POSESIF | KIM TAEHYUNG

POSESIF | KIM TAEHYUNG
BAB 10


__ADS_3

Pagi ini para murid sudah ada yang memasuki kelas untuk mengikuti pelajaran, sebagian juga ada yang dihukum karna tidak disiplin ataupun terlambat masuk, terlihat dari cendela kelas Nara ada beberapa dari mereka yang dihukum untuk membersihkan halaman dan lapangan yang ada.


Saat memperhatikan mereka nara sampai tidak sadar dipanggil oleh taehyung yang sejak lama sudah menetapkan tempat duduk nya disisi nya.


"Nara"


"..."


"Sayang!"


"Ha? Kenapa?"


"Kamu ngapain ngeliatin mereka? Suka kamu? Ha?" Kesal taehyung saat mengetahui pacar nya ini menatap pria lain didepan nya.


"Apasih? Orang cuman ngeliatin doang"


"Ya berarti suka kan?"


"Engga taehyung astagaaa"


"Udah jangan diliat lagi, liat aku aja ini" taehyung pun yang masih dengan rasa kesal akhirnya menutup gorden cendela agar mata nara tidak melihat yang selain dia.


"Ck! Apasih taehyung ngapain ditutup gelap tau"


"Engga masih terang, gak usah alasan"


"Serah"


Berakhir dengan saling diam dan melanjutkan mendengar kan guru yang sedang memberikan materi pelajaran nya tapi, tidak sekali juga taehyung memperhatikan nara yang sedang serius.


Karna mungkin taehyung sangat gemas dengan nara akhirnya dia pun dengan santainya memegang tangan nara yang ada diatas meja, Nara pun yang merasa tangan nya sedang digenggam langsung menoleh kearah taehyung yang sedang menahan senyumannya.


"Jangan dilepas" ucap Taehyung saat Nara berniat melepaskan genggaman nya


"Lepas"


"Gak mau"


"Taehyung"


"Diem sayang, nanti kena marah sama pak Rudi"


"Makanya lepas"


"Apanya? Baju aku?"


"Lepas ih!"


"Iya nanti dirumah aja kalau kamu mau, jangan sekarang sayang"


"Apasih?"


"***** kan?"


"Taehyung?!!" Reflek Nara teriak dan langsung menutup mulut nya ketika sadar apa yang baru saja dia lakukan


Mendengar teriakan Nara pun pak Rudi yang sedang mengajar pun akhirnya menegur Nara apa yang sebenarnya terjadi.


"Kenapa berteriak Nara?" Tanya pak Rudi


"E-eh i-itu pak tadi ada binatang jadi saya kaget, maaf pak"


"Lain kali jangan berteriak seperti itu lagi ya Nara"


"I-iya maaf pak"


Untung saja pak rudi orang nya sabar kalau tidak mungkin Nara sekarang sudah pasrah karna di jemur dibawah matahari berjam-jam.


"Gara-gara kamu nih"


"Maaf..."


"Tau ah"


"Sayang..."


"Diem"


.....


Sejak peristiwa yang membuat nara kesal sampai sekarang pun dia masih tidak ingin berbicara sedikit saja dengan taehyung, mereka sedang berada dikantin tidak hanya berdua ditemani juga dengan Jungkook,jimin dan juga hana.


Melihat taehyung dan nara sedang bertengkar pun mereka hanya bisa diam tidak ingin ikut campur dan takut salah berucap nanti nya tapi, lain hal nya dengan taehyung yang sejak tadi memohon meminta bantuan dari ketiga nya agar sang pujaan hati nya tidak marah lagi padanya.


"Jung gue nanti pulang bareng lo ya" ucap nara tiba-tiba yang membuat yang lain nya terkejut.


"Loh? Kok sama gue?" Jawab Jungkook karna bingung Nara tiba-tiba ingin pulang bersama nya


"Kenapa? Gak boleh?"


"Bukan gak boleh, kenapa gak sama taehyung aja"


"Males"


"Kok gitu sih sayang... Maaf gak gitu lagi, janji" ucap taehyung memohon


"Aku heran kenapa bisa punya pacar kayak kamu sih? Nyebelin banget tiap hari nya"


"Jadi kamu nyesel pacaran sama aku?"


