POSESIF | KIM TAEHYUNG

POSESIF | KIM TAEHYUNG
BAB 26


__ADS_3

Nara baru saja selesai mempersiapkan diri nya untuk pergi ke sekolah, setiap pagi sebelum berangkat ia akan selalu memeriksa kembali buku-buku yang dibawa agar tidak ada satu pun yang tertinggal. Setelah dirasa selesai semuanya Nara keluar dari kamar nya dan menemui orang tua nya untuk sarapan bersama.


Mama Nara sedang mempersiapkan makanan di atas meja makan sedangkan papa nya, ia sedang membaca koran dan meminum segelas kopi hangat seperti biasanya.


"Udah selesai semuanya sayang?" Tanya sang mama.


"Beres ma," jawab Nara.


"Hari ini mau diantar papa atau sama Taehyung?" Tanya papa Nara.


"Sama Taehyung pa, bentar lagi orang nya juga udah mau.."


Ucapan Nara terpotong saat mendengar suara klakson motor yang berasal dari luar rumah nya, Nara langsung tersenyum senang dan langsung menyambut Taehyung dan mempersilahkan nya untuk masuk kedalam rumah.


Taehyung masuk kedalam rumah dan langsung memberi salam kepada kedua orang tua Taehyung, Nara memberi isyarat untuk duduk disebelahnya.


"Semuanya baik-baik aja sekarang kan Taehyung?" Tanya mama Nara.


"Iya tante, untungnya sekarang sudah berjalan dengan baik" balas Taehyung dengan sopan.


"Syukur lah" ucap mama Nara.


"Kamu kalau ada masalah bisa minta tolong sama om, gak perlu sungkan-sungkan ya" Ucap papa Nara


"Iya makasih banyak om," Jawab Taehyung tersenyum simpul.


Syukurlah semua orang menyayangi Taehyung dengan tulus, Taehyung bahagia dengan kehidupannya sekarang dan merasa tidak sendirian dalam hidupnya karena memiliki teman, bunda, Aera, keluarga Nara dan tentu saja Nara termasuk didalamnya.


Beberapa manusia pasti tidak akan bisa jika hidup dengan kesendirian dan beberapa juga merasa sangat nyaman dalam kesendirian, tergantung dari sifat dan kepribadian masing-masing dari setiap orang.


Tapi, cobalah untuk membuka diri agar kamu juga bisa merasakan jika hidup manusia tidak saling membutuhkan dan ingat jangan terlalu banyak untuk memberikan harapan kepada orang lain karena berharap pada sesama manusia juga tidak baik untuk perasaan diri sendiri.



Nara dan Taehyung baru saja sampai di area sekolah dengan selamat, mereka saling bergandengan tangan menuju kelas. Banyak pasang mata yang tertuju pada Nara dan Taehyung pasti nya banyak yang tidak suka dengan hubungan mereka dan ada beberapa yang mendukung nya.


Nara merasa lega karena tidak ada satupun dari mereka yang melukai dirinya seperti yang ada di dalam pikiran nya setiap saat, Taehyung juga selalu mengingatkan dirinya untuk jangan terlalu takut karena dia akan selalu berada disisi nya.


Setelah memasuki kelas mereka disambut oleh Jimin yang langsung berteriak kepada Taehyung untuk mengajak nya bermain game, tentu saja sudah tidak heran dengan kelakuan Jimin seperti ini. Mereka memang sudah sering bermain game begitu juga dengan Jungkook dan teman-teman nya yang lain.


Tangan kiri Taehyung menggenggam tangan kanan Nara dengan erat, lalu ia melanjutkan bermain game dengan posisi tangannya masih menggenggam erat jari jemari mungil Nara. Dia dan teman-temannya sangatlah berisik ketika sudah bermain tapi, Nara membiarkan nya dan hanya mendengarkan musik melalui headset yang tersambung pada handphone nya.


Taehyung memperhatikan Nara dari sorot ujung matanya, ia tersenyum simpul sampai bahkan tidak terlihat oleh siapapun. Taehyung sangat senang ketika melihat Nara tidak melawan sama sekali jika diperlakukan seperti ini oleh nya.


