
Ketika masuk kedalah rumah kavin
"Permisii" dewata
"Ada orang kahhh" nani
Tak lama ada seorang wanita menghampiri mereka
"eh kaka2, mau nengok ka kavin ya?"
"iyh nih, makin manis ajh si kamuu" nani sambil mencubit pipinya
"heh! lu ngelecehin adik gua hah!?" suara kavin dari tangga menuju ke bawah
"fitnah lu aj*k"
ketika kavin ingin membalas nani, kavin melihat milliy dan langsung menghampirinya
"kamu disini, mau nengok aku ya"
"ga usah kamu akuan jiji gua"
"ciee nengok kavin, khawatir ya sama kavin?"
"en-ggak, gua ngikut mereka ajh"
teman-teman nya yang mendengar terkejut dan berkata
"heh fitlah lo yah" vika dan love
"lu yang khawatir sampe ga makan samasekali, eh pas nyampe sini ngelak banget" vika
"tau nih padahal sendirinya yan--" blum juga love melanjutkan mulutnya sudah di tutup sajah oleh milliy
"ngarang lo berdua"milliy dengan muka yang memerah "udh ah pulang yu"
ketika milliy akan pergi, tangan dia d tarik oleh kavin
"liat muka lu merah hahahahaha"
"apasi enggak ih"
"trus ini apa merah gini hah?"
ini blasone, taukan lu yang buat pipi"
"tadi ko enggak merah ya"
ketika kavin dan milliy melanjutkan debatnya, teman-teman yang lain di antar ke ruang tamu untuk duduk oleh adiknya kavin
"heh kalian, mau pacaran trus di sanah hah!?" nani
"siapa yang pacaran!?" kavin dan milliy secara berbarengan
"nahkan bareng jodoh tuh" love
"Amin"kavin " ngomong apa lo" milliy secara berbarengan
"maen amin2 ajh lo"
"biarin"
"debat lagi ajh trusss" dewata
"dia tuh yang mulai" milliy
"lah bukannya lu ya"kavin
"enak ajh kalo ngomong"
"lah emang benerkan"
__ADS_1
"pulang ajh lah" brian
"iyh2 enggak debat lagi, yu duduk yu mil"
"kavin kalo sudah brian yang ngomong langsung takut dia" nani
dan akhirnya mereka semuapun berkumpul di ruang tamu
"owhiyh vin, ada yang mau gua tanyain ?" vika
"apatuh?"
"lu kemarin brantem sama siapa?"
"ah gua berantem sma anak sekolah sebelah"
"kenapa?" love
"kesel ajah"
"kesel kenapa?" milliy
"ciee ayang gw penasaran"
"isss, nyebelin banget si"
"kalo lu mau tau cium gw dulu"
"najis, dahlah gua pulang ajah males" milliy dengan muka lesu
dan di tahan lagi oleh kavin
"apasii"milliy
"nahkan drama lagi" nani berbisik kepada love
"pasti tuh"love
"lunya nyebelin ah males"
"iyh dehiyh ga nyebelin lagi"
"beneran ya"
"iyhhh"
"cerita tapi kenapa bisa nyampe berantem"
"cium dulu di bilangin"
"isss dahlah" milliy ngambek
"iyh,iyh cerita, bercanda doang elah"
lalu miliypun duduk kembali
"udh drama rumah tanggnya " dewata
"udh ga akan debat lg kan" vika
"berasa jadi nyamuk gw" nani
"mana banyak nyamuknya" love
"brisik kalian, gua mau cerita ini ke ayang gw "
"siapa yang ayang lu hah!?" milliy
"mau mulai lagi" brian
"enggak ko" kavin dan milliy
__ADS_1
"ayo cerita"
"iyh-iyh, jadi giniii"
Flashback on
Sepulang dari rumah milliy, kavin langsung pulang kerumahnya, tetapi sekitar pukul 10.00 kavin ingin berjalan-jalan jadi dia memutuskan untuk keluar rumah dengan berjalan kaki, kavin berjalan kaki sudah cukup jauh dan dia merasa kehausan lalu kavin ingin ke supermarket terdekat lalu ketika dia ingin melewati gang kavin mendengar suara seseorang yang menangis
" hikshikshiks kumohon jangan hikshiks"
"lu tau gw baik sama lu cuman karna gw takut sma kaka lu dan teman-temannya itu, dan lu tau gw ngejadiin lu pacar bukan karna gw suka sama lu gw cuman mau cari tau informasi kaka lu doang ngerti! gw udah sabar ya selama ini jdi sekarang gw mau tau apa kelemahan kaka lu"
"ga akan aku kasiah tau hikshiks"
"owhhh jdi lu ga mau ngasih tau iyh" lalu pria itu mencekik leher si wanita
dan kavin yang melihatnya langsung menghampirinya dan lgsung memukul si pria, ketika di lihat si pria seperti seseorang yang dia kenal, lalu kavinpun menoleh ke belakang dan ternyataaaa.... benar sajah pria itu pacar adiknya dan wanita itu adik perempuannya.
adiknya yang melihat sangka langsung memeluknya sambil menangis
"kamu ga papa?"
"enggak ka hikshiks"
lalau kavin melihat wajah adiknya, di wajahnya terlihat luka pukulan di tangannya ada luka sayatan seperti pisau kecil
"dee kenapa ga pernah bilang sama kaka?"
"aku takutkaa hikshikshiks"
kavin kesal lalu dia menghampiri pacar adiknya dan lgsung memukulnya, merekapun berkelahi tetapi yang mendominasi kavin.
adiknya yang melihat dia ketakutan lalu dia menelpon brian.
pacar adiknya tidak bisa melawan kavin lagi tetapi kavin tetap sajah memukulinya tanpa henti karna dia benar-benar sangat kesal dengan apa yang dia lakukan kepada adiknya, ketika kavin masih memukulinya brian dan teman-temannya datang menghampiri dan memisahkan mereka.
brian menarik kavin dan melemparkannya ke dingding
"lu gila? lu mau jadi pembunuh hah!?"
"gua kesel bri, gua ga rela dia merlakuin adik gw kya gituh!" kavin sambil berjalan di karnakan tidak menyeimbangkan diri dia hampir terjatuh, untung sajah brian menahannya
"pake otak lu donggg vinn, gw tau lu kesel tapi lu hampir ngebunuh orang vinn"
"gw tau gw salah"
"gw anterpulang"
"adik gw"
"dia sma dewata"
ya dewata langsung menghampiri adiknya kavin dan memeluknya untuk menengkan adiknya, dewata juga begitu langsung membawa adiknya kavin untuk pulang, sedangkan nani menghampiri pacar adiknya kavin karna dia adalah sepupunya nani
"lu begoo" nani dengan menamparnya
" gw salah"
"salah banget, lu kalo emang mau ngalahin kavin yang wajar ajah kenapa hrus nyakitin adiknya, gw malu punya sepupu kaya lo" nanipun membawanya pulang.
Dan mereka semuanyapun berpisah begitu sajah.
Flashback off
"Jadi begitu ceritanya ayangkuuu" kavin kepada milliy
"Ayang pala lo" milliy dengan memukul kepala kavin
dan teman-temannya tertawa melihat itu.
...#Maafya bila ada ketidak nyambungan dari ceritanya🙏 Moga2 ajh kalian suka hehe...
__ADS_1