POSESIF | KIM TAEHYUNG

POSESIF | KIM TAEHYUNG
BAB 17


__ADS_3

Jungkook benar-benar menepati janji nya ia mengajak Nara untuk keluar rumah setelah ia pulang sekolah beberapa waktu lalu, sebelum keluar ia meminta izin kepada orang tua Nara untuk mengajak nya jalan-jalan keluar sebentar dan mereka pun langsung mengizinkan nya.


Pria itu membawa nya ke sebuah aquarium raksasa dan kita bisa melihat banyak hewan laut yang berenang didalam sana, sangat indah rasanya seperti berenang didasar laut. Nara melihat dengan kagum sekeliling nya ia suka pemandangan seperti ini, banyak sekali jenis ikan dan terumbu karang yang indah ia juga sedikit terkejut saat tiba-tiba saja satu ekor hiu yang menurutnya lumayan besar berada dihadapan nya setelah itu ia kembali tertawa dengan Jungkook.


Melangkah dengan perlahan sambil masih mengagumi tempat ini benar-benar sangat luar biasa. Oh dan lihat! Ada beberapa orang yang berada didalam sana memakai baju renang dan juga alat oksigen.


"Lo mau liat mermaid gak ra?" Tanya jungkook


"Ih mana ada yang namanya mermaid Jung," balas Nara.


"Ada, tuh liat" Jungkook mengarahkan jari telunjuk nya kearah dua wanita yang berada disebelah perenang tadi, dua wanita itu memiliki ekor masing-masing dan Nara tentu saja terkejut saat melihat nya.


Saat melihat wajah terkejut Nara, Jungkook langsung tertawa sangat keras sampai ada beberapa orang yang melihat kearah mereka Nara juga langsung mengalihkan perhatian nya kearah Jungkook yang masih tertawa itu.


"Kenapa ketawa?" Tanya Nara yang bingung akan sikap sepupu nya itu.


"Lo pura-pura bego atau gimana sih ra? Itu cuman ekor palsu hahaha" ucap Jungkook dan kembali tertawa.


Raut wajah Nara mulai murung ia sedang kesal akibat perkataan nya, ia juga mengakui diri nya sendiri jika ia bodoh. Bagaimana bisa ia termakan omongan yang memang tidak masuk akal dari awal. Nara memukul lengan Jungkook dengan keras lalu melangkah meninggal pria itu yang sedang mengusap lengan nya. Walaupun Nara terlihat memukul nya secara pelan tapi itu mampu membuat Jungkook meringis kesakitan.


"Nara tunggu!" Panggil Jungkook yang mengikuti langkah Nara.


Nara dan Jungkook masih melanjutkan perjalanan menyusuri jalanan yang penuh dengan pemandangan dasar laut yang indah, mereka selalu tertawa saat menemukan beberapa yang lucu seperti bintang laut yang Jungkook bilang terlihat seperti Patrick star dan melihat kepiting seperti Tuan Crab.


"Rumah nanas nya SpongeBob dimana ya ra?" Tanya Jungkook


"Lo kira ini bikini bottom?" Balas Nara.


Setelah selesai mereka pergi keluar lagi untuk mencari makanan, Jungkook bilang perut nya sudah terasa sangat lapar cacing-cacing diperutnya harus diberi makan segera kalau tidak daging nya yang akan dimakan nya, lelucon lucu tersebut sukses membuat Nara tertawa.


Mereka berhenti didepan rumah makan yang terbilang enak disini, kedua memasuki rumah makan tersebut lalu satu pelayan wanita menghampirinya untuk menuliskan pesanan kedua nya. Setelah selesai kedua nya hanya terdiam dengan pikiran masing-masing.


"Lo seneng gak ra?" Tiba-tiba saja Jungkook bertanya pada Nara.


"Seneng banget! Makasih ya Jung" jawab Nara antusias


Jungkook manatap intens Nara, dengan gerakan tiba-tiba lengan Jungkook mengarah ke kepala Nara dan mengelus nya pelan lalu berkata "jangan sedih terus," ucap Jungkook dengan hangat.


"Iya, maaf udah ngerepotin lo" lirih Nara


"Lo lupa gue siapa? Kayak orang asing aja bilang begitu" ia pun menurunkan lengan nya.