"Taehyung bodoh! jangan pacaran dulu kita jadi nya kalah kan!" Omel Jimin.


"Eh sorry gue lupa hehe," Taehyung terkekeh kecil sambil menggaruk kepalanya.


"Dasar bucin"


"Biarin! Daripada lo? Jomblo terus"


"Gue emang gak ada pasangan tapi banyak yang suka wlee" ucap Jimin yang menjulurkan lidahnya dihadapan Taehyung.


"Halah, tapi gak ada yang pasti" balas Taehyung.


Jimin hanya menatap sinis Taehyung, rasanya ia ingin sekali mencekik Taehyung dengan sangat kuat tapi sadar bahwa dia adalah teman dekatnya sejak kecil. Taehyung dan Jungkook tertawa melihat ekspresi wajah Jimin yang masih saja kesal.


Saat ingin melanjutkan permainan mereka tadi, ternyata guru sudah masuk ke dalam kelas mereka dengan cepat teman-teman sekelas nya langsung duduk dengan tertib di kursi masing-masing.

__ADS_1



Taehyung bilang jika jam istirahat ia ingin ke perpustakaan, Nara yang mendengar nya tentu saja langsung heran. Kenapa tiba-tiba pria seperti Taehyung yang ia kenal tidak pernah ingin ke perpustakaan sekarang malah ingin? Entahlah Nara hanya mengiyakan ucapan nya saja.


Taehyung sejak tadi tidak kembali ke meja membaca, masih berlanjut mencari buku-buku yang Nara tidak mengerti sebenarnya ia kenapa tiba-tiba jadi ingin belajar di perpustakaan malah.


"Kamu sebenarnya kenapa tiba-tiba mau kepustakaan sih?" Tanya Nara bingung.


"Aku lagi cari buku yang seru, oh iya bekal kamu dimakan aja langsung disini" jawab Taehyung dengan santai.


"Kamu mau juga gak? Aku suapin ya"


"Makasih sayang,"


"Iyaa,"


Benar saja selama Taehyung membaca buku, Nara menyuapi Taehyung dengan perlahan dan Taehyung menerima dengan senang hati. Buku yang diambil Taehyung hampir semuanya tentang nove, Nara hanya menggeleng kan kepalanya sebentar.


Lalu saat mereka asik sendiri tiba-tiba datang satu perempuan yang langsung duduk di hadapan mereka dia hanya menatap Taehyung dengan senyuman manis yang dibuat-buat olehnya. Nara yang melihat itu hanya menatap nya dengan sedikit risih, Taehyung tidak melihatnya karena dia benar-benar fokus membaca.


Perempuan itu mengarahkan botol minuman soda ke arah Taehyung, seperti nya memang diberikan nya. Taehyung menyadari pergerakan perempuan tersebut dan hanya menatap nya bingung.


"Buat kak Taehyung hehe" ucapnya sambil tersenyum manis.


"Kenapa?" Tanya Taehyung.


"Gakpapa, aku cuman berniat baik ngasih minuman buat kak Taehyung"


"Oh gitu ya, makasih"


"Sama-sama kak Taehyung.."


"Ini minum sayang, makan nya pelan-pelan jadi tersedak kan" Taehyung langsung memberikan minuman soda yang diberi perempuan tak dikenal itu pada Nara.


"Makasih sayang," ucap Nara.


"Hm?" Bingung Taehyung saat mendengar panggilan dari Nara untuk nya.


Nara langsung melirik kearah perempuan tersebut dan benar saja kalau dia langsung menatap Nara dengan rasa tidak suka nya.


"Oh iya kak Taehyung kenalin namaku Yoora," ucap nya.


"Iya" balas Taehyung singkat.


Mendengar ucapan singkat dari Taehyung mrmbuat Nara menahan tawa nya dan perempuan itu melihat Nara semakin tidak suka, perempuan bernama Yoora tersebut langsung beranjak dari duduknya dan berpindah menjadi duduk di sebelah kiri Taehyung.


