
Sore ini Nara masih berada di sekolah karna menemani Taehyung yang sedang latihan bola basket, soal lengan nya yang patah sudah mulai sembuh dan dia tidak memakai gips lagi.
Sebelumnya Nara sudah memperingatkan kepada nya untuk tidak menggerakkan tangan nya terlalu lama takut bahwa terjadi sesuatu saja, tapi Taehyung bilang sudah tidak apa-apa dan akhirnya Nara menyerah membiarkan pria itu untuk berlatih basket saat ini.
Sejak tadi Nara hanya memperhatikan gerak gerik Taehyung yang menurut nya sangat lincah saat bermain basket, apalagi saat dribbling bola dan memasukkan nya kedalam jaring. Orang-orang benar bahwa Taehyung memiliki wajah yang sangat sempurna tidak heran banyak perempuan yang mengagumi dirinya.
Taehyung menghampiri Nara yang masih memperhatikan nya, ia berjalan sambil mengelap keringat yang bercucuran diawajah nya. Taehyung tersenyum senang bahwa Nara menyukai kharisma yang dimiliki nya.
"Belum puas ya liatin nya?" Bisik Taehyung
"Hah?" Nara terkejut saat menyadari Taehyung berbisik di depan wajah nya.
Taehyung terkekeh kecil dan mengacak-acak rambut Nara, lalu duduk tepat disebelah gadis itu Taehyung masih memandangi kekasih cantik milik nya. Nara juga menyadari jika pria ini sedang memperhatikan nya dan menjadi salah tingkah saat ini.
"Gemes banget, kenapa jadi salting gitu hm?" Ucap Taehyung
"E-engga! siapa juga yang salting" Elak Nara
Suara tertawa dari Taehyung terdengar kembali di telinga Nara, lalu diam sedang memikirkan sesuatu yang menurut nya akan lucu nantinya. Nara kembali menatap kearah pria yang duduk disebelah nya sambil fokus menatap mata hitam yang tajam itu dan Taehyung hanya menatap nya dengan bingung, apa yang terjadi pada gadis nya ini?.
"Kamu ngapain?" Tanya Taehyung dengan bingung.
"Dimata kamu ada aku," Ucap nya
Alisnya Taehyung terangkat sebelah pertanda bahwa dia masih sangat bingung akibat perkataan dari Nara.
"Liat deh, di mata aku juga ada kamu itu artinya kita fokus satu sama lain, kamu sayang aku begitu pun sebaliknya" Ucap Nara.
Taehyung seperti nya sudah tau kalau Nara berniat membuat Taehyung menjadi salah tingkah juga, tapi perkataan nya barusan malah membuat diri nya tertawa dan Nara menjadi kesal melihat nya.
Nara ingin beranjak dari tempat duduk nya, Taehyung melihat itu pun langsung menarik tangan Nara dan membuat nya duduk kembali disamping nya. Telapak tangannya yang lebar itu berada dikedua pipinya dan membuat tatapan mereka bertemu.
"Iya, aku cuman fokus sama kamu gak akan ada perempuan lain yang buat aku hilang kendali kyk aku ke kamu, sayang nya aku juga cuman kamu" Ucap Taehyung.
"Apasih!" Nara melepaskan tangan Taehyung dari pipi nya dan beranjak pergi dari kursi penonton.
Taehyung terkekeh kecil dan juga mengikuti langkah Nara, sebelum mengikuti Nara dia berpamitan kepada teman nya yang lain karna memang waktu jam pelatihan sudah selesai.
"Nara tunggu!" Teriak Taehyung.
"Lama banget,"
"Kenapa? Masih salting?"
"Bisa diem gak?" Cetus Nara.
Cup!
Suara kecupan manis terdengar, itu ulah nya Taehyung yang mengecup pipi Nara sekilas dan sukses membuat Nara terkejut, yah! walaupun bukan untuk pertama kali nya mereka melakukan hal seperti ini tapi tetap saja Nara masih terasa sangat malu. Kedua pipi Nara bahkan terlihat merah saat ini.
Nara melayangkan lengan nya untuk memukul bahu Taehyung sedikit keras membuat pria itu Meringis kesakitan, menatap nya dengan tajam dan mencubit pinggang pria itu dengan sedikit keras juga.
