
flashback
Saat ayu menerima tawaran itu tiba-tiba raka mendengar nya, raka sangat sedih dengan keputusan kakaknya...
"jadi kakak akan pergi ninggalin aku juga"gumam raka sedih dengan air matanya mulai menetes.
salma melihat raka yang berdiri di depannya langsung menyapanya.
"ra.. raka!!! ini raka kan adik kamu!" ujar salma dengan wajah semringah sambil menunjuk raka
ayu terkejut mendengar raka ada disana,ayu mulai gelisah dengan tanggapan adiknya terhadap dia.
"raka pasti marah sama aku kalau dia tau aku akan pergi ke luar kota, apa aku ajar raka ya" batin ayu gelisah sambil membalikkan badannya karena dari posisi ayu raka ada di belakangnya.
raka menangis saat itu, ayu yang melihat nya juga semakin sedih dan gelisah.
"raka,.. kamu kenapa? " tanya salma sambil mendekati nya
"raka... maafin kakak ya, mungkin kakak harus kerja di luar kota bersama kak salma" ujar ayu sambil mendekati adik nya.
"tapi kak kalau kakak pergi aku sama siapa disini? "tanya raka sedih
"Emangnya kamu mau ikut kakak ke luar kota? " tanya ayu
"aku ma... " jawab raka terputus
"kenapa raka" taya salma
"kalau aku ikut kakak terus tanah ayah disini akan di kuasai sepenuhnya sama paman dan bibi" jawab raka pelan.
"aku juga tidak punya ongkos untuk ke luar kota kak, apa di kasi sama paman dan bibi minjem" sambung raka lagi
"benar juga kata kamu dek" jawab Ayu membenarkan adiknya
ayu juga mulai berfikir dia hanya menyimpan sedikit uang, karena uangnya tadi di ambil sama paman dan bibinya.
" kalau aku ajak raka pasti uang tabungan ku tidak cukup untuk ongkos aku dan raka. Kalau minjam sama paman dan bibi itu pasti tidak akan di kasi" gumam ayu dalam batin.
"kak aku mohon kakak jangan pergi ya" ujar raka memecahkan lamunan ayu.
"dek kakak pergi bukan untuk meninggalkan kamu kakak akan mencari uang untuk kita nanti, kamu mau sukses bukan?"tanya ayu sambil meyakinkan adiknya
raka hanya mengangguk
"kalau kita mau sukses, kita harus bekerja keras dek" jawab ayu lagi
"aku sebenarnya tidak rela kalau kak ayu pergi. Tapi... aku juga gak boleh egois" batin raka dalam hati yang hampa.
"ya udah deh kak" jawab raka berat
__ADS_1
"kamu izinkan kakak?" tanya ayu semangat
"iya kak demi kita" jawab raka lemas
"raka kamu tenang saja ya kak salma pasti akan jaga kakak kamu" lanjut salma
"iya kak jaga kakak aku ya kak" jawab raka
" ehh kalau gitu kita pulang dulu yok, kita kapan berangkat sal?" tanya ayu mulai lega dengan izin dari adiknya.
" kita akan berangkat satu minggu lagi yu" jawab salma
"owh oke kalau begitu aku dan raka masih ada kesempatan untuk mengumpulkan uang siapa tau kita ada rezeki" jawab salma
"iya" jawab raka juga senang.
mereka lalu pulang ke rumah masing-masing.
dalan benak raka dia bingung jika dia berkesempatan ikut dengan kakaknya apakah dia akan rela meninggalkan peninggalan ayahnya yang di pegang oleh paman dan bibinya jujur dia tidak rela, jika dia pergi paman dan bibinya pasti merasa menang. Tapi kalau tidak dia pasti akan sendirian di sini
raka hanya diam sunyi dalam perjalanan pulang.
"yu kamu udah jual semua dagangan nenek" sambut nenek asih
" udah nek" jawab ayu
"ini nek"ujar ayu sambil memberikan uang itu untuk neneknya.
" aku baiknya bilang atau tidak ya sama nenek kalau aku mau pergi"batin ayu
"tunggu apa lagi" tanya nenek asih sinis
"eh enggak nek" jawab ayu sambil pergi ke kamarnya
••••Di kamar••••
" kak kakak yakin mau pergi?" tanya raka saat di kamar
"ya. iya.. kakak udah memutuskan bekerja di luar kota" jawab kakak ayu..
"hmm ya udah deh kalau itu keputusan kakak" jawab raka.
dia lalu langsung pergi ke kamar mandi.
...****************...
keesokan harinya..
__ADS_1
awalnya salma memang bilang mau berangkat satu minggu kedepan, tapi keesokan harinya saat siang tiba, ayu dan raka ke pasar membawa dagangan nenek asih tiba-tiba salma menyusul dia menyuruh ayu untuk bersiap-siap karena mendadak majikan salma menelepon dan menyuruhnya balik sekarang ke luar kota.
"ayuuu!!!! " teriak salma memanggil ayu
ayu yang mendengarnya langsung menoleh dan menghampiri salma
"kenapa salma? kok kayak buru-buru gitu" tanya ayu
"iya ini yu, majikan aku tadi nelepon kata nya kita harus berangkat sekarang soalnya toko lagi rame-ramenya sekarang. Dia juga nyuruh aku bawa kamu sekarang" ujar salma sambil mengembalikan nafasnya yang tersedat-sedat karena berlari dari rumah.
"apa? kok cepat banget sal? " tanya ayu kaget
"iya yu aku juga gak tau bisa secepat ini" jawab salma
"raka kakak harus pergi sekarang, kamu tidak apa-apa kan" lanjut ayu meminta izin dengan adiknya
walaupun berat sekali buat raka tapi dia harus melepas kakak nya
"iya kak" jawab raka bawak sambil menahan rasa kecewa nya
"ya udah kakak pulang dulu ya kakak mau beres-beres" lanjut ayu sambil berjalan pulang.
raka hanya mengangguk berat, matanya mulai berkaca dan hatinya perlahan hancur.
raka menyusul kakaknya pulang saat sudah selesai menjual dagangan neneknya.
tapi saat mau pulang raka sudah berpapsan dengan kak ayu di jalan dekat pasar
"raka!!!kakak pergi dulu ya kamu jaga diri baik-baik disini" ujar kak ayu
"kak!! " ujar raka sangat sedih
"owh ya paman dan bibi nenek juga kak sari udah tau kok kalau kakak pergi, kakak juga udah titip kamu sama mereka" ujar kak ayu
"Raka selama kakak gak ada kau harus bertahan ya kamu nurut saja apa kata paman dan bibi biar kamu tidak di marahi. Ingat misi kita masih jauh" ujar kak ayu sambil memeluk raka
"iya kak"jawab raka
"ya udah kakak pergi dulu ya, kamu gak mau antar kakak ke terminal" tanya kakak nya raka.
"iya kak" jawab raka
saat sampai di terminal kakak ayu langsung masuk ke dalam bis dan berangkat ke luar kota.
disana hati raka sangat hancur dia menangis kencang, meskipun berat raka harus rela kakaknya pergi.
saat bis yang ditumpangi kakaknya berjalan raka ikut mengejarnya, terlihat dari kaca bis itu kakaknya sedang duduk dan akan pergi menjauh darinya.
Bersambung-(:
__ADS_1
sampai disini dulu ya guys jangan lupa tinggalkan like, tip dan vote pada kolom ini ya tambahkan juga novel ini ke favorit kalian ya guys. ..
see you guys 🙋😍😍