
Suara gelak tawa terdengar keras dari kedua perempuan yang sedang bercerita tersebut tentu nya Nara dan Aera yang baru beberapa saat berkenalan, tidak disangka mereka benar-benar cepat akrab.
Aera sejak tadi selalu menghibur Nara dengan berbagai banyak cerita aneh dan konyol itu mampu membuat seorang Park Nara tertawa kencang, Menurut Nara Aera adalah anak yang paling lucu yang pernah ia temui.
"Ngomong-ngomong dari tadi aku liat kayak nya kak Nara lagi ada masalah ya? Maaf kalau kakak gak nyaman sama pertanyaan aku" Ucap Aera dengan hati-hati
"Gakpapa kok lagian aku gak masalah, gimana ya bilang nya.."
"Gakpapa sih kalau kak Nara gak bisa cerita,aku maklumin kok hehe" Aera memperlihatkan gigi kelinci nya kembali, terlihat imut
"Itu.. aku kepikiran sama pacar ku"
"Kenapa sama pacar nya kak Nara?" Tanya nya penasaran
"Pacar kakak udah lama gak keliatan, bahkan dihubungi gak bisa kakak takut nya dia kenapa-napa" lirih Nara sambil memainkan jari nya
Aera diam terlihat memikirkan sesuatu untuk membantu meringankan beban pikiran Nara, Aera mengeluarkan sesuatu dari saku nya sepertinya itu gantungan kunci?
"Ini buat kakak" Aera memberikan gantungan kunci yang berbentuk beruang coklat yang lucu kepada Nara.
Nara merasa terkejut ketika Aera memberikan barang miliknya kepada orang lain dan baru saja ia kenal beberapa saat yang lalu. Sangat polos dan baik, pikir Nara
"Tapi ini kan punya kamu"
"Gakpapa kak, ini yang kasih Abang aku. Dia bilang kalau Aera merasa khawatir atau takut Aera harus pegang ini dan berdoa setelah itu semua nya akan baik-baik aja, terus ternyata beneran waktu Aera coba" jelas Aera
"Ini Abang kamu yang kasih masa kamu kasih ke kakak?"
"Ambil aja yang ini, nanti Aera bisa bilang ke Abang aku dia orang nya baik kok kak, tapi kadang juga bikin Aera kesel"
"Hahaha yaudah gakpapa nih kakak ambil?" Dengan perlahan Nara menerima pemberian dari Aera.
"Jangan sampai hilang ya kak"
"Oke"
"Oh iya, aku boleh minta nomor kak Nara gak? Aera pengen ketemu sama kakak lagi"
"Boleh"
Usai bertukar nomor handphone, Nara dan Aera memutuskan untuk berpisah karna hari sudah mulai gelap memang.
Aera melambaikan tangan nya kearah Nara ketika sudah melangkah menjauh sambil tersenyum manis lalu berteriak "Sampai jumpa lagi kak Nara yang cantik!"
Nara yang mendengar teriakannya pun terkekeh pelan "Haha sampai jumpa juga Aera yang imut"
.
.
.
Tidak tau apa yang membuat Nara sangat bersemangat pagi ini, rasanya dia ingin cepat-cepat pulang kerumah setelah jam pulang sekolah, sepertinya kedatangan Aera kemarin membuat diri yang ada didalam Nara hidup lagi.
Jungkook yang memperlihatkan nya pun merasa heran sejak tadi, karna tidak ingin Nara kenapa-napa akhirnya dia mendekati nya lalu bertanya "Ra lo hari ini sehat kan?" Kedatangan nya Jungkook malah membuat nya terkejut lalu menetralkan kembali detak jantung nya yang hampir saja copot
"Iya gue gakpapa, emangnya kenapa?"
"Lo dari tadi senyum terus, gak kemasukan kan"
Ucapan Jungkook membuat nya mendapatkan pukulan keras dari Nara "Mulut lo jahat banget"
__ADS_1
"Hehe" Jungkook hanya terkekeh pelan
"Gue juga gak tau hari ini cuman ngerasa lebih baik aja" ucap Nara sambil memperlihatkan senyuman manis nya kepada Jungkook dan itu membuat Jungkook merasa senang melihatnya.
"Bagus deh kalau gitu"
Saat kedua nya masih bercerita di masa-masa kecil mereka, tiba-tiba suara pesan masuk dari handphone Nara mengganggu atensi keduanya. Nara langsung mengambil benda pipih tersebut dan melihat siapa yang mengirimkan pesan padanya.
Saat mengetahui siapa yang mengirimkan pesan senyum diwajahnya itu mulai merekah
Aera
Kakakkk
Kak naraaa
You
Iya kenapa aera?
Aera
Kak Nara sekolah dimana?