"Iya"


"KOK?!"


"Males banget sama kamu"


"Ihhh masa gitu sih? Jahat banget kamu..."

__ADS_1


"Biarin, kamu pulang sendiri aja, aku mau sama Jungkook mau main sekalian"


"Aku ikut"


"Siapa yang bolehin kamu ikut?"


"Jungkook"


"Dih kok gue?" Jungkook yang merasa tersindir pun merasa tidak terima nama nya di bawa-bawa.


"Tuh gak boleh berarti"


"Sayang... Kamu tega banget"


"Tapi kan, bukanya kita bakal latihan ya hari ini? Habis istirahat ini juga kita langsung kelapangan kan" ucap jimin


"Eh iyaya, berarti lo gak bisa pulang bareng gue ra"


"Ish!"


"Pulang bareng aku aja, nanti aku anter kamu pulang baru aku lanjut latihan lagi, gakpapa kok" ucap Taehyung lembut sambil mengusap pelan rambut nara


Nara hanya menatap taehyung memelas merasa tidak enak dengan pacar nya ini, nara sedang marah padanya sampai seperti tidak peduli pada taehyung sedangkan taehyung, dia masih memikirkan pacar nya padahal dia sedang sibuk dengan eskul nya.


"Maaf..."


"Kenapa minta maaf? Kamu gak ada salah apa-apa sayang"


"Maaf udah marah-marah sama kamu"


"Iya gakpapa, kan aku juga yang salah"


"Taehyung maaf..."


"Iya sayang iya aku maafin, udah jangan minta maaf lagi ya?"


"Mau cium..."


"HEH NARA! GUE ADUIN BOKAP LO YA!!" Teriak Jungkook karna mendengar ucapan nara barusan, sejak kapan sepupu nya ini menjadi liar pikir Jungkook.


"Apasih jung?"


"Iri banget lo jek" ledek taehyung dan dengan secepat kilat dia langsung mengecup pipi kanan nara sekilas setelah nya menjulurkan lidahnya ke Jungkook pertanda sedang menjahilinya.


"Sumpah ya tae lo kalau macem-macem sama sepupu gue, Lo gue aduin ke bokap nya" ancam Jungkook


"Kenapa emang nya? Orang gue sama taehyung udah ciuman bibir juga" ucap spontan nara


"..."





Sekarang masih dijam pelajaran terakhir tapi, banyak siswi yang seharusnya mengikuti pelajaran malah menonton mereka sedang latihan kata mereka untuk cuci mata karna setengah hari lelah harus belajar terus.


Jimin yang memang anak nya suka menggoda langsung melakukan hal yang membuat para siswi itu berteriak seketika menyisir rambutnya kebelakang dengan tangan nya, men dribbling bola dengan banyak gaya dan yang paling membuat mereka histeris adalah mengedipkan matanya sebelah, taehyung dan Jungkook yang menyaksikan itu pun hanya menatapnya jijik.


"Lo ngapain sih Jim?" Taehyung bertanya saat jimin kembali ke tempat mereka beristirahat.


"Cuman kasih vitamin doang elah" jawab jimin santai


"Vitamin apaan, yang ada gue malah jijik anjir!" Kesal Jungkook


"Iri banget lo sama gue"


"Dih?"


"Btw bentar lagi jam pulang kan? Gue mau anter nara pulang dulu ya"


"Iye entar gue izinin"


"Hati-hati lo bawak nara! Awas aja sampe lecet gue geprek lo!" Teriak Jungkook yang melihat taehyung berlari menjauh dari mereka.


.....


Nara yang baru keluar kelas nya pun terkejut ketika melihat seorang lelaki tampan berdiri dihadapannya sambil tersenyum manis, tentunya pacar nara dia pun juga memberikan senyum manis ke arah taehyung.


"Kamu kenapa senyum juga?" Tanya taehyung


"Kenapa? Gak boleh aku senyum?"


"Boleh, tapi jangan ke cowok lain cuman aku yang boleh liat senyuman kamu"


"Kok gitu?"


