Preman Berhati Mulia

Preman Berhati Mulia
11. bangkit dalam kesendirian


__ADS_3

flashback


Raka akhirnya pulang bersama warga itu, tapi motor raka rusak sangat parah dan masih di bawa oleh polisi-


Raka sedih dia juga tidak bisa menebus motornya itu. Tapi ada teman raka yang terbilang lebih kaya dia mau menebus motor raka dan langsung membeli motor raka.


Dari hari itu raka tidak punya motor lagi, tpi raka masih masuk dalam geng motor itu.


...----------------...


Malam itu saat Raka pulang dia malah di usir oleh bibi suarnya.


"ehhh kamu masih bisa pulang juga ya, saya kira kamu sudah membusuk di dalam sel" sambut bibi suar dengan kata kasarnya.


"udah bu" jawab paman suar


"ya ampun ibu suar kok tega banget sama raka? " tanya warga itu heran.


"ehh bukan urusan kamu ya, kamu tidak udah ikut campur urusan saya dan keluarga saya. Mendingan kamu pulang saja" jawab bibi suar kasar dengan mengusir warga itu.


"ya sudah kalau begitu saya pamit dulu ya raka" jawab warga itu karena malas berdebat dengan bibi suar.


"iya pak terimakasih sekali lagi ya sudah menolong saya tadi, dan maafkan ya bibi saya emang seperti itu" jawab raka sambil lanjut membisiki warga itu.


"iya raka kamu sabar ya" jawab warga itu membisik sambil memeluk raka.


warga itu lalu pergi.


"heh raka kamu tidak usah lagi tinggal disini" usir bibi suar nya raka dengan kasar.


"tap... tapi! bi" jawab raka terkejut.


"ini barang-barang kamu sudah saya masukin semuanya, dan sekarang kamu pergi dari sini saya tidak sudi punya keponakan berandal, preman seperti kamu" hina bibi suar


sambil melempar tas yang berisi barang-barang raka.


disana raka sedih dan dia mengambil barang-barang itu dan melangkah pergi. Tapi sayangnya pamannya itu hanya diam dan tak berani berkutik.


"oke bi, aku pergi" jawab raka tegas.


dalam batin raka dia sangat benci dengan perlakuan bibinya, tapi fine dia setidaknya lebih bebas dari mereka sekarang.


malam itu raka langsung pulang ke rumahnya yang di tinggalkan oleh ayah dan ibunya, walaupun sederhana tapi rumah itu sangat bermakna bagi raka.

__ADS_1



"ahh akhirnya pergi juga anak itu dari sini" ujar bibi suar sambil mengunci pintu dan menarik nafas dalam.


"ibu kok tega sama raka sih bu? "tanya paman suar.


"biarkan saja mas, dia itu tidak pantas kita urus" jawab bibi suar sambil pergi ke kamar nya.


"aku harus bagaimana ini ?"gumam paman suar sendiri saat istrinya sudah pergi.


"sejujurnya aku tidak mau raka pergi dari sini tapi aku tidak mungkin menolak istri ku" lanjut gumam nya sambil mengintip raka dari jendela.


"mas ayo kesini!! gak usah mikirin raka lagi" teriak bibi suar dari pintu kamarnya.


"iya bu sebentar " jawab paman suar terkejut dan langsung melangkah menuju kamarnya.


......


"hah dasar bibi gak punya hati, kejam!!! " gumam raka sendiri dengan nada marah sambil melempar kan barang-barang nya dilantai


"lihat saja kamu bi aku tidak akan lupa dengan semua ini" ujar raka dengan marah, sambil duduk di ranjangnya


raka langsung menjatuhkan kepala nya ke bantal, dia tidak bisa tidur karena kejadian tadi saat dia bertengkar dengan geng motor indi, raka juga masih terbayang dengan kejadian di kantor polisi.


kak sari nya raka menikah masih di dekat rumah raka, tapi dari kecil kakak sari memang tidak pernah peduli dengan raka. jadi jika mau curhat dengan kak sari juga percuma, karena bukannya akan di kasi solusi malah dimarahi atau gak di tertawa kan.


Tapi kalau mau curhat dengan kak ayunya tidak mungkin kak ayu sangat jauh, bahkan jika menelepon pun tidak akan bisa.


raka sekarang hanya seorang diri, apalagi semenjak raka tidak tinggal serumah dengan paman dan bibinya.


...----------------...


Tapi dari hari itu juga Raka lebih bebas bergaul dengan siapa pun, karena tidak ada yang melarang nya lagi. Raka bahkan sekarang memang punya teman yang preman sungguhan, bukan seperti raka yang hanya di anggap preman dengan orang lain padahal raka tidak pernah jahat.


Walaupun raka punya teman preman, tidak hanya satu atau dua orang tapi banyak teman raka yang memang preman sungguhan tapi raka tidak pernah terpengaruh dengan kejahatan mereka, raka juga jarang pergi bersama preman-preman itu.


Hanya saja raka berteman baik dengan mereka, raka juga sangat disayangi oleh teman preman nya.


Semenjak itu, tapi raka juga masih beruntung walaupun majikannya tau raka sempat berurusan dengan polisi karena tauran, majikannya masih menerima raka bekerja disana bahkan dia semakin lebih mempercayai oleh majikan nya..


beberapa bulan kemudian, raka malah naik jabatan yang biasanya buruh kasar, menaik turunkan barang sekarang sudah bisa menyopir mobil, Yang kerja nya lebih ringan. Walaupun gaji nya hanya naik sedikit tapi raka masih tetap bersyukur karena dia masih bisa bekerja, karena banyak teman-teman raka yang tidak bekerja karena tidak diterima di perusahaan apapun.


"Raka kamu dipanggil pak bos tuh" panggil salah satu teman nya.

__ADS_1


"hah ada apa ya bos manggil gue?" tanya raka penasaran


"mana gue tau, mending lho temui dulu aja si bosz" jawab temannya lagi.


"oke deh, makasi ya" ujar raka sambil melangkah pergi masuk ke ruangan majikannya.


saat sampai di depan ruangan bosnya raka langsung mengetuk pintu.


"tok...tok... tok... " suara ketokan pintu dari raka


"masuk!! "jawab majikannya dari dalam


raka langsung membuka pintu dan mengapa majikannya.


"selamat siang pak, ada apa ya manggil saya? " tanya raka sopan.


"ehh raka ayo kamu kesini dulu" jawab bos nya


Raka dan majikaknnya memang dekat raka sangat di sayang oleh majikan nya.


"iya pak"jawab raka sambil duduk di depan bosnya tempat yang disediakan


"oke. begini raka saya mau nawarin kamu nyopir, mau gak?" tanya bos nya.


"nyopir pak?? "tanya raka terkejut.


raka tidak menyangka bisa naik jabatan.


"iya nyopir, kamu mengirim dan mengambil barang gimana?"tanya bos nya lagi


"ya saya mau lah bos masak dikasi kerjaan yang saya inginkan gak mau" jawab raka semangat dengan apa adanya.


"oke kalau begitu kamu mulai dari sekarang ya" ujar bosnya lagi


"ini kuncinya, tapi ingat kamu harus hati-hati dijalan ya" lanjut bosnya


"siap bos" jawab raka semangat dan langsung pergi


raka langsung ke tempat administrasi untuk mengambil catatan yang dititip untuk raka.


Bersambung-(:


see you next episode guys 😍😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2