
Di pagi hari Miliya primily sedang berjalan di koridor sendirian dengan tenang sampai ada seseorang yg tiba2 menyikut kaki miliy hingga dia terjatuh dan sesorang yg menyikut itu hanya tertawa dan berlari, miliypun langsung melihat siapa yang menyikutnya
"Yaaa kavinnnnn sakit anjir" miliy sambil berteriak
Ya yang menyikut kaki miliy adalah kavin meta opas-iamkajorn dia cowo yang sering menganggu milly dimanapun dia melihat miliy, karna baginya menganggu miliy adalah hal yang menyenangkan.
Lalu kavin melirik ke belakang dan menjulurkan lidahnya sambil tertawa dan melanjutkan jalannya, sedangkan mili sambil berdiri dia bergumama "awas ajh ya lu kavinn" sambil merasakan sakit d lututnya.
Mily tiba di kelas dia melihat kavin sedang mengobrol dengan nani, lalu miliy mengeluarkan buku dan menghampiri kavin, kavin tidak melihat karena dia membelakangi miliy, miliy berjalan perlahan ke arah kavin ketika dekat dengan kavin miliy memberi kode kepada nani agar tidak memberi tahunya dan nani hanya diam, lalu miliy pun lgsung memulkul belang kepala kavin, kavin menolehh dan tiba2 sajah.....
Dia pingsan, miliy panik karna dia tidak bermaksud membuat kavin pingsan dan juga buku yg miliy pukulkan kepada kavin tidak begitu tebal.
Lalu miliy menghampiri kavin dan membuat kepala kavin d pahanya miliy "kavinnn, bangun ihhh hiks hiks ðŸ˜, gua ga bermaksud begitu loh hiksss, kavinnn jan buat gua takut" sambil mencubit2 pipi kavin dan miliy mulai menangis
"nani ih bantuin guaa hiks hiks hiks"
"gua hrus gmna?"
" Bawa ke uks ke"
"Dia berat"
"Lu mah sama temen sendiri hiksss" lalu miliypun menopang kavin sendirian dengan tubuh munggulnya sambil menangis, tapii ketika ingin berjalan....
Nani tertawa "yaaa knp kau tertawa"
"Tidak"
Tidak lama jugaa tiba tibaaaa kavinnpun ikut tertawa dan miliy melirik ke sampingnya
"Lu lucu bgt siii" kavin sambil tertawa dan mencubit pipi miliy lalu kavin menghapus air mata miliy
"gua ga kenapa2 ko sayang" sambil terta a kecil
"Lu pura2 pingsan?"
Kavin hanya menganggu
"Yaaa " mendorong kavin hingga jatoh "gua bnr2 khawatir dan lu cuman ngebecandain gua, dan lu" sambil menunjuk nani "lu tau kalo dia pura" nani hanya mengangguk
"ga lucu tau"
Lalu miliypun keluar dari kelas dengan keadaan masih menangis dan kesal
"Lu sih klo bercanda keterlaluan" nani
__ADS_1
"Ya guakan niatnya ngisengin dia doang"
"Dia kwatirnya bnran bego liat sampai nangis, udh kejar sanah, masih pagi udah ngebuat anak orang lain nangis lu"
"Lu juga ikut2an"
"Gua mah cmn penonton monmaaf"
"B*gs*t lu" kavin memukul nani
Dan kavinpun berlari menyusul mily, lalu kavin melihat miliy yang sedang menangis d taman sendirian, kavin mengahampirinya
"Milll"
"Ngapain lo kesini"
"Kavin mau minta maaf sma mili"
"Ga ush"
Lalu kavin memegang tangan mili
"Maafin kavin, kavin ga bermaksud gitu loh" sambil menggoyang2kan tangan mili
"Ga, lepas ih"
"Ga ush so manis deh"
"Ga so manis ko, kavin mah emg udh manis"
Lalu mili melihat ke arah kavin "najis"
"Mili mah gituhh, kavin minta maaf ih ya" miliy tidak menanggapi apa yang kavin ucapkan
"Mili mulai budag ya, kavin minta maaf loh ini" dan tetap sajah miliy tidak menanggapinya
"Iss mili mahh, kavin ga bermaksud gitu tadi tuh kavin cuman mau isengin mili ajah"
"Lu bilang isengin sampe bikin gua khawatir baget , sampe gua nangis takut lu kenapa kenapa iyh"
"Maaf kavin kira ga akan gituhhh, maafin yaaa, janji deh kavin ga akan iseng lgi deh"
"Udh ah gua mau ke kelas"
Ketika miliy ingin pergi di tahan oleh kavin
__ADS_1
"Maafin dulu kavin yaaa, bnran kavin janji ga iseng- iseng gitu lagi"
"Iyh gua maafin, udh lepas"
kavin melepaskan tangan miliy tapii kavin langsung memluk miliy, miliy terkejut karna kavin tiba-tiba memeluknya
"Makasih miliiiii, nanti kavin paling isengnya, iseng yg lain" kavin yang tangannya mengambil ikat rambut dri rambut miliy dan pergi, miliy msih terdiam dan ketika dia sadar rambutnya sudah ter urai"yaaaa kavinnnnn iket rambut gwww" lalu miliy mengejar kavinn sampai kelas,
"kabin iket rambut gua ihh"
"lu cantik kalo di urai gitu mil"
"kavin ih"
kavin dan mili berhadapan di tegah-tengah mereka ada meja yang menghalangi
"apa sayangggg"
"ga usah sayang-sayang kembaliin iket rambut guaaa" lalu miliy naik ke atas meja dan merekapun kejar2an lagi (udh kek film india ga sih)
lalu teman kavin yaitu brian dan dewata yang baru tiba sudah di suguhi dengan pemandangan kavin dan miliy yang sedang kejar2an
"Bru juga nyampe udh liat yang mesra-mesraan ajh" dewata sambil menguap
"Mesra2an pantat lo, gua lg di kejar penyihir nih"kavin
"Lagian pagi2 nyari masalah mulu" brian
"Nyari masalah sama calon masa depan mah gkpapa kali"
"Masa depan pantat lo, Kavinnn ih iket rambut gua , ahh hahhh hahhh gua cape" miliy sambil ngosngosan
"Hah hahhh Udh ah gua juga cape, nih" kavin lgsung memberikan iket rambut miliy
Miliy mengambilnya "Dri tdi ke, kan hah jdinya hah hah gua ga ush ngejar2 lo"
"Ya lo tiba2 ngejar gua"
"Yakan lo ngambil iket rambut gua"
"Klo lu ga ngejar juga gua kasih"
"Alah bacot"mili sambil pergi ke tempat duduknya
"Klo sama calon suami ga boleh kasar milii" kavin sambil berteriak
__ADS_1
"Pantat lo tuh calon suami"
Tak lama bel masuk pun berbunyi dan gurupun memasuki kelas mereka.