Princcesia Charanisa

Princcesia Charanisa
kekesalan marchel


__ADS_3

kemudian melangkah pergi meninggalkan bella sendirian di tempat itu.


setelah ken pergi,bella meremas dadanya yg tiba-tiba berdetak tak kakaruan.


"apa yg terjadi dengan ku??"tanya bella pada dirinya sendiri.


"dia....dia seperti fimilar dalam ingatan ku"ucap bella.


bella berdiri dan berjalan menuju mobilnya


-


bella baru selesai membersihkan diri,ia menghampiri ponselnya yg berdering.


sambil mengeringkan rambutnya yg basah.


"hm??"


"nyonya,anda harus ingat untuk menghadiri acara pesta perayaan hari pernikahan keluarga crisporter yg ke-24 thn tiga hari lg"ucap marchel.


"marchel kau ini sangat merepotkan"ucap bella.


"nyonya ini bukan merepotkan namun ini adalah tugas kau"ucap marchel.


"huh,baik lh.aku akan menghadiri acara jika aku tidak memiliki pasien"ucap bella enteng.


"nyonya.....apa kau tak puas memindahkan tanggung jawab perusahaan pada ku dan sekarang kau tak ingin mengangkat beban ini meski sedikit"ucap marchel memelas.


"rasanya semuanya terasa ringan waktu aku mengerjakannya"ucap bella.


"oh ayo lh nyonya,kau bekerja bagai robot tentu saja tak merasa lelah"gumam marchel.


"marchel aku masih dapt mendengarnya"ucap bella.

__ADS_1


"hah....terserah lh nyonya,jika boleh siapkan pisau kecil mu dan bunuh aku secara diam-diam"ucap marchel.


"benarkah???sepertinya seru!"ucap bella yg membuat merchel semakin dongkol.


"ya,terserah nyonya saja"ucap marchel.


"hahaha...baik lh,tuan marchel aku pastikan aku dayang ke pesta itu"ucap bella yg puas mengerjain marchel


"nah,itu baru nyonya terbaik ku.sampai jumpa, trimakasih nyonya" ucap marchel dan menutup telponnya sepihak.


bella membaringkan tubuh lelahnya di atas kasurnya.


"huh......melelahkan"gumam bella sebelum terlelap.


******


"tuan saya sudah mencari tau tentang info dari gadis tersebut ini biodatanya"ucap seseorang pria kepada Ken.


Ken mengambil biodata itu dan melihatnya.


"kevin......gali lebih dalam informasi tentang gadis itu"ucap ken datar tanpa ekspresi yg akhirnya membuka suara.


"baik tuan"ucap kevin.


ketika kevin pergi meninggalkan ruang itu,Ken bangun dan melihat ke arah langit malam yg di penuhi bintang.


"charanisa.......kau yg dulu telah hilang,mengapa ku menjadi orang yg sangat memuakkan"ucap Ken sambil melihat sebuah foto gadis kecil dengan rambut hitam legam yg panjang.


"kemana charanisa yg dulu??"tanya Ken sambil menatap bintang di langit.


"siapa sebenarnya seorang wanita yg bernama bella itu???mengapa aku merasakan perasaan yg aneh saat berada di dekatnya"ucap Ken lirih.


*****

__ADS_1


keesokan harinya bella bangun seperti biasa dan selalu tepat waktu.


brak...


"dr. bella...hosh....hosh.....aku...hosh.."


ucap laura ngos-ngosan.


"tenangkan nafas mu dr.laura,jika tida k kau akan menjadi pasien di rumah sakit ini"ucap bella tanpa mengalihkan tatapannya dari data-data para pasien.


duk.


laura berlutut.


"dr.bella maaf,maaf karna saya terlambat lg"ucap laura.


"alasannya??"tanya bella.


"itu....anu...engg.....aku terlalu bnyak minum ber...r..aa...ak..khol"cicit laura.


bella bangkit dari duduknya.


"bagus!kau bersenang-senang sepertinya tadi malam...."ucap bella.


"wah....jadi dokter ti....."belum selesai laura bicara.


"ya,waktunya bersenang-senang hari ini,aku telah mengambil alih 10 kali oprasi tanpa jeda,dan pemeriksaan seluruh pasien di lantai 15"ucap bella.


"ti... tidak marah...huuuhh"laura melanjutkan kata-kata nya yg terhenti karena perkataan bella.


"sudah lh,jangan murung lh,besok kau akan mendapat jatah libur"ucap bella sambil mengedipkan sebelah matanya.


"woah.... benarkah??!!"semangat laura kembali lg

__ADS_1


BERSAMBUNG.......


__ADS_2