"Ih engga gitu, maaf.."


"Lo beneran bakal nungguin dia?"


"Hm! Gue yakin Taehyung gak gitu mungkin gue cuman salah paham aja" jelas Nara.


"Kalau itu beneran, jangan tahan gue buat tonjok mukanya" ucap Jungkook dengan tegas.


"Jung.."


.


.


.

__ADS_1


Sudah beberapa hari ini Aera dan Nara tidak pernah bertemu, lebih tepat nya Nara yang menghindari Aera sekedar membalas pesan nya saja tidak. Tidak tau rasanya benar-benar tidak nyaman ketika melihat pesan yang tertera didalam sana.


Jam pulang sekolah sudah lewat dari beberapa menit yang lalu, Nara baru saja ingin keluar dari kelas nya tapi lengan kanan nya ditahan oleh Jungkook


"Mau pulang sama gue?" Tanya nya


"Engga deh Jung, gue mau jalan-jalan sebentar gakpapa kan?" Tolak Nara dengan lembut.


"Tapi kalau ada apa-apa lagi sama lo gimana?"


"Nanti gue langsung telpon lo, janji!" Ucap Nara sambil menatap Jungkook dengan menunjukkan wajah imut nya.


Jungkook menghela nafas nya pelan lalu langsung menganggukan kepala berartikan bahwa ia mengizinkan Nara untuk pergi sendirian. Jungkook langsung melangkah pergi meninggal Nara sendiri.


Nara melanjutkan langkah untuk keluar dari area sekolah, tiba-tiba saja perempuan yang selama ini ia sengaja hindari muncul di hadapan nya iya dia Aera. Perempuan yang membuat nya berfikir an negatif akan kekasih nya.


"Kak Nara!" Panggil Aera


"Aera ngapain disini?" Tanya Nara dengan rasa bingung.


"Aera mau ketemu kak Nara, udah berapa hari ya kita gak ketemu? Aera kangen kak Nara hehe" jelas nya


"Ooh gitu ya," ucap Nara canggung.


"Kenapa pesan Aera gak pernah kak Nara jawab?"


"Maaf ya soalnya sekarang kakak jarang pegang handphone" Nara berbohong karna takut menyinggung nya.


"Gitu ya.. gakpapa kak yang penting sekarang Aera udah ketemu kak Nara" seru Aera.


"Aera gak tau kenapa rasanya kak Nara sengaja hindari Aera, tapi kalau itu beneran maafin Aera ya kalau Aera ada salah sama kak Nara. Aera sayang sama kak Nara" ucap Aera yang masih memeluk Nara dengan erat.


Pengakuan dari Aera membuat Nara merasa terkejut perasaan nya mulai tidak enak, sepertinya memang perlakuan nya kepada Aera salah dan sepertinya Aera tidak tau apapun akan masalah nya dengan Taehyung ia tidak salah sepenuhnya, seharusnya Nara tidak boleh bersikap seperti ini pada nya.


"Aera maaf.."


"Kenapa kak Nara malah minta maaf?" Tanya nya setelah melepaskan pelukan nya.


"Gakpapa yang penting kakak minta maaf ya"


"Hmm.. Aera bakal maafin tapi dengan satu syarat,"


"Apa?"


"Makan bareng sama Aera ya kak" pinta Aera


"Iya boleh,"


"Okey let's go!"


Usai mendengar yang dikatakan Nara bahwa dia menerima syarat dari Aera mereka langsung pergi sebuah rumah makan cepat saji yang tidak lumayan ramai, mereka memesan makanan dan minuman yang ingin mereka coba.


Sambil menunggu pesanan tiba, mereka meluang kan waktu untuk saling bercerita kembali suara Aera terdengar sangat semangat ketika berbicara. Namun tiba-tiba saja handphone yang berada didekat Aera berbunyi tanda bahwa seseorang menelponnya berulang kali.


"Kenapa gak diangkat Aera?" Tanya Nara penasaran.


"Ih gak mau, nanti kalau Aera angkat malah langsung disuruh pulang" ucap nya sedih.

