
Raka setiap hari mendapatkan perlakuan yang tidak baik oleh keluarga nya, bahkan raka pernah sesekali ingin di usir dari rumahnya.
suatu hari raka sedih Karena di marahi oleh bibi suar, dia pulang kerumahnya dan menangis di sana, raka meratapi nasibnya yang kehilangan orang tuanya lalu hidup dengan orang yang jahat dan tamak seperti paman dan bibinya.
sejujurnya raka tau jika paman suar tidak setega itu dengan keponakan nya, tapi paman suar juga sudah ada dalam pengaruh bibi suar yang sangat kejam dan tamak itu.
"ayaahhhhhhhh..... ayahhhhhhh....ayahhhh kenapa ayah meninggalkan raka sendiri disini? "(teriak raka sambil menangis kencang)
"ayahhh.. ajak raka pergi! ibu sudah meninggalkan raka demi menikah lagi... raka sekarang tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini.
raka hidup dengan paman dan bibi suar yang kejam itu, raka selalu dimarahi ayahhh"(tangis raka semakin kencang)
Wajar saja jika raka sesedih itu semua orang yang sayang dengan raka di pengaruhi oleh bibi suar untuk membenci raka.
raka setiap hari dijadikan babu mereka dan di jadikan gosip dimana-mana...
saat paman suar tau raka menangis, paman suar menghampiri raka dan mengajak nya pulang ke rumahnya paman suar, sebenarnya paman suar tidak tega melihat raka tapi dia juga tidak berani melawan istrinya itu. Raka tidak mau di ajak pulang dengan paman suar.
"raka kamu kenapa menangis? kita pulang yuk ke rumah paman"(ujar paman suar sambil mengelus rambut raka)
"tidaaakkk aku gak mau pulang ke rumah neraka itu"(ujar raka sambil menangis)
raka memang masih kecil tapi dia sangat merasakan sakit hati, dia merasa jika hati dia terbakar dengan perkataan dan perlakuan keluarga nya itu terhadap raka.
paman suar marah dengan kata-kata raka yang lancang itu,
__ADS_1
"kamu jangan kurang ajar ya, kamu bilang rumah neraka! "(ujar paman suar dengan nada marah)
"iya, paman"(ujar raka)
paman suar sepertinya mengerti dengan perasaan Raka, dia tidak mau memaksa raka. Dan paman suar tau saat ini raka sedang sedih, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.akhirnya paman suar pergi dari rumah raka dan menunggu raka tidur lalu dia akan menggendong raka untuk dibawa ke rumah nya...
"baiklah kalau gitu paman pulang saja"(ujar paman suar)
raka diam dan melanjutkan menangis nya itu..
akhirnya raka tertidur karena sudah lelah menangis, raka memegang poto ayahnya sambil tidur...
raka terus memanggil nama ayahnya, saat paman suar tau raka sudah tidur lelap paman suar menggendong raka ke rumahnya paman suar.
tapi kadang-kadang raka tidak mempunyai uang untuk bekal kesekolah jadi raka tidak makan seharian selama disekolah. Nasib raka memang sangat malang dan dia juga sering di gangguin sama kakak kelasnya.
suatu hari raka terkejut setelah ayahnya meninggal ternyata semua peninggalan ayahnya di kuasai oleh bibi suar dan paman suar, mulai dari tanah sampai rumahnya raka di ambil oleh paman dan bibinya.Dan mereka sengaja mau menampung raka dan kakaknya ayu agar bisa mengambil warisan dari ayahnya raka.
setelah paman suar dan bibi suar mendapatkan semua harta ayahnya raka mereka semakin menjadi-jadi memperlakukan raka. Mereka mau raka juga tiada agar nantinya harta itu tidak usah di bagi lagi ke raka, namun tuhan yang melindungi raka dari kejahatan bibi suar sehingga raka masih selamat.
Bibi suar sangat kejam dia memengaruhi semua orang yang menyayangi raka untuk tidak bergaul dengan raka agar raka mati kelaparan. orang di desa itu sayang dan kasihan dengan raka, sehingga banyak yang sering memberikan raka makanan, minuman dan mengizinkan raka menginap dirumahnya. raka suda seperti anak semua orang di desa itu karena hampir semua orang yang ada di desa itu sering memberikan raka makanan dan minuman.
Suatu hari ibunya oka yang juga seorang janda bernama suci, beliau memberikan raka makan karena raka seharian main di rumahnya dengan oka, tapi tiba-tiba nenek asih dan bibi suar datang dan memarahi ibu suci mereka tidak mengizinkan ibu suci memberikan raka makanan apapun.
"bu suci ngapain kamu kasi raka anak tengil ini makanan, biarkan saja dia mati kelaparan sekalian "(ujar bibi suar dengan nada marah)
__ADS_1
"iya ibu tidak usah sok baik dengan anak ini"(balas nenek asih)
"maaf bu saya kasihan dengan raka dia anak baik, dan dia tidak punya orang tua, lagi pula raka ini kan anak dari adik saya yaitu ibu darma apa salah saya memberikan keponakan saya makan, saya tidak sekejam kalian "(jawab ibu suci)
raka menangis dengan perlakuan nenek asih dan bibi suar mereka bahkan tidak mau memberikan raka makan dan tidak mengizinkan orang lain memberikan raka makanan.
bibi suar dan nenek asih lalu membawa raka pulang kerumahnya sambil memarahi raka.
saat itu raka berpikir mungkin dia tidak akan hidup lama lagi karena raka bingung harus makan dari mana karena nenek asih dan bibi suar juga sudah memengaruhi orang di desa itu untuk menjauhi raka.
ibu suci sangat kasihan dengan raka karena bagaimana pun juga raka adalah anak dari adik kandungnya ibu suci yaitu ibu darma, ibu suci lalu mengajak raka untuk menginap di rumah nya ibu suci malam itu.
Bibi suar ternyata tahu kalau raka malam itu menginap di rumah nya ibu suci, dia sangat marah karena ibu suci belum terpengaruh oleh ucapan nya. Akhirnya beberapa hari kemudian saat ibu suci pergi ke pasar bibi suar membakar rumah nya ibu suci.
ibu suci terkejut saat sampai di rumah, pulang dari pasar rumahnya sudah tinggal abu dan asap saja, tidak ada yang tau tentang kejadian itu karena orang di desa itu semua sibuk ke pasar untuk berjualan, ibu suci sangat sedih harus kehilangan rumah nya. akan
tetapi ibu suci tidak tau kalau ini semua adalah perbuatan nya bibi suar dia mengira kalau ini murni kecelakaan karena saat itu, ibu suci memang sempat menghidupkan api di rumahnya.
saat raka pulang dari sekolah dan main ke rumahnya oka dia terkejut melihat rumah nya ibu suci sudah terbakar dan ibu suci juga menangis. Raka lalu meminta bantuan kepada warga untuk ikut bergotong royong membantu ibu suci membangun rumahnya lagi.
๐ธ๐ธ๐ธ
baca episode selanjutnya dan jangan lupa meninggalkan like pada kolom ini ya...
๐ธ๐ธโกโฅ
__ADS_1