadak itu.
(Tentu saja ini tidak akan mudah.) Karena dia tidak tahu pasti apa yang harus dia lakukan disana.
"Sederhana saja, kau hanya perlu meningkatkan produksi hasil sawah. Lalu mengatur agar hewan buas itu tidak berani mendatangi desa." (Hyu Mo.)
"Bukankah itu tugas prajurit, untuk mengusir hewan buas?"
Hyu Mo kemudian mengibaskan lengannya, "Kekaisaran tidak perlu repot-repot mengerahkan prajurit istana untuk membantu orang-orang dari desa yang tidak menguntungkan wilayahnya. Nah, bisa dibilang itu adalah daerah terbuang."
Mendengar itu Hyu Jin menaikan alis. Dia dalam hati mengkritik pemikiran itu. Hyu Jin mulai mengerti kenapa seorang seperti Hyu Mo tidak tertarik pada pekerjaan itu.
Begitupun dengan yang lain, tentu saja semuanya tidak mau mengambil tawaran yang mengancam nyawa. Apalagi setelah kurang lebih semuanya tahu garis besar masalah yang melanda wilayah tersebut.
Jadi satu-satunya pilihan adalah mengirim seseorang yang dianggap tidak berharga kesana, kasusnya kurang lebih mirip seperti Hyu Jin alami sekarang.
Jadi Hyu Jin dapat mengambil kesimpulan, dia sudah benar-benar dibuang sekarang oleh keluarganya sendiri.
...----------------...
"Saudara Jin ... " Tiba-tiba, di saat Hyu Jin tengah membereskan kamarnya, sebuah suara muncul.
"Ah ..." Niu Jingyi yang melihat kedatangan itu tanpa sadar membuat tubuh dia tertangkap oleh penglihatan Hyu Mei.
__ADS_1
"Tentang ini ..." Hyu Jin buru-buru ingin menjelaskan, tapi sepertinya Hyu Mei tampak mengambil kesempatan itu untuk semakin bersikap percaya diri.
"Ara ... Sepertinya kau ada rahasia kecil, menyimpan gadis cantik seperti dia di dalam kamar? Oh, apakah kalian kemarin tidur bersama?"
Hyu Mei tentu saja, tidak menyangka akan menemukan hal yang tidak biasa dari saudara laki-laki tiri dia.
Dia sudah mengenal Hyu Jin sejak lama. Tentu saja, Hyu Jin yang diketahui menyimpan seseorang gadis di dalam kamar adalah hal yang sangat mengejutkan baginya.
Hyu Jin menghela nafas sebelum berdiri di depan Niu Jingyi yang serba salah.
"Dia adalah tanggung jawabku, jadi jika kau ingin melukainya atau melakukan sesuatu pada Niu ... Maka lakukan saya kepadaku, jangan menyusahkan dia!"
Dengan percaya diri Hyu Jin mengatakannya menggunakan nada yang meyakinkan.
Ding! [Hati bawahan tersentuh dengan tindakan Master. Mendapatkan +50 Point kepercayaan, 25 Point kesetiaan.]
Hyu Jin menelan nafas dia, tiba-tiba saja System memberitahu dia demikian, (Tunggu, apa? Aku hanya melakukan ini tapi sudah meningkatkan Point dia begitu banyak?)
Hyu Jin berniat memeriksanya, wajah Niu Jingyi sekarang dipenuhi dengan warna merah, dia mewarnai wajahnya menyerupai tomat.
Mengabaikan itu.
"Apa yang kamu inginkan?"
Hyu Jin bertanya kepada Hyu Mei yang terlihat kebingungan menatap dia.
(Baru pertama kali aku melihat orang ini berani berkata seperti itu kepadaku, bahkan melindungi gadis ini. Sebenarnya apa yang terjadi kepadamu, Hyu Jin?)
Hyu Mei tersenyum kecil, "Aku dengar kau dikeluarkan. Untuk itulah aku ingin memberitahu satu hal kepadamu."
"Satu hal apa?"
__ADS_1
Pada bagian selanjutnya, Hyu Mei akan menutupi mulut dia dengan kipas, sambil menatap Hyu Jin percaya diri, dia berkata dengan pede tentang dia yang ingin.
"Tolong izinkan aku bergabung dalam pemerintahanmu."