POSESIF | KIM TAEHYUNG

POSESIF | KIM TAEHYUNG
BAB 13


__ADS_3

Nara baru saja membuka matanya saat ini karna merasakan hari sudah mulai cerah, lalu beranjak dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi untuk bersiap ke sekolah mempersingkat waktu agar dia tidak telat nantinya.


Usai mempersiapkan diri dan mengecek buku-buku nya, Nara keluar dari kamarnya untuk pergi sarapan bersama kedua orang tua nya. Usai sarapan papa nya mengajak nya untuk segera berangkat ke sekolah dan saat didalam perjalanan papa nya pun bertanya.


"Taehyung gak jemput kamu hari ini?" Tanya papa nya


"Hm? Engga pa" lirih Nara


"Kenapa?"


"Nara juga gak tau, dari tadi malam Taehyung gak bisa dihubungi Nara jadi khawatir kalau kayak gini"


"Jangan khawatir, semoga saja semuanya bakal baik-baik aja ya nak"


"Iya pa..."


Tidak begitu lama akhirnya mereka sudah sampai di area sekolah Nara. Papa nya memperhatikan anak nya yang sejak tadi hanya diam sepertinya dia tidak menyadari bahwa saat ini sudah sampai di sekolah nya, lalu papa Nara tersenyum simpul mengarahkan tangannya untuk mengusap kepala Nara lembut.


"Sayang banget ya sama Taehyung hm?"


Nara langsung menatap papanya dengan intens lalu mengangguk pelan sambil berkata "iya pa.. Nara masih ngerasa khawatir"


"Berdoa saja semoga Taehyung tidak kenapa-napa ya? Sekarang masuk ke kelas terus belajar jangan lupa makan siang nanti, jangan sampai kamu sakit"


Nara hanya mengangguk kepala nya pelan setelah itu turun dari mobil dan melangkah kearah kelasnya. Nara melihat Jimin juga baru saja sampai pun segera menghampirinya berharap semoga pria itu memberikan informasi tentang kekasih nya.


"Jimin!" Panggil Nara


Jimin yang merasa namanya dipanggil pun akhirnya menoleh kearah Nara "iya, kenapa ra?"


"Taehyung gimana?" Tanya nya langsung


Jimin yang sudah tau Nara akan langsung bertanya tentang hal itu pun menghela nafas panjang lalu berkata "Maaf ya Ra gue gak tau keadaan nya Taehyung gimana, kemarin gue udah kerumah nya tapi sepi gak ada orang dirumah itu, pagi ini gue juga kesana tapi tetep aja gak ada Taehyung dirumah bahkan bunda dan nenek nya juga" jelas Jimin


Setelah mendengarkan penjelasan dari Jimin wajah gadis itu langsung murung padahal dia berharap bahwa Jimin akan mengetahui keadaan nya sekarang.


Nara kembali menatap kearah Jimin "Yaudah, makasih ya Jimin. Oh iya kalau ada kabar dari Taehyung tolong langsung kasih tau ke gue ya" Jimin hanya merespon dengan anggukan kepala.


Dengan melangkah pelan Nara memasuki kelasnya, sebelum duduk di tempatnya ia memandangi kursi disebelah nya yang seharusnya sekarang pria sang pemilik kursi tersebut sudah duduk disana.


Menghela nafas berat dan langsung duduk ditempat nya. Tak lama kemudian pun jam pelajaran sudah mulai guru-guru juga sudah memasuki setiap kelas, tetap saja Nara bahkan tidak berniat untuk mengikuti jam pelajaran sekarang.


Saat jam istirahat pun Nara hanya bisa berdiam diri di tempatnya, Jungkook yang melihatnya seperti itu merasa sangat prihatin lalu berniat menghampirinya dan duduk disebelahnya "Masih dipikirin banget?" Tanya nya


Nara hanya mengangguk sambil menunduk kan wajah nya "Jung..." Lirih nya pelan, lalu Jungkook hanya merespon berdeham.

__ADS_1


"Taehyung gakpapa kan?" Ucap Nara sambil menatap intens Jungkook


"Yah semoga aja, gue juga berharap semuanya baik-baik aja yang penting lo berdoa"


"Pasti.."


"Senyum dong, entar gue traktir makan bakso deh" canda Jungkook berniat menghibur sang sepupu nya ini.


"Gue gak mau.."


"Oh iya kemarin lo pengen ke time zone kan? Yaudh nanti kita kesana gimana?" Tawar nya


"Gue udah kesana waktu itu"


"Kok gak ngajak gue sih?"


"Sama Taehyung..."


"..."


Jungkook tidak tau lagi bagaimana harus membujuk gadis yang berada disebelahnya ini.


"Ini makan, kalau lo gak makan nanti sakit gimana?" Jungkook memberikan makanan yang memang sudah dibeli nya tadi di kantin.