"Aduh! Kenapa jadi kasar gini pacar aku?" Ucap Taehyung sambil mengusap pinggang nya yang baru saja dicubit oleh Nara.
"Mau aku pukul lagi?" Tanya Nara.
Taehyung menggeleng cepat dan mengepout bibir nya dihadapan Nara, kekasih nya yang melihat itu pun merasa gemas sendiri sangat ingin mencubit pipinya yang menggembung seperti itu.
Mungkin, karna ia sudah tidak bisa menahan rasa gemas nya akhirnya dengan cepat mengecup bibir Taehyung sekilas dan langsung pergi meninggalkan kekasih nya yang sedang mematung ditempat. Taehyung memegang bibir nya dan masih hanya menatap lurus kedepan perlakuan Nara yang seperti ini lah yang ia sukai.
Setelah sadar dari lamunannya akhirnya ia pergi untuk menyusul Nara dia area parkiran sekolah berada, melihat Nara yang sudah menduduki tempat duduk di motornya menunggu sang pemilik untuk segera datang.
Taehyung sudah berada dihadapan Nara sekarang yang masih tidak ingin untuk berkontak mata dengan dirinya, Nara masih malu karna ulah nya sendiri tadi dan Taehyung hanya menahan senyumnya.
…
Mereka berdua mampir ke jajanan dipinggir jalan ,Taehyung yang meminta nya katanya sedang ingin saja. lalu Nara menunggu Taehyung di motor nya sedangkan, pria itu memesan nya.
Nara melihat seekor kucing lucu terlihat familiar dimata nya dan Nara dengan perlahan menghampiri kucing itu, bulu kucing itu sangatlah teba danl mata nya juga sangat unik. Sejak dulu Nara sangat ingin pelihara kucing atau hewan yang menurut nya sangat lucu, tapi papa nya tidak pernah memperbolehkan nya untuk memelihara hewan dirumah.
Lalu dengan lembut Nara mengusap bulu-bulu kucing itu, seperti nya kucing ini sangat terawat ia merasakan dari bulu nya ini. Pasti pemilik nya sedang mencari nya saat ini atensi Nara tertuju pada kalung yang di pakai pada kucing hitam itu dan langsung melihat nya dengan lebih jelas.
"Kitty?" Nama itu benar-benar sangat familiar ditelinga dan ingatan nya saat ini.
__ADS_1
Tiba-tiba tepukan pelan dibahu nya mengagetkan diri nya dan langsung berdiri melihat siapa pelaku nya, nafas nya kembali normal saat mengetahui bahwa Taehyung lah orang nya dan pria ini malah hanya menatap nya dengan bingung.
"Kamu kenapa kaget gitu?" Tanya Taehyung sambil membawa makanan yang ia pesan tadi.
"Aku kira siapa tadi makanya aku kaget tau!"
"Hehe maaf udah bikin kamu kaget sampe kayak gitu" Kekeh kecil Taehyung sambil menggaruk belakang telinga nya yang tidak gatal.
Taehyung menatap kucing yang berada didekat Nara dan hanya diam saja disana "Itu kucing nya lucu banget" Ucap nya.
"Iya kan? Tadi aku baru aja liat dia dan kayak nya aku pernah ketemu sebelumnya, soalnya familiar banget" Sahut Nara.
Lalu tidak lama dari itu ada seorang pria datang entah dari mana langsung menghampiri kucing hitam itu dan menggendong nya, Taehyung langsung kaget dan berusaha untuk memberhentikan nya saat ingin pergi.
"Itu kucing punya orang jangan main ambil sembarangan" tegur Taehyung.
"Tapi ini memang punya saya," jawab nya
"Buktinya?"
"Taehyung udah, itu memang punya dia aku inget" Sela Nara
"Oh! kamu perempuan yang temuin Kitty waktu itu kan?" Tanya nya saat sadar keberadaan Nara.
"Iya itu aku, kamu yang namanya Juno itu kan?" Tebak Nara.
"Hahaha nama aku Junho bukan Juno hahaha" kekeh nya.
