
karena Julian dengan Tito sudah pergi hanya mengikuti mereka dari belakang dengan mobil hitam yang tanpa disadari oleh dua insan yang sedang pergi tersebut. ya di samping Arga mengikuti Julian dan Tito pergi ke sebuah restoran ya dia tidak tahu maksud tujuan dari Julia membawa itu ke sana mungkin kemungkinan besar dilihat mengajar itu untuk makan bersama di restoran mewah tersebut. dengan perlahan diikuti oleh Arga hingga sampai di restoran tersebut setelah Yulian dan Tito sampai di depan restoran tersebut segera memikirkan mobil mereka di parkiran lalu dengan cepat Julian menggandeng tangan itu untuk masuk ke dalam restoran tersebut hingga mencari meja di bagian pojok dan memesan menu yang ingin mereka pesan kepada pelayan di sana. jarak duduk Julian dengan Tito hanya berdampingan dan dari sana terlihat dengan jelas oleh harga tentu saja Harga sangat emosi dan marah cemburu bercampur aduk menjadi satu dan dia tidak mau lagi membiarkan Dua Sejoli yang sedang menikmati makanan tersebut. Arga segera melangkah menghampiri dua insan tersebut yang sedang menikmati makanan mereka.
" itu Terima kasih ya kamu udah bantuin aku dari Alan sama Si Jaya kalau nggak ada kamu aku mungkin nggak bisa berbuat apa-apa Aku paling mahal sekali lihat itu pria sombong angkuh."
" Iya Julian Aku senang membantu kamu tapi lain kali Jika dia ganggu kamu lagi bilang ke aku biar aku kasih pelajaran Tuh dia mentang-mentang Dia anak orang kaya dengan Seenaknya saja memperlakukan kita."
__ADS_1
" julian kamu harus ikut aku sekarang."
" eh eh kamu mau kebawa ke mana pacar aku? "
" Julian ini siapa bisa kamu jelaskan kepada aku kenapa dia bilang seperti itu apa benar dia calon suami kamu.?"
__ADS_1
" Oh dia kakak aku Tito kalau soal calon istriku tidak tahu cuman dia kakak aku yang pernah aku tolong Tito. "
" kan tuh Julian bilang kalau anda itu hanya kakak dia jangan Jangan larang Julian tuh dekat dengan siapapun anda tidak boleh seperti itu.
Arga menahan rasa marahnya udah hampir ke ubun-ubun dengan begitu cepat dia meraih pergelangan tangan Julian lalu membawanya pergi dari hadapan pria aneh tersebut ia bisa dibilang pria yang di depannya itu hampir menandingi penampilannya namun dia tidak takut sama sekali karena Julian adalah miliknya ya, karena Arga sudah mengklaim Julian sebagai miliknya jadi tidak ada seorangpun yang bisa mengambil Dari Dirinya apapun yang akan terjadi Julian tetap hanya miliknya sendiri ya seperti itu. ya Arga segera membawa curian ke dalam mobilnya dengan cepat Julian memasangkan sel band dan menelusuri pintu mobilnya dan segera masuk dan segera meninggalkan restoran tersebut. sepanjang perjalanan diantara kedua orang tersebut tidak ada kata-kata yang terucap dari mulut mereka masing-masing masih bungkam dengan pikiran masing-masing ya sedangkan Julian berpikir apa yang akan dilakukan oleh arga terhadap dirinya namun Arga sendiri fokus dengan menyetir dan saat ini dia akan membawa Julian ke museum milik pribadinya Ayah selama ini walaupun pilihan yang pernah merawat dirinya dan dia berusaha untuk tidak bertemu dengan Julian terlebih dahulu agar Julian bisa terhindar dari bahaya namun semakin dia berjauhan dengan Julian membuat dirinya tidak fokus akan apa yang dia kerjakan Untuk itu hari ini dia kembali akan membawa Julian tinggal bersamanya di Museum ya dia butuh Julian dalam hidupnya.
__ADS_1