
Nara membawa Aera ke halaman belakang rumah, ia masih dalam posisi memeluk erat tubuh gadis kecil itu. Aera menangis tersedu-sedu di dalam pelukan Nara banyak air mata yang sudah ia pendam sejak dulu sedangkan Taehyung dan Nara baru mengetahui kebenaran tersebut langsung dari nya.
Memberikan waktu untuk Aera agar sedikit tenang, sampai pada akhirnya mereka berdua saling terdiam dengan masih dalam posisi berpelukan. Nara menepuk punggung Aera perlahan, lalu Aera melepaskan pelukan nya dan menatap Nara dengan sendu.
Nara menghapus sisa air mata yang masih menempel di pipi Aera dengan ibu jari nya, "udah mendingan sekarang?" Tanya Nara.
"Udah kak, makasih ya udah nemenin Aera disini" lirih Aera
"Sekarang kamu bisa cerita apapun yang mau kamu ceritain ke kakak," sahut Nara.
Aera menunduk kan kepalanya dan memainkan jari jemari nya, sepertinya ia gugup untuk menceritakan nya kembali padahal Nara sangat ingin mendengarkan keluh kesah dari nya bagaimana gadis ini melewati banyak cobaan selama ini.
Aera menghela nafas nya panjang, lalu dengan gugup ia kembali menatap Nara dengan sendu "yang aku bilang tadi soal dilecehkan itu bener, tapi untungnya aku bisa lari dari kejadian malam itu" Ucap Aera.
"Waktu aku baru pulang sekolah setikar jam tiga sore, aku masuk rumah tapi ternyata aku liat mama aku udah banyak luka lembam di wajah dan badannya. Aku mau nolongin mama tapi aku terlambat, orang jahat itu udah bunuh mama Aera duluan kak. Orang tua itu udah buat mama aku meninggal..bahkan didepan mata aku langsung," lanjut Aera dan kembali menangis. Tubuh Aera bergetar hebat dan Nara langsung memeluk nya dengan erat.
"Sstt, kakak disini sama Aera, banyak yang sayang sama Aera sekarang termasuk bunda sama abang Taehyung. Kalau kamu gak bisa cerita ke mereka karna ngerasa gak enak, kamu bisa datang ke kakak kapan pun untuk berbagi keluh kesah kamu" Jelas Nara.
"Kak Nara baik banget, makasih banyak karena udah datang ke kehidupan Aera, mulai sekarang aku punya kak Nara" Ucap Aera sambil tersenyum manis kearah Nara.
"Sekarang, kamu ngobrol sama abang Taehyung dan saling minta maaf ya gak boleh bertengkar lagi kayak tadi,"
"Iya kak Nara, maafin Aera ya," lirih Aera.
"Gakpapa, bentar aku ngomong sama abang Taehyung dulu ya kamu tunggu sebentar disini"
"Iya kak,"
Nara beranjak meninggalkan Aera sendiri untuk mencari keberadaan Taehyung, ternyata pria itu masih didapur duduk di kursi meja makan sambil termenung. Nara melihat wajah Taehyung seperti khawatir lalu menghampiri sang kekasih dengan perlahan.
"Aera udah berhenti nangis,"
"Dia gak papa kan?" Tanya Taehyung saat menyadari kehadiran Nara.
"Gakpapa, aku cuman mau kamu sama Aera sekarang ngobrol supaya gak ada pertengkaran lagi di antara kalian, saling cerita satu sama lain supaya ngerti sama kondisi masing-masing diantara kalian" Ucap Nara sambil mengelus bahu Taehyung.
Taehyung mengangguk pelan lalu beranjak dari duduknya dan mengecup kening Nara dengan hangat, setelah itu dia pergi menuju dimana Aera berada saat ini.
Pria itu melihat seorang gadis kecil sedang duduk termenung di sana, entah apa yang berada di dalam isi kepalanya yang pasti itu sangatlah mengganggu. Taehyung mendekati Aera perlahan dan duduk disebelah nya sambil menatap lurus kedepan. Suasana menjadi hening selama beberapa menit sampai Taehyung duluan yang berniat membuka suara.