__ADS_1


"Angkat dulu, takutnya dia khawatir ra"


"Iya kak"


Dengan malas Aera mengangkat telpon tersebut lalu terlihat wajah nya begitu kesal saat berbicara dengan orang yang berada di sana.


"Kenapa?" Tanya Nara setelah melihat telpon nya dimatikan secara sepihak oleh Aera.


"Abang aku bikin kesel kak, masa Aera disuruh pulang," ucap nya yang masih merasa kesal.


"Mungkin abang kamu takut Aera kenapa-napa, mau pulang sekarang?"


"Gak usah kak, biarin aja dia"


"Aera.."


"Gakpapa kok kak, kita makan aja ya"


Mereka melanjutkan makanan yang sudah diantarkan sebelum nya oleh pelayan.


Saat makanan mereka sudah mulai habis, tiba-tiba saja datang seorang pria dari arah belakang Nara yang membuat nya langsung terkejut bukan main, pria yang selalu ia nanti akan kehadiran nya tiba-tiba saja muncul dihadapannya saat ini.


"Aera! Udah Abang bilang pulang, kemana gak pernah dengerin omongan Abang?" Omel pria tersebut kepada Aera, sepertinya ia belum menyadari bahwa Nara berada dihadapannya.


Sedangkan Nara, ia masih terdiam dikursi nya masih sambil menatap kearah pria itu. Ia juga menatap kearah lengan kiri nya yang dilapisi dengan gips. Lalu saat menyadari seseorang berada dihadapannya nya pria tersebut pun langsung menoleh reaksinya juga sama dengan Nara Sebelum nya. Pada akhirnya mereka berdua saling menatap satu sama lain.


"Udah aku bilang jangan kesini!" Suara Aera membuat kedua nya mengalihkan pandangan masing-masing.


"Kalau kenapa-napa gimana? Udah Abang bilang kalau pulang sekolah itu langsung pulang kerumah" ucap Taehyung dengan tegas.


"Abang?" Suara Nara akhirnya menghentikan perdebatan diantara keduanya.


"Iya kak, ini Abang Aera yang sering Aera ceritain ke kak Nara," seru Aera.


Keduanya pun saling menatap satu sama lain, sangat terlihat bahwa kedua nya sama-sama saling merindukan. Nara menyadari satu hal bahwa tubuh pria itu menjadi lebih kurus, apakah ia tidak makan dengan baik? Bagaimana dengan lengan nya itu? Apa yang telah terjadi.


"Kamu gak pernah bilang kalau punya adik?" Tanya Nara dengan hati-hati kepada Taehyung yang masih berstatus sebagai kekasih nya.


"Nara, maaf.." lirih Taehyung.


"Loh loh kalian saling kenal?" Ucap Aera


"Iya, Nara pacar Abang" ucap Taehyung.


"Pacar yang kak Nara bilang gak pernah kasih kabar terus tiba-tiba hilang itu?" Tanya Aera kepada Nara.


"Maafin aku ra" pinta Taehyung kembali.


"Kakak pulang dulu ya soalnya udah dijemput, dah Aera makasih buat makanan nya" ucap Nara terburu-buru untuk meninggalkan tempat itu.


"Nara tunggu!" Teriak Taehyung sambil berusaha mengajar langkah Nara .


Nara tidak ingin berlama-lama disana takut hati nya tidak kuat untuk bertemu pria itu sekarang, takut bahwa ia akan langsung menangis tersedu-sedu. Saat Nara baru saja keluar dari rumah makan itu Jungkook tiba-tiba saja muncul dihadapannya dengan cepat Nara menghampiri dirinya dan langsung memeluk erat tubuh Jungkook sambil menangis ia tidak kuat untuk menahan nya.


"Gakpapa gue disini ra," ucap Jungkook secara lembut lalu mengusap punggungnya Nara.


Taehyung melihat itu dimana Nara menangis di dalam pelukan Jungkook, ia sangat lah merasa bersalah telah membuat gadis cantik nya menangis seperti itu. Bagaimana hari-hari sebelumnya ketika dia menghilang begitu saja tanpa kabar sekali pun, Taehyung membodohi diri nya sendiri saat ini lalu dengan langkah perlahan ia mulai menjauhi kedua orang tersebut.

__ADS_1


__ADS_2