
flashback
"tapi apa sayang?” ujar ibu nya dengan mata berkaca dan penuh harapan kalau raka akan menuruti permintaan nya
“iya udah deh bu aku mau” jawab raka tanpa memikir panjang lagi.
lanjut....
akhirnya raka tinggal bersama ibu, ayah tiri nya dan juga saudara tiri nya
ayah tiri nya raka memang bukan orang yang tajir tapi dia sangat menyayangi raka, sama seperti dia menyayangi anak kandung nya sendiri
“makasi ya raka” ujar ayah tiri nya raka
“iya ayah”jawab raka yang sudah nyaman memanggil ayah tiri nya dengan sebutan ayah
“ya udah karena ini masih pagi bagaimana kalau kita sarapan dulu ya” ujar ibu nya raka
“eh iya. sampai lupa” jawab ayah tiri nya raka
“sekarang kita makan ya anak-anak” ujar ibu mereka
“ya buk” serempak mereka berempat sama ayah nya juga
...«obrolan di meja makan»...
“rak nanti kamu ikut ayah ya kita cari kerjaan, owh ya kamu sebelum nya kerja apa? ” ujar ayah tiri nya raka sambil makan
“owh kebetulan aku kerja di perusahaan ternak ayam dan pengolahan pakan ayam yah, aku sebagai supir pengantar barang” jawab raka
“oh kalau kamu mau kerja begitu lagi disini juga banyak ada perusahaan yang sama, bahkan kamu bisa di suruh antar barang ke jakarta dan sekitarnya ” jawab ayah tiri nya raka
“serius yah, aku tertarik banget kalau ke jakarta” jawab raka.
“iya udah nanti kita melamar pekerjaan di sana yah” ujar ayah tiri nya raka
“iya yah, makasih ya ayah” jawab raka dengan kagum
“oke.. oke.. sekarang kamu sarapan yang banyak ya sayang arry dan arken juga ya” ujar ibu mereka
“iya buk” serempak mereka lagi
setelah selesai sarapan ayah tiri nya raka langsung mengantar kan raka melamar pekerjaan.
“ayok raka kita berangkat” ujar ayah tiri raka
“ayok yah” jawab raka semangat
“kalian hati-hati ya” pesan ibu nya raka
“iya bu. ayah sekalian berangkat kerja ya bu” ujar pak wijaya
“iya ayah” jawab ibu darma
“ternyata aku bisa bertemu juga dengan anak ku, sungguh sebuah ke ajaiban” batin ibu nya raka sambil menatap raka dan ayah tiri nya berangkat
__ADS_1
“semoga kami akan bersatu kembali” gumam ibu darma sendiri
beberapa saat kemudian raka dan ayah tiri nya sampai di sebuah perusahaan besar
mereka bertemu bos pemilik perusahaan itu di depan lobi, sedang menelepon serius
raka dan ayah tiri nya memberanikan diri menunggu sampai bos itu selesai menelepon baru akan bertanya tentang lowongan pekerjaan
“maaf pak saya mau bertanya?” sapa pak wijaya sopan
“iya mau nanya apa? ” jawab orang itu
“apa bapak pemilik perusahaan ini? ” tanya pak wijaya
“iya. ada apa ya? ” tanya orang itu
“begini pak, apa bapak mencari karyawan sebagai sopir disini? ” tanya pak wijaya
“oh maaf untuk saat ini saya tidak mencari sopir atau karyawan yang lain” ujar nya sedikit sombong
“owh baik pak. kalau begitu kami pamit pak” jawab pak wijaya masih sopan
“iya iya” jawab orang itu
“ya udah raka kita cari di tempat lain saja ya” ujar ayah tiri nya raka
“iya yah” jawab raka
saat raka dan ayah nya melangkah pulang tiba-tiba ada yang menelepon bos itu lagi
tak lama kemudian raka dan ayah nya di kerjar lagi
“eh pak tunggu!!” panggil nya
“ada apa ya pak? ” tanya pak wijaya sambil membalikkan badan dengan raka
“saya ternyata membutuhkan karyawan untuk mengantarkan barang, soalnya orang yang biasanya mengantar barang itu sekarang lagi cuti karena punya anak. dan pesanan itu sudah harus segera di antar jadi saya sangat membutuhkan sopir lagi” ujar nya panjang lebar.
“baik pak saya bisa mengantarkan” sahut raka
“kamu yakin. tapi sebelum nya kamu pernah bekerja seperti ini atau tidak?” tanya orang itu
“kebetulan saya memang bekerja jadi sopir mengantar kan makanan ayam pak dan sekarang saya pindah rumah jadi saya juga ingin mencari pekerjaan baru” jawab raka menjelaskan
“kalau begitu saya terima kamu, asalkan kamu bisa saya percaya” ujar orang itu
“baik pak saya bisa di percaya kok. owh iya ini KTP saya pak” ujar raka sambil menunjukkan sebuah KTP
“owh baik, kamu punya SIM?” tanya nya lagi
“punya pak ini SIM saya” jawab raka sambil menunjukkan SIM nya juga
“oke saya terima kamu” jawab bos itu
“benaran pak? ”tanya raka girang
__ADS_1
“iya” jawab orang itu
“baik kamu perkenalan dulu saya sandi pemilik perusahaan ini” ujar orang itu sambil mengulurkan tangannya
“saya raka pak” jawab raka sambil menerima salam dari pak andi majikan baru nya
“baik apakah saya sudah bisa bekerja pak?” tanya raka semangat
“owh tentu saja” jawab pak andi
“kalau gitu aku kerja dulu ya ayah, owh iya terima kasih banyak ya sudah membantu aku mencari pekerjaan” ujar raka ke ayah tiri nya
“iya raka kamu kan anak saya” jawab ayah tiri nya raka
“kamu hati-hati ya nyetir nya dan harus semangat bekerja nya. Ayah juga mau berangkat kerja” lanjut ayah tiri raka
“iya ayah juga hati-hati ya” jawab raka
ayah tiri nya raka lalu pergi ke tempat kerjanya
“ya sudah sekarang kamu ke tempat administrasi ya biasanya pesanan sudah di urus disana” ujar majikan nya raka
“baik pak. tapi tempat administrasi nya dimana ya? ” tanya raka
“baik saya antar sekalian saya mau kenalkan kamu sama karyawan yang lain” ujar pak andi
“baik pak ” jawab raka
raka lalu di perkenalkan dengan karyawan yang lain..
"raka sekarang kamu sudah bisa mulai bekerja ya" ujar pak andi majikan raka
“baik pak” jawab raka sambil melangkah ke luar mengambil truk yang akan dia kendarai
raka akhirnya lega sudah mendapatkan pekerjaan baru lagi...
raka bekerja sampai sore, iya sangat menikmati pekerjaan nya sebagai sopir karena cuma itu yang raka bisa lakukan saat ini dari pada raka menganggur
sore kemudian...
setelah pulang kerja sore itu raka sangat kelelahan, saat sampai di rumah raka langsung makan dan tidur
raka dimanjakan oleh ibu dan ayah tiri nya disana berbeda jauh dengan di rumah nya
karena kelelahan raka lupa mengabari teman-teman dan nenek& kakek nya di rumah
bersambung-(:
episode selanjutnya....
[semua teman-teman nya raka panik dan kebingungan mencari raka yang menghilang setelah minta izin mengantar kan yoga
nenek dan kakek nya raka pun bingung mencari raka kemana?]
see you next episode guys 😍😗
__ADS_1