You
Di SMA persiapan
Aera
Sama dong kayak abang aku
You
Ohh gitu ya, cepet sembuh buat abang nya aera ya
Aera
Makasih kak naraa
Oh iya sekolah kak Nara deket loh sama sekolah aku
Mau gak pulang bareng Aera?
You
Mauu
Aera
Yeyyyy! Nanti aera tunggu di depan sekolah kak Nara ya
You
Iya aera
Ternyata Aera perempuan yang kemarin ia temui dan berbincang tentang banyak hal, Nara mengalihkan pandangannya kearah Jungkook lalu berkata "Jung, nanti gue pulang nya sendiri lo duluan aja" Nara berucap dengan girang.
Jungkook semakin bingung sebenarnya apa yang merasuki tubuh sepupu perempuan nya ini, lalu bertanya "terus Lo pulang naik apa?". Tidak ada jawaban dari sang perempuan membuat Jungkook merasa kesal.
•
__ADS_1
•
•
Dan benar saja saat Nara baru saja melewati gerbang sekolah seorang anak perempuan memanggil namanya dengan sedikit teriak, Nara menoleh dan tersenyum ketika sudah melihat wajah orang tersebut lalu dengan cepat menghampiri nya.
"Kamu udah nunggu lama?" Tanya Nara
"Engga kok, aku juga baru sampe sini" balas Aera dengan ceria
"Ohh gitu yah hehe"
Tidak hanya mereka yang sedang menunggu ada beberapa siswa dan siswi yang akan menaiki transportasi umum hari ini, Nara sebenarnya tidak pernah merasakan menaiki transportasi umum seperti ini tapi entah bagaimana rasanya sedikit menyenangkan untuk percobaan pertama.
Diselama perjalanan Nara dan Aera selalu mempunyai banyak cerita lucu yang tidak akan membuat mereka merasa bosan, tapi saat melihat jalanan sepertinya sudah mulai mendekati arah rumah nya Nara merek memberhentikan percakapan panjang itu. Usai berpamitan dengan Aera ia pun turun dari kendaraan tersebut dengan cepat, melambaikan tangannya saat melihat wajah Aera di dalam sana.
...
POV AERA
Aera baru saja menginjakkan kaki nya didalam rumah, terdengar suara seorang pria memanggil namanya pun menoleh pelan.
"Kenapa gak bilang abang kalau mau pulang?"
Aera menghela nafas pelan, dia baru ingat jika abang nya ini sangatlah cerewet "Sengaja, soal Aera mau pulang sama temen Aera tau!" Ucap nya tegas.
"Temen? Siapa?" Tanya sang kakak laki-laki nya
"Temen baru Aera dong, kakak cantik hehe" ucapnya sambil memperlihatkan gigi kelincinya yang lucu
"Aera kamu baru kenal sama dia, kalau ada apa-apa gimana coba?"
"Ih gak bakal dong, kakak cantik itu aja sekolah ditempat sekolah abang juga tauu.."
"Hah? Siapa?" Tanya nya yang merasa khawatir akan suatu hal
"Ada deh, abang gak perlu tau!" Aera melangkah pelan kearah kamarnya setelah usai melepaskan sepatu nya tersebut.
Pria tersebut hanya terdiam diri ditempat nya, seperti memikirkan sesuatu yang membuat nya mulai terasa pusing. Lalu menghela nafas panjang dan melangkah pergi kearah kamar nya juga.
.
.
. POV NARA
Malam ini suasana terasa sangat sepi, hanya terdengar suara jangkrik yang mengisi halangan rumah. Nara berada di balkon kamar nya dan masih tetap memandangi langit cerah yang akan ada nya bulan dan bintang diatas sana. Rasa rindu nya mulai terasa kembali saat sudah seperti ini.
Tidak ada yang tahan akan nya rasa rindu yang melanda, rasa seperti itu benar-benar menyiksa sampai seperti nya selalu ingin menangis.
Nara teringat akan suatu hal, ia masuk kembali ke kamar nya lalu membuka laci nakas disebelah tempat tidur nya itu adalah gantungan kunci beruang yang diberikan oleh Aera kemarin. Nara menggenggam erat barang kecil tersebut setelah nya ia kembali ke balkon.
Nara benar-benar berharap ia akan segera menemukan keberadaan kekasih nya dengan cepat, ia ingin tau bagaimana kondisi nya saat ini, tidurnya selalu tidak nyenyak karena selalu memikirkan hal tersebut.
"Taehyung, boleh kan aku selalu rindu kamu.."
"Maaf kalau aku gak ada disaat kamu lagi susah, tapi aku selalu nunggu kamu disini.."
"Taehyung cepet balik ya... Aku rindu"
"Dan aku berharap kamu selalu terbuka sama aku, aku gak mau kamu kesusahan sendirian kayak gini. Maaf"
__ADS_1