Jungkook menghela nafas panjang, lalu melihat Jimin yang berada di sebrang meja ini menggeleng pelan berisyarat bahwa bujukan nya tidak berhasil. Keduanya pun hanya diam dalam pikiran mereka masing-masing.





Waktu sudah banyak berlalu dan sekolah pun sudah mulai bubar, murid-murid yang sudah pada buru-buru untuk pulang dan beristirahat. Nara merapikan barang nya lalu melangkah keluar kelas dengan wajah yang masih sama saja murung sejak tadi pagi.


Benar-benar sangat berat baginya hari ini, tidak ada yang bisa membuatnya semangat atau sebagainya. Jungkook tiba-tiba menghampirinya dan langsung menariknya kearah parkiran sekolah, lalu memakainya helm "Lo pulang bareng gue" tidak ada penolakan dari sang lawan bicaranya.


Saat diperjalanan pun Nara hanya diam dan menyandarkan kepalanya di bahu Jungkook seperti sudah tidak ada tenaga hari ini. Saat dilampu merah mereka berhenti dan menunggu waktu lampu berubah menjadi hijau.


"Kalau Taehyung balik nanti terus tiba-tiba dia punya cewek baru gimana ya Jung?" Tanya Nara


Jungkook tidak merespon apapun hanya menatap lurus ke depan, sebenarnya dia mendengar apa yang dikatakan Nara hanya saja dia tidak ingin menjawab pertanyaan yang menurutnya tidak masuk akal.


Bagaimana bisa pria seperti Taehyung yang sejak dulu tergila-gila pada seorang Park Nara menyukai perempuan lain selain dia? Melirik yang lain saja mungkin tidak akan pernah, Pemikiran perempuan benar-benar sangat konyol.


.

__ADS_1


.


.


...


Sudah beberapa hari ini pria yang bernama Kim Taehyung benar-benar menghilang seperti ditelan bumi, masih tidak ada yang tau bagaimana kondisi dan keluarga nya itu. Nara yang masih berstatus kekasih nya juga merasa prustasi dengan keadaan seperti ini.


Semua perempuan juga pasti tau rasanya bagaimana jika keadaan seperti ini, Nara menangis dan murung beberapa hari, semenjak Taehyung tidak ada rasanya tidak ada yang cerah dihidupnya benar-benar muram.


Sore ini Nara berjalan-jalan di taman dan mampir ke minimarket untuk membeli minuman saja sebentar, tapi saat dia membuka minumannya tiba-tiba saja ada seseorang yang menabraknya sampai minuman yang dibawa nya tumpah kebaju nya.


"Oh! Ya ampun aku minta maaf kak" seorang perempuan seperti nya dia masih duduk di sekolah menengah pertama, ia meminta maaf karna tidak sengaja menabraknya dan berniat untuk membersihkan baju nya yang terkena noda tapi, dengan cepat dicegah oleh Nara "Gakpapa kok, aku bisa bersihin sendiri"


"Ini kak pakai sapu tangan aku, bersih kok" ucap nya sambil memberikan sapu tangan yang berwarna biru tua.


Nara dengan perlahan menerima sapu tangan tersebut "Makasih ya" mendengar suara Nara yang berterimakasih kepadanya membuat dirinya tersenyum manis kearah Nara.


"Oh iya kak nama aku Aera, maaf sekali lagi ya kak" perempuan yang bernama Aera tersebut mengulurkan tangannya dan disambut hangat oleh Nara.


"Aku Nara, Park Nara" jawab Nara


"Seneng bisa kenalan sama kak Nara hehe" kekeh nya kecil


"Seneng kenapa?"


"Gak tau, mungkin karna kak Nara cantik hehe jadi nya aku seneng" Ucap Aera sambil memperlihatkan gigi nya kelincinya tersebut.


Ucapan nya barusan membuat Nara tertawa kecil, kalau saja Jungkook berada disini pasti dia merasa lega sekarang karna melihat kekasih teman sekaligus sepupu nya ini sudah merasa lebih baik karna seorang perempuan bernama Aera yang baru saja dikenal nya.


"Hmm.. sebagai permintaan maaf aku boleh gak kalau aku ajak kak Nara buat jalan-jalan disini sebentar? Terus nanti aku beliin es krim deh" tawar nya


"Kenapa aku?" Tanya Nara


"Karna aku gak ada temen ..."


"Yaudah, boleh kok"


"Beneran?" Tanya nya kembali, lalu Nara mengangguk kepalanya cepat.


"Yeyyyy!!"


Akhirnya ada yang menemani dan mereka merasa saling melengkapi kekosongan yang mereka rasakan saat ini, Nara juga sedikit merasa lega sekarang. Dia sangat senang bisa bertemu dengan Aera dan bersyukur karna telah dipertemukan oleh nya.


Ya walaupun dia masih memikirkan kekasih nya yang hilang entah kemana itu. Tapi sekarang dia ingin menyejukkan hati nya sebentar dengan teman baru nya.

__ADS_1


__ADS_2