Nara hanya mengangguk pelan sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal, Taehyung sejak tadi hanya memperhatikan mereka berdua dengan seksama. Bagaimana bisa Nara mengobrol dengan santai dengan pria lain dihadapannya. Sepertinya rasa posesif Taehyung sudah mulai kembali lagi sekarang.
Taehyung langsung menggenggam tangan Nara dengan erat dan berdiri disebelah nya sambil menatap tajam kearah pria yang bernama Junho tersebut. Pria itu melihat reaksi Taehyung yang seperti nya tidak menyukai diri nya.
"Sebagai tanda terimakasih boleh aku ajak kamu makan diluar?" Tanya Junho.
Taehyung langsung melotot dan melihat kearah Nara yang menatap diri nya juga, berani sekali pria ini mengajak kekasih nya untuk pergi bersama.
"Hmm.. kayak nya gak bisa deh maaf ya," ucap Nara dengan rasa tidak enak.
Junho pun berpamitan dengan Nara untuk pergi dari tempat itu dan membawa kucing nya yang bernama Kitty juga, padahal ia juga berharap bahwa kucing itu tidak memiliki pemilik agar bisa dipelihara oleh nya.
"Yaudah ayo pulang" dengan rasa yang masih sedikit kesal Taehyung mengajak Nara untuk segera pergi.
Nara pun hanya menurut dengan nya dan segera menaiki motor kesayangan milik nya, Nara hanya diam bukan berarti dia tidak tau bahwa sebenarnya Taehyung sedang kesal akibat pertemuan nya dengan Junho tadi.
Ya mau bagaimana lagi sifat posesif nya yang satu ini memang benar-benar tidak bisa dihilangkan dan Nara harus dengan sabar menghadapi nya.
…
Sudah beberapa menit yang lalu mereka berada dirumah, lebih tepat nya dirumah Nara dan sedang berada di kamar milik Nara juga. Sebelumnya, Nara sudah izin dengan papa nya agar Taehyung bisa masuk kekamar nya dengan syarat tidak melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan, semua orang juga pasti tau apa maksudnya itu.
Taehyung duduk dipinggir kasur milik Nara sedangkan Nara, duduk di atas paha Taehyung dan saling berhadapan. Mereka melakukan apapun kok jangan terlalu memikirkan itu tapi, tidak tau kelanjutannya haha.
Nara berusaha untuk membujuk pria ini untuk tidak kesal lagi, dengan jahil nya ia duduk dipangkuan Taehyung dan menatap nya dengan wajah sedih.
"Masih kesel ya, hm?" Ucap Nara.
"Sayang jangan aneh-aneh, kamu bisa aja mancing nafsu aku" Lirihnya.
"Mancing apa sih? Aku gak ngapa-ngapain Taehyung"
"Aku gak marah sama kamu,"
"Terus kenapa dari tadi diem aja?"
"Gak tau,"
"Tuh kan berarti kamu lagi kesel"
"Sayang,"
"Hm?"
"Jangan banyak gerak"
__ADS_1
"Kenapa?"
"Kegesek,"
"Hah?" Ucap Nara yang sebenarnya mengerti apa maksud perkataan dari Taehyung, lalu dengan secara sengaja ia makin menggerakkan pinggulnya diatas paha pria ini.
Hngg!
Suara lenguhan kecil keluar dari mulut Taehyung dan sukses membuat Nara tersenyum kecil, misi nya untuk menggoda Taehyung berhasil ternyata dia benar-benar mesum.
"Jangan main-main sama aku sayang, nanti kalau aku serius kamu malah takut" Ucap Taehyung dan dengan gerakan cepat menarik pinggang Nara untuk lebih dekat dengan tubuh nya.
Tubuh Nara seketika mematung, mata nya terlihat kaget dan menatap kedua mata Taehyung secara bergantian. Taehyung smrik bahwa aksinya membuat Nara terkejut dan sebenarnya dia sedikit merasakan detak jantung milik gadis nya.
"Punya kamu berisi juga kayak nya cukup ditangan aku," Ucap Taehyung sambil melirik payudara Nara yang memang menempel ditubuhnya.
