Posesif Pria Buta

Posesif Pria Buta
Fall Bankrupt


__ADS_3

 Saat ini arkan sangat marah sekali semua cabang bisnisnya juga sudah hancur lebur tidak ada yang bisa di pegang sama sekali ia


telah jatuh miskin saat ini bahkan rumah satu-satu milik orang tuanya itu pun


sudah di ambil alih oleh orang atas hutang perusahaan miliknya sekarang dia


benar- benar sudah seperti gembel jalanan.


 Tak ada yang bisa dia bawa hanya pakaian yang kenakan itu saja bisa di bawah dari rumah itu, mamanya yang dari tadi menangis


akan nasib menimpah mereka.


“Arkan kenapa semua begini?” tanya mamanya.


“Arkan juga tidak tahu , siapa yangmelakukan ini kepada kita ma.”


“Sekarang kita mau tinggal di mana?, seperser pun mama gak punya uang Arkan.


“Mama tenang aja kita akan cari tempat tinggal ya biar uang Arkan yang akan pikirkan.


Arkan ada sedikit uang di dompet Arkan sambil melihat ada sekitar 30 lembar uang


merah di dalam dompetnya.


“Iya nak, sekarang mari kita cari tempat tinggal untuk sementara gak papa kecil


dulu.”


 Mereka pergi dengan jalan kaki untuk mencari


tempat tinggal . saat berada di lingkungan yang bisa di bilang kotor menurut


mereka ia merasa tidak bisa bernafas dengan kondisi lingkungan ini, banyak


warga di sana yang melihat ke datangan mereka dengan heran dan sepertinya mau


menerkam saja.


Tok..tok...


“Siapa?”


“Maaf buk kami orang sedang mencari kontrakan buk?” jawab Ibuk Julia.”


“Iya ada apa ?” jawab ibu  itu dengan judes


pada mereka.


“Ibu apakah rumah kecil di sana di kontrakan?” tanya Julia.


“Iya saya kontrakan! Kamu mau ngontrak di sana kalau iya bayar uang muka  satu juta.”


“iya buk saya akan membayarnya.”


“Baik, saya ambilkan kuncinya dulu,” ucap pemilik kontrakan itu dengan judes.


“Ini kuncinya.”


 Sedangkan di Apartement Julian baru saja pulang dari kampusnya dengan wajah cemberut, ia masuk ke dalam Apartementnya

__ADS_1


itu menuju kamar lalu ia mengistirahatkan tubuhnya di atas Ranjang tidur di


samping Arga . Arga sedang tampak tertidur pulas di atas kasur sana.  Julian mulai menutup matanya karena ia sangat


mengantuk sekali , dan bertambah enakan ya empuknya kasur membuat matanya tak


bisa ditahan.


Arga yang merasa ranjangnya bergerak membuka matanya dia bisa melihat Julian sedang tertidur dengan pulas di sampingnya  Argan mempercepat jarak mereka dan dia memeluk erat  tubuh Julian. Entah kenapa akhir- akhir ini dia tidak bisa jauh dari gadis nya ini, ia  ingin selalu bersama dengan Julian ia mereka tidak rela di tinggal oleh


Julian untuk pergi Kuliah.


Arga memandangi wajah mulus dan ada taihi lalat di bibir atas Julian yang terkesan


manis di pandang mata. Ia tak berhenti mengagumi kecantikan yang di miliki oleh


Julian, Argan sudah jatuh cinta dan sangat mencintai gadis di sampingnya ini.


Dengan perlahan dia mendekatkan wajahnya ke wajah Julian hingga dirinya bisa merasakan


bibir mungil milik Julian, Arga ******* bibir Julian dengan lembut hingga tak


menggangu tidur Julian yang nyenyak . dia sangat puas dan ia berjanji hanya dia


yang melakukan ini pada Julian hanya dirinya seorang tidak akan dia biarkan orang


lain selain dirinya.