"Ya karna kamu itu punya aku, jadi semua yang kamu punya itu juga punya aku, gak boleh ada orang lain yang ambil ataupun liat sedikit pun"


"Apasih tae... Udah ayo pulang" ucap nara sambil menarik pelan pergelangan tangan taehyung.


"Eh, pelan-pelan sayang"


Taehyung yang ditarik oleh nara pun hanya pasrah mereka sudah berada diarea parkiran sekolah tapi, sejak entah kenapa nara tiba-tiba memasang raut wajah kesal semenjak mereka berjalan ke arah parkiran tadi.


"Kenapa muka nya ditekuk kayak gitu?"


"Males."


"Loh? Kenapa sayang? Aku ada salah ya?"


"Ish! Kesel banget sama kamu!"


"Iya aku minta maaf kalau aku ada salah..." Taehyung sebenarnya tidak mengerti dia salah apa


"Kamu kenapa ganteng sih bikin kesel aja!"

__ADS_1


"Hah?" Taehyung bingung dengan sikap nara sekarang.


"Kamu gak sadar dari tadi diliatin banyak cewek? Terus juga kenapa pake baju basket? Lengan kamu keliatan, biar apa? Mau pamer kalau kamu punya otot? Mau tebar pesona hah?!"


Nara dari tadi sangat amat kesal dengan taehyung karna banyak perempuan yang memandangi nya intens tapi, pacar nya tidak perduli dengan apa yang barusan terjadi dan menanggapi nya hanya biasa saja.


"Astaga sayang, maaf bukan nya gitu kamu kan tau aku abis basket terus mau anter kamu pulang, setelah anter kamu aku langsung latihan lagi ngapain aku ganti baju kalau gitu" jelas taehyung


"Kesel..."


"Lagian aku gak centil banget kayak jimin"


"Mau ketemu bunda kamu deh jadi nya"


"Mau ngapain?"


"Mau protes kenapa bunda bisa lahirin kamu jadi ganteng gini??"


"Hahahaha apasih sayang tapi, mungkin aku bakalan tetep kenalin kamu sama bunda aku"


"Loh?"


"Biar bunda tau calon menantu nya cantik hehe"


"Apasih!"








Taehyung baru saja sampai dirumah nya, langsung membersihkan diri dan menaiki kasur nya saat sudah selesai, sebelum tidur taehyung berniat mengabari sang kekasih kalau dia sudah sampai dirumah saat ini.


You


Sayang capek:(


Mau peluk kamu


My love Nara 


Baru pulang?


You


Iyaa


My love Nara 


Kok lama banget pulang nya? 


You


Aku kerumah Jimin tadi sama Jungkook juga


My love Nara 


udah mandi? Kalau udah jangan lupa makan terus langsung tidur 


Kamu pasti capek banget sekarang


You


Pengen peluk kamu biar semangat lagi:(


My love Nara 


Apasih


You


Sayang, aku jadi kepikiran kalau kita udah nikah nanti pasti lucu banget


My love Nara 


Belajar yang bener dulu


You


Pokoknya harus aku yang jadi suami kamu nantinya


My love Nara 


Terserah kamu deh


Tidur sana!


You


Oke, good night sayang


My love Nara


night too


Setelah membalas pesan, taehyung tersenyum membayangkan bagaimana jika dia benar-benar menjadi suami nara, membayangkan setiap pagi melihat wajah nara saat bangun tidur, dimasakkan sarapan dan memeluk nya dari belakang, menghabiskan waktu dirumah bersama nara.


"Hahaha gila gue lama-lama"


"Tapi gue akan buat nara selalu sama gue, cuman gue yang boleh jadi pacar maupun suami nya nara nanti"

__ADS_1


Taehyung berkata sungguh-sungguh saat ini, sangat tidak rela jika melihat nara bersama pria lain selain dirinya, membayangkan nya saja sudah sesak bagaimana jika sungguhan? Tidak! Tidak boleh jika nara terlepas dari nya nara hanya miliknya, kekasih nya seorang, cintanya dan semesta nya.


__ADS_2