"Taehyung lepas!" Nara berusaha untuk melepaskan tangan Taehyung yang berada di pinggang nya.
"Tadi kayak nya kamu nantangin aku"
"Engga, lepasin"
"Kalau aku gak mau, gimana?"
"Taehyung.."
Mereka berdua saling menatap satu sama lain, mata mereka hanya fokus di bibir yang berada dihadapan mereka dan Taehyung dengan perlahan mendekat kan diri nya dengan wajah Nara dalam hitungan detik bibir kedua nya bertemu dan saling *******. Awalnya Nara terkejut tapi lama kelamaan ia menjadi terbiasa dengan bibir kekasih nya dan akhirnya membalas setiap ******* yang diberikan oleh Taehyung.
Kedua tangan Taehyung yang masih berada di pinggang Nara dengan perlahan ia sedikit meremas nya dan membuat Nara sedikit mendesah kecil. Taehyung suka suara itu.
Suara decakan ciuman terdengar diseluruh ruangan ini, untung saja kamar Nara dan kedua orang tua nya memiliki jarak yang jauh dan tidak lupa Nara mengunci pintu nya, jadi mereka merasa aman sekarang.
Dan saat sudah merasa puas dengan bibir masing-masing mereka melepaskan ciuman itu, mata mereka kembali bertemu dan saling tersenyum manis.
"Ciuman ini yang paling enak menurut aku," ucap Taehyung.
"Mau lagi?" Tawar Nara dengan sedikit terkekeh kecil.
"Sayang nanti aku keluar kendali, kamu gak takut?"
"Engga, aku mau lagi" Ucap Nara dengan wajah memelas.
"Sayang.."
Nara dengan nekat mencium bibir Taehyung kembali dan ******* nya dengan sedikit kasar sekarang malah giliran Taehyung yang terkejut oleh sikap Nara saat ini, tapi dengan senang hati Taehyung membalas setiap ******* kasar yang diberikan Nara.
Remasan di pinggang Nara kembali lagi dilakukan oleh Taehyung, ******* kecil yang keluar dari mulut Nara kembali terdengar juga. Sepertinya hari ini akan menjadi hari yang paling indah dan akan selalu di ingat oleh Taehyung.
Tapi, di sela-sela Taehyung masih menikmati ciuman itu tiba-tiba saja Nara sengaja menggigit lidah Taehyung dengan sedikit kuat dan sukses membuat Taehyung merasakan kesakitan. Ciuman mereka pun langsung terlepas begitu saja.
Nara tertawa dengan keras saat melihat ekspresi wajah Taehyung yang lucu menurut nya, Taehyung menatap Nara kesal sambil memegang mulut nya yang masih dirasakan sakit itu.
Dengan cepat Taehyung beralih memegang pinggul Nara dan tersenyum smrik saat melihat Nara langsung berhenti tertawa, dengan perlahan Taehyung mengelus dengan gerakan melingkar di area pinggul nya.
"Kenapa berhenti ketawa, hm?" Suara berat Taehyung terdengar jelas di telinga Nara.
"Taehyung kamu ngapain?!"
"Gak ngapa-ngapain, kan aku cuman elus gak diremes kayak gini" setelah mengucapkan itu Taehyung meremas kecil pinggul nya Nara.
Arnghh!
Tepat sekali suara yang terdengar merdu di telinga Taehyung terdengar jelas, Taehyung tersenyum senang bahwa seperti nya ia menang saat ini. Nara sangat malu saat ini kenpa Taehyung sangat berani untuk melakukan hal seperti itu pada nya.
"Taehyung udah lepas!"
"Iya iya, sayang nanti kalau kita udah nikah boleh gak aku *****?"
"Apasih!"
Nara langsung turun dari pangkuan Taehyung, dengan cepat melayangkan tamparan kecil ke pipi Taehyung sepertinya Taehyung hari ini tidak sepenuhnya beruntung, tapi ia tetap merasa senang bahwa hari ini menurut nya memang benar-benar sangat indah.
Taehyung terkekeh pelan saat kembali membayangkan apa yang baru saja ia lakukan dengan Nara dan membayangkan kehidupan mereka saat sudah menjalin hubungan berumah tangga.
__ADS_1