Ia memandangi wajah Julian lalu turun ke leher terus ke arah dada Julian yang membuat pikiran Arga melayang kemana- mana.ingin rasanya ia menyentuh namun ia


tak sanggup jika ketahuan oleh Julian dia mungkin akan marah dan mendiamkan


Persetanan dengan pikiran yang sudah mulai itu Arga bangun dari atas ranjang lalu  masuk ke dalam kamar mandi.


“ISSS...


ini kok rumah kecil bangat , sempit, panas, lagi,” ucap Julia kepada Arkan.


“Mau bagaimana lagi ma, untuk sementara kita tinggal disini dulu! Semua ya


terpakasa  kita lakukan disini ma.”


“Iya tapi panas gini Arkan, gak ada kipas angin lagi.”


“Iya untung  kita bisa dapat kontrakan murah


ma, kalau yang mahal kita gak cukup uang ma.”


“Iya, iya sekarang bantu mama Beres – beres dulu.”


 Arkan membersihkan kontrakan itu bersama


dengan mamanya hingga selesai.


Lalu dirinya duduk di lantai  sambil


memikirkan ke mana dia akan melamar kerja sekarang dirinya harus bekerja biar


bisa bertahan. Namun perkerjaan apa yang akan ia lakukan dirinya tidak suka

__ADS_1


menjadi ob, pelayan atau sebagainya itu sangat memalukan untuk dirinya. Bagaiman


teman- temannya tahu jika dia sudah bangkrut.


 Kring... kring... bunyi ponsel Arkan  pertanda ada notife masuk ke ponselnya.


Arkan melihat ternyata ada chat dari temannya untuk ngumpul di club nanti malam untuk


merayakan keberhasilan Asgin. Ya benar Dua hari yang lalau Arkan mendengar


temannya itu memenangkan bisinis dan yang dia tenderngan dia. Dia tidak mungkin datang saat ini bisa –bisa harga dirinya  jatuh dan di permaklumkan oleh mereka dan itus


sangat memalukan. Ia membalas chat dari temananya itu.


“Maaf malam ini aku gak bisa datang kerena mama aku pingin minta temanin sama aku,


lain kali aku akan ikut,” isi pesan yang di kirimkan oleh Arka pada temannya .


Selesai dari membersihkan diri Julian  keluar


dari kamar untuk memakai pakaian miliknya setelah itu dia menyisir rambutnya dan


sedikit berdandan tipis pada wajah mulusnya. Ia rasa sudah selesai dia  keluar kamar menuju dapur untuk memasak makan


makan untuk mereka berdua.


Karena Arga masih berleha-leha- leha di kamar Julian membiarkan saja, sekarang Argan sudah


bisa tahu di mana dapur dengan pifirasatnya padahal di balik itu semua Arga


tidak buta lagi hanya dirinya tak bisa melihat Julian yang tidak perhatian


padanya.


 Semua bumbu yang di butuhkan sudah tersedia di atas meja  itu dan daging yang akan di masaknya. Julian menghidupkan kompor gasnya hingga apinya menyala. Dia memanaskan wajannya lalu menuangkan sedikit minyak terus di tungguh panas sebelum bumbunya di goreng.


Minyaknya sudah panas Julian menggoreng bumbu yang dia perlukan itu satu- persatu hingga matang lalu ia masukan daging yang sudah dipotong potong menjadi kecil itu


kemudian dia aduk hingga merata mengenai daging tersebut . lalu Julian menunggu


daging itu yang di ratakan dengan bumbu selama lima menit baru dirinya masukan


beberapa gelas santan kental ke dalamnya lalu diaduknya hingga merata, kemudian


tangguh sekitar 30 menit kemudian.


Arga yang mencium aroma masakan yang sangat enak ia segera ke lauar dari kamar


menghampiri Julian di dapur ia segera  ke


dapur


“Wah sangat   harum sekali aku jadi lapar,”


ucap nya sambil mengusap perutnya itu.


“Iya kak Arga sebentar lagi akan masak kok, sabae sebentar ya kakak.”


Sekarang mereka sudah makan dan tentunya Arga sangat menikmati makanannya  dan lahap sekali  menyantap makanan itu.

__ADS_1


__ADS_2