Princcesia Charanisa

Princcesia Charanisa
Princcesia Charanisa gracristina Wilson.


__ADS_3

Princcesia Charanisa gracristina Wilson adalah putri bungsu dari pasangan Endwar putra Wilson dan manda Jessy Cristina Wilson.


Princcesia charanisa gracristina Wilson sering di panggil dengan ranisa,seorang putri yg berusia 5 thn dengan IQ tinggi di usia dini.


namun saat ia berusia 7 thn dimana ia harus kehilangan ibu nya.kematian nyonya Wilson sangat aneh karena kematian nyonya Wilson di sebabkan kerena tenggelam di kolam renang sedangkan nyonya Wilson sangat mahir di bidang renang.


Ranisa yg berusia 7 thn curiga dengan penyebab kenatuan ibunya dan menyelidikinya dan berhasil mendapatkan bukti dari meretas CCTV di arena kolam renang karana ia adalah seorang Hacke handal yg genius.


ia mengetahui penyebabnya dan sangat marah kerena mengetahui siapa pelakunya.


pelakunya adalah pelayan yg ada di mansion keluarga Wilson yg bernama Rissa.


Rissa merancang rencana untuk membunuh ranisa dan membuat putrinya untuk menjadi putri Wilson dengan cara menyamar.


Ranisa yg hari itu ingin berencana agar membongkar kebusukan Rissa tak menyadari kalau ia di tangkap oleh sekelompok orang berbaju hitam.


"apa yg kalian lakukan,lepaskan aku!!"ucap ranisa.


seorang wanita dengan baju pelayan turun dari sebuah mobil dan mendekat kepada ranisa.


plak...plak.


suara tamparan.


"hahaha....itu adalah hadiah dari aku anak kecil,kau dan ibu mu menjadi penghalang untuk ku merebut segala harta keluarga Wilson,jadi pergi lh ke neraka"ucap Rissa.


"kau memang biadap jika pun aku mati,maka aku akan merangkak dari neraka untuk membunuh mu"ucap ranisa yg mendongak kan kepalannya menatap Rissa tajam.


"hahaha......baik lh akan ku maaf kan kau agar tak selalu mengoceh,dan sekarang...sayang keluar lh"ucap Risa.


pupil mata ranisa melebar kerena melihat wajah yg mirip dengannya serta rambut yg berwarna hitam legam yg sama seperti miliknya.


"hello ranisa,aku lisa yg menyamar sebagai diri mu untuk menguras harta keluarga mu"ucap lisa.

__ADS_1


"tidak.tidak mungkin,aku akan membalas kalian.lepaskan aku!!"ucap ranisa.


"seret dan buang dia ke jurang itu"ucap Rissa.


"baik"


ranisa di seret ke ujung jurang dan di lemparkan pada jurang yg dalam itu.


"aku akan membalas kalian"teriak ranisa.


****


kring.....kring.....


seorang gadis dengan rambut berwarna coklat bangun kerena bunyi alarmnya.


"mimpi itu lg"ucap gadis itu.


gadis itu berjalan menuju ruangan di balik rak bukunya.


gadis itu turun melalui tangga yg tembus pandang itu.


setelah kakinya menapaki lantai gua tangga itu menghilang.


gadis itu berjalan ke dalam kolam.


setelah beberapa jam ia berendam dalam kolam itu ia kembali.


tak tak


suara ketukan sepatu menuruni tangga.


"nona,selamat pagi sarapan telah siap"ucap kepala pelayan dari mansion megah itu.

__ADS_1


"pagi,tuan herwan.....hubungi marchel agar datang kemari"ucap gadis itu.


"baik" ucap pak herwan.


-


-


-


"apa??nyonya apa kau yakin??"tanya marchel tak percaya.


"ya,lebih baik aku menjalani kehidupan yg sederhana,marchel ku serahkan perusahaan dalam bimbingan mu"ucap gadis itu.


"nyonya,tapi...."ucap marchel yg ingin membantah.


"tidak ada tapi-tapian,ini adalah tahap penyesuaian belas dendam"ucap gadis itu.


"hah.....baik lh nyonya,namun bisa kh nyonya menghadiri acara ulang tahun pernikahan keluarga crisporter??"tanya marchel.


"baik lh,suruh orang-orang untuk mengangkut barang-barang ku ke apartemen,urus surat indentitas ku"ucap gadis itu.


"baik lh"ucap marchel.


"namun sebaiknya nyonya menjadi dokter di rumah sakit milik nyonya saja,agar lebih mudah memantau keadaan rumah sakit"ucap marchel menyarankan.


"ide yg cukup bagus,baik sarapan ku sudah selesai.mari antarkan aku ke laboratorium tersembunyi"ucap gadis itu sambil bangkit dari duduknya.


"baik"ucap marchel.


BERSAMBUNG........


***hello gusy.....makasih udah mampir di cerita Author,jika ada saran,masukan dan kritikan bahkn jika ada kata-kata author ada yg typo jangan sungkan memberi tahu kan author😉.

__ADS_1


byby***...


__ADS_2