__ADS_1
"Maafin abang," lirih Taehyung.
"Maafin Aera juga karena kurang paham sama kondisi abang" balas Aera.
"Kenapa kamu gak jujur dari awal sama abang?"
"Maaf bang," Aera menunduk dan tidak berani untuk menatap Taehyung lebih lama, takut air mata nya akan kembali membendung.
Taehyung hanya menghela nafas berat, lalu dengan perlahan ia mendekati Aera dan memeluk nya bagaimana pun juga sekarang Aera akan menjadi adik nya. Posisi nya sekarang akan melindungi bunda dan juga Aera dari masalah apapun itu tanggung jawabnya mulai saat ini.
"Udah ngerasa lebih baik?"
"Udah bang, sekarang kan Aera udah punya kak Nara hehe"
"Loh? lagian kak Nara kan punya abang"
"Ih! Punya Aera juga tau!"
"Engga! Cuman punya abang wlee"
Taehyung menjulurkan lidahnya dihadapan Aera dan langsung berlari meninggalkan gadis itu sendirian, Aera yang merasa kesal akhirnya mengejar Taehyung dengan berlari cepat. Melihat Nara dan bunda yang sedang duduk diruang tamu pun berlari cepat untuk menghampiri Nara dan duduk dikedua sisi nya.
"Aduh! Kalian ini kenapa?" Tanya Nara bingung.
"Kak Nara punya aku tau!" Ucap Aera.
"Engga! Pacar Nara kan abang" Sahut Taehyung.
"Ih! Pokoknya kak Nara punya Aera!" Ucap Aera kesal.
Nara ditarik ke kanan dan ke kiri, kelakuan mereka membuat Nara menjadi pusing dan tidak ada satupun diantara mereka yang mau mengalah.
"Udah! Stop!" Teriak Nara tegas.
Mereka pun langsung terdiam dan melepaskan pelukan nya, Nara menatap tajam Aera dan beralih menatap Taehyung sama tajam nya.
"Kak Nara, kak Nara lebih sayang Aera atau abang Taehyung?" Tanya Aera.
"Pastinya lebih sayang abang lah" Ucap Taehyung dengan percaya diri.
__ADS_1
"Lebih sayang sama bunda," Nara menghampiri bunda yang hanya duduk diam memperhatikan mereka sejak tadi dan duduk disebelah bunda sambil memeluk nya.
Nara dan bunda tertawa melihat ekspresi wajah Taehyung dan juga Aera, mereka berdua memasang wajah sedih. Itu sangatlah lucu
Akhirnya Nara menghampiri Aera dan memeluk nya dari samping, "kakak sayang sama Aera juga kok, jangan ngerasa sendiri mulai sekarang ya" ucap Nara.
"Aku gimana?" Tanya Taehyung.
"Aku sayang kamu cuman bohong tau," gurau Nara.
"Sayang…"
"Hahaha kak Nara gak sayang abang wlee" ledek Aera.
"Kamu beneran gak sayang sama aku?"
"Engga,"
"Aku tau bohong kamu kan, pastinya kamu sayang banget sama aku"
"Kata siapa?"
"Waktu aku gak ada kabar, siapa yang nangis-nangis nyariin aku hm?" Ledek Taehyung.
"Itu kan.."
"Apa hm?"
"Apasih!"
"Haha lucu banget, sini peluk aku juga" Taehyung menarik pelan tangan Nara untuk dekat dengan nya.
"Gak mau," Ucap Nara dan melepaskan genggaman tangan Taehyung.
"Kamu peluk bunda sama Aera, masa aku gak dapet giliran sih?" Rengek Taehyung.
"Biarin wle,"
Taehyung yang kesal pun langsung menggelitik Nara dan membuat nya kegelian, mereka semua tertawa karna melihat interaksi kedua pasangan remaja ini. Nara meminta Taehyung berhenti karena perut nya sudah sedikit keram akibat terlalu banyak tertawa. Akhirnya Taehyung berhenti menggelitik Nara dan langsung memeluk gadis itu dengan sangat erat. Bunda tersenyum hangat melihat anak-anak nya kembali tersenyum cerah saat ini.
__ADS_1