
"kau tidak hamil bukan?!"ucap daddy arson.
bella tersenyum dan berjalan ke kursi yg berada di depan meja kerja daddy arson.
"ya,benar"ucap bella.
sedangkan daddy arson dan asisten pribadinya terkejut dengan jawaban enteng bella.
"jadi apa yg sebenarnya terjadi??"tanya daddy arson.
"bla...bla..."bella menceritakan kebenarannya.
"jadi Ken yg meminta kalian menikah??"ucap daddy arson tak habis pikir dengan Ken yg mengajak bella menikah tanpa mengenalnya lebih lama.
"ya"ucap bella.
bella hanya menceritakan jika Ken dan dia menikah tanpa adanya tandatangan surat kontrak nikah.
"jadi sebenarnya apa tujuan mu sehingga menerima ajakan Ken??"tanya daddy arson.
"tujuan ku adalah ........"bella menggantung jawabannya.
daddy arson dan asisten pribadinya dengan serius menunggu jawaban bella.
"BELAS DENDAM" ucap bella yg membuat kedua orang tadi langsung mengancungkan pistol ke arah bella.
"daddy apa yg kalian lakukan??"tanya bella polos.
"jika kau macam-macam dengan keluarga ku kau akan mati sekarang"ucap daddy arson marah.
"hahaha.....daddy,apa daddy mengira aku ingin membalas dendam dengan keluarga daddy yg sekarang sudah menjadi keluarga ku??"ucap bella sambil tertawa kecil.
__ADS_1
"meskipun iya,aku tak akan membunuh keluarga ku sendiri.kedatangan ku dalam keluarga kalian membuat kekosongan di dalam hati ku mulai terisi dengan keberadaan kalian"ucap bella.
"jadi kepada siapa kau ingin membalaskan dendam mu??"bukan daddy arson yg menanyakan itu melainkan asisten pribadi daddy arson yg bernama Damian.
"kepada orang yg membuat ku kehilangan cahaya bulan ku,dan memisahkan ku dari orang-orang yg ku sayangi"ucap bella dengan tatapan sendu yg penuh kesedihan.
daddy arson dan Damian saling bertukar pandang.
"baiklah,jika boleh kami tau siapa sebenarnya mereka itu??"tanya daddy arson bertanya.
"mereka........??huh,mereka orang yg sangat licik yg sebaiknya tak perlu di bicarakan dad"ucap bella.
"mengapa kau tak ingin memberitahukan kepada kami??kami bisa membantu mu"ucap daddy arson.
"trimakasih dad,namun bella ingin membalas mereka dengan tangan bella sendiri"ucap bella.
"baik,jika tidak ada yg daddy tanyakan lg aku akan keluar untuk menemani mommy"ucap bella.
brak....
"maaf tuan besar saya tak bisa mencegah nyonya untuk tidak kemari"ucap kerin menunduk.
"bella apa yg kau katakan tadi benar??"ucap mommy tak percaya.
bella berjalan menuju mommy Aurel dan memeluk mommy Aurel.
"maaf mom,kami telah berbohong.namun rasa sayang ku kepada mommy tidak pernah palsu"ucap bella.
mommy Aurel memegang wajah bella dengan kedua tangannya.
"baik lh jika demikian.meskipun kau berbohong,namun mommy mengerti tentang alasan yg kau berikan tadi,jika kau tak keberatan ceritakan lh kepada mommy kapan pun yh"ucap mommy Aurel sambil mengusap lembut pipi bella.
__ADS_1
"baik mom"ucap bella.
-
-
-
ketika jam makan siang Ken sudah kembali ke mansion nya.
"mari kita makan"ucap mommy Aurel.
mereka makan sambil sesekali tertawa.
ketika selesai bella dan mommy Aurel mencuci piring kotor di dapur.
tiba-tiba kerin datang.
"nyonya bella,tuan Ken memanggil nyonya"ucap kerin.
"hmm"ucap bella.
"pergi lh sayang,biarkan mommy yg menyelesaikannya,lagian ini sisa sedikit"ucap mommy.
"trimakasih mom"ucap bella lalu mencuci tangannya yg penuh sabun.
bella naik kekamarnya yg netobenya sekarang sebagi kamar dia dan Ken.
ketika bella membuka pintu dan masuk kedalam kamar.
ken tiba-tiba ada di depannya dan mengukungnya dipintu dengan kedua tangannya.
__ADS_1
"apa yg sebenarnya kau lakukan??"ucap ken dengan raut wajah yg marah.
BERSAMBUNG......