"Kak Taehyung lagi baca apa?" Tanya nya.


"Ini makan dulu," ucap Nara.


"Udah ya? Aku udah kenyang" Taehyung memohon dengan wajah imut.


"Satu suap lagi"


"Iya deh," pasrah nya.


Taehyung menerima suapan terakhir nya dari Nara dan langsung mengecup bibir Nara sekilas, Nara yang diperlakukan seperti itu tentu saja langsung terkejut tapi ia melihat ke arah perempuan yang berada di sebelah kiri Taehyung langsung meledek nya. Perempuan itu pun langsung pergi meninggalkan mereka berdua dan tetap Taehyung tidak peduli. Nara senang akhirnya hama itu menghilang.


"Kamu kalau cemburu bilang," ucap Taehyung yang masih fokus membaca.

__ADS_1


"Hah?"


"Kamu cemburu kan? Makanya tadi panggil aku pake sayang" Taehyung menatap Nara dengan wajah menyelidiki.


"Ya terus kenapa kalau aku cemburu? Gak boleh cemburu sama pacar sendiri ha?" Ucap Nara kesal


"Boleh sayang, kamu lucu kalau lagi cemburu haha"


"Diem deh," Nara membereskan bekalnya yang masih berserakan di meja.


Taehyung memperhatikan setiap gerak gerik tubuh Nara. Kenapa gadis satu sini sangatlah lucu, pikirnya.


Pria itu pun menarik pinggang Nara mendekat dengan tubuhnya dan langsung mencium setiap inci dari wajah Nara. Dengan rasa gemas nya ia menggesekkan hidungnya ke hidung gadisnya. Mereka berdua hanya tertawa kecil karena masih berada di dalam perpustakaan dilarang berisik.


"Aku udah siap bacanya, mau langsung ke kelas aja?" Tanya nya


"Iya langsung ke kelas aja ya," balas Nara.


"Sebentar ya, aku taruh bukunya dulu"


"Oke"


Setelah Taehyung meletakkan kembali buku-buku yang tadi diambil nya, mereka berdua langsung kembali ke kelas. Sudah ada beberapa teman kelas nya yang kembali dari kantin, termasuk Jimin dan Jungkook di dalam nya.


Taehyung duduk di tempat duduk nya sambil menghadap ke arah Jimin yang asik bermain game, menepuk pelan kepalanya sambil tertawa kecil. Tentu saja Jimin langsung emosi dan memukul lengan Taehyung sedikit keras. Lalu Jimin pun kembali bermain game nya.


"Jim, lo tau gak sih cewek yang namanya Yoora adik tingkat kita"


"Tau, dia kan terkenal karena punya mantan hampir satu sekolah"


"Oh gitu ya,"


"Kenapa kamu tanya-tanya soal dia ke Jimin? Kamu suka sama itu cewek?" Kesal Nara kepada Taehyung.


"Nah loh?" Jimin bingung dengan mereka berdua dan langsung mengalihkan perhatiannya.


"Hmm… suka gak ya?"


"Taehyung!"


"Tapi, cantik kan dia?" Ucap Taehyung jail.


"Taehyung! Nyebelin banget!" Nara memukul Taehyung berkali-kali.


"Hahahaha iya iya ampun sayang, ini sakit" rintih Taehyung.


Nara berhenti memukul Taehyung dan masih menatap pria itu dengan tajam, mempunyai kesempatan Taehyung langsung memeluk Nara dengan erat dan menahan senyumnya.


"Kamu yang paling cantik di mata aku, semua orang juga tau itu. Nara nya Taehyung selalu ada disini yang paling utama" Taehyung mengarahkan tangan Nara tepat di dadanya.


"Males banget sama kamu tau gak?!"


"Hehe maaf, aku cuman bercanda"


"Terserah"


Cup!


Taehyung mengecup pipi Nara sekilas, membuat Nara langsung menahan senyumnya. Mereka berdua berpelukan kembali. Jimin dan Jungkook yang berada di belakang mereka sejak tadi hanya memperhatikan dan memutar bola mata dengan malas.

__ADS_1


__ADS_2