POSESIF BOYFRIEND

POSESIF BOYFRIEND
Bab 3


__ADS_3

Kelas


miliy yang sedang tidur di bangunkan oleh vika


"milll" vika sambil menggoyang-goyangkan tangannya


"apa huahhh" milly sambil menguap


tiba-tiba dari belakang ada yang memukul kepalanya dengan buka


"kalo nguap di tutup mulutnya neng"


"isss ganggu ajh" miliy sinis


"gua ngebilangin ya"


"nyenyenyenye"


"dibilangin ngeyel"


"serah gua"


"udah ya nan udah, sekarang waktunya istirahat bukan berantem oke"


ya yang memukul kepala milliy tadi adalah nani


"dia duluan orang ngebilangin malah ga mau"


"ih suka-suka gua dong"


"nan ga akan ke kantin lu" dewata


"ahiyh2"


"dah ah mau pergi lama-lama deket nene lampir pusing" nani sambil berjalan pergi


"APA LU BILANG!!! YAAA! SINI GA LU" milliy berdiri dengan menunjuk nani


nani hanya menjulurkan lidah


"udh mil ih, kantin yu gua laper dari tadi nungguin lo eh lonya malah berantem dulu sama tu kurcaci"


"iyeiye, eh love mana?"


"dia udah nungguin di kantin"


lalu merekapun pergi ke kantin


ketika milliy, vika dan love sedang makan tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka


"haii"


"hai"jawab mereka bertiga canggung


"ada apa ya"vika


"ah guaa cuman pengen kenalan sama dia boleh" sambil menunjuk milliy yang sedang makan


"sama gua"


"iyh, kenalin pratama" sambil menjulurkan tangannya


"ahh milliy" merekapun bersalaman


dari kejauhan ada 4 cowo yang memperhatikan mereka


"vin" panggil dew


kavin yang sedang makanpun menengok


"apa"


"liat tuh"

__ADS_1


"Wahh apa-apaan tuh deket-deket calon gua mana megangin tangan gitu lagi, hrus gua samperin ini mah "


Benar sajah kavin menghampiri milliy


"Haii gaysss"


"Ngapain lo kesini"milliy


"Gua liat2 keknya ada yang gangguin calon gua nih"


"Siapa calon lu"


"Lu lah"


"Dihhh"


"Ngapain lu disini" tanya kavin kpd cowo yang di depan milliy


"Mau kenalan sma dia"


"Aduhh jangan deh ya, dia udah nikah"


Milliy replek memukul belakang kepala kavin


"Kmu udh nikah" tanya pratama kepada milliy


"Blom, gua blom nikah"


"Kamu ga ganggep aku suami kamu yang, kamu jahat" kavin sambil berpura-pura marah


"Ngadi-ngadi anj**g ni orang"


"Kamu ko kasar si yanggg, ga boleh kasar-kasar bicaranya ih ga baik kamu itu wanita"


"lagian gaada yang bilang kalo gua cowo"


"Ya masa cewe cantik gini di bilang cowo si"


Di sela-sela perdebatan pratama tiba-tiba berbicara


"Milliy aku boleh minta nomber kamu?"


Kavin reflek menjawab


"Enggak, gada ngasih2 nomber ke cowo lain, udh sanah lu pergi"


"Yang di tanya tuh gua ya vin bukan lu"


"Gua mewakili calon istri gua yang cantik ini untuk menjawab , udah sanah lu pergi"


"Gua nanya sama milliy bukan sma lu, jdi gmna mil?"


"Di bilang ga akan di kasih masih ajh ngeyel, udh pergi sanah ah"


Pratama cuek sajah


"Yehh si kunyuk yg satu ini gua nyuruh pergi juga ya"


Tetap pratama pura-pura tidak mendengar


"Wah bnr2 ya"


"Lu ajh sanah yg pergi"milly


"Karna lu yang di usir knp ga lu yang pergi" peratama


"Berisik lo" sambil memelototi pratama "Lah ko kamu jadi ngusir aku si yang" kavin dengan membuat wajah cemberut


"Ga ush gitu ya anjir mukanya jadi pen nonjok"


"Jdi giman Bolehkan aku minta nomberkamu"


"Ni orang berisik bgt si, lu juga pergi sanah"

__ADS_1


"Nahkan mampus lu di usir"


"Lu juga pergi!! kalian berdua pergi, gua lagi makan ganggu tau"


"Lu juga d usir"pratama


"Cihhh, udh sanah lu pergi"


"Lu ajh sono pergi duluan"


"Lu ajh sanah"


"Lu"


"Lu"


" Yaaaaa!!"


Dua orang yang sedang beradu argumenpun menoleh " kalian pergiii skrgg jugaaaa!!!" Teriak milliy


" pergi ga, ga pergi juga gua siram nih pake air baso" sambil mengangkat mangkok basonya dan mereka berduapun saling menoleh hingga akhirnya mereka berduapun pergi dengan berlari karna takut akan di siram oleh basonya milliy.


"Huuuuhhhhh lg makan juga ada ajh gangguan, emg pda ga bisa liat gua tenang kali ya"


Ngomen milliy


Dan vika mengelus punggung milliy" sabar ya sabar"


"Kenapa kalian tadi ga bantuin gua ngomong coba"


Karna memang pasalnya vika dan Love hanya melihat sajah tanpa berkata apa-apa karna selama mereka bertiga berargumen love dan vika hanya menonton sambil makan, seperti sedang menonton drama.


"Kita ga mau mencampuri urusan rumah tangga orang monmaaf" love


"Bnr kata love" vika


"Rumah tangga siapa? Gua blom nikah ya"


"Gda yg bilang lu yang nikah"vika


baru ajah milliy ingin berbicara, tetapi terpotong oleh love


"Udh-udh nanti malah debat lgi jdinya ga makan-makan klo gituh" love


"Gua doang yang blom makan kalian udh" tegas milliy


Vika dan love hanya tertawa kecil.


Sedangkan disisi lain


Kavin berjalan ke arah teman2nya dengan muka kesal


"Ngapa tuh muka, gitu amat"nani


"Kesel gua, masa milliy gua belain malah ngusir gua kan nyebelin"


"Lu yang nyebelin"nani dan dew


"Ikut campur urusan org lain" brian


"Bukan orang lain ya bri tapi calon gua"


"Serah"nani, dew dan brian dengan serentak lalu berdiri


"Kalian mau kmna"


"Kls"brian


"Tungguinlah Guakan blom selesai makannya"


"Bukan urgsan gua" jawab mereka bertiga, dan berlangsung pergi


"Yaaa!" Kavin hanya menghelangkan nafasnya dan bergumam "nasib orang ganteng gini-gini bgt si banyak cobaanya" dan melanjutkan makan.

__ADS_1


__ADS_2