
bella memasuki ruang rawat inap dimana tempat mery dirawat.
cklek
bella membuka pitu ruangan itu.
"dr.bella"ucap perawat.
bella mengangguk membalas sapaan perawat itu.
"mery...bagaimana perasaan mu??"tanya bella.
mery menundukkan kepalanya.
"untuk apa kau memperdulikan ****** seperti ku??"ucap mery.
bella berjalan mendekati mery dan duduk di sampingnya.
"aku tau apa yg selama ini kau alami"ucap bella.
sesaat mery terkejut,namun kemudian ia mengeratkan rahannya.
"apa kau ke sini untuk mengolok-olok aku,jika iya,lebih baik kau enyah dari sini"ucap mery sambil menunjuk pintu.
bella mengisyaratkan kepada perawat itu untuk keluar dulu.
setelah perawat itu keluar,bella menatap mery yg menundukkan kepalanya.
tangan bella terulur dan mengusap puncak kepala mery,mery terkejut dengan apa yg dilakukan bella.
"jangan takut kau tak sendirian lg"ucap bella kemudian tersenyum lembut.
mery menatap bella dengan kedua matanya.
"kau dianggap ****** bukan karena kemauan mu,namun karena kejadian yg sebenarnya tak kau inginkan"ucap bella.
__ADS_1
"aku....aku....ku tak tau harus pergi ke mana......ayah...ku tak menginginkan ku......hiks.....hiks...."ucap mery di sela-sela tangisnya.
bella bangun dari duduknya dan mengulurkan tangannya kepada mery.
"mery jusliana Eron,maukah kau bergabung dengan ku dan membalaskan orang-orang yg telah menyakiti kita sebagai mary Emeli princha"ucap bella.
mery tersenyum penuh haru
"baiklah,aku akan mengikuti mu,dan menerima nama baru ku yg indah,mery Emeli princha"ucap mery lalu tersenyum manis.
kemudian mery mengapai tangan bella yg terulur kepada nya,
"trimakasih,dr.bella"ucap mery.
bella memeluk mery.
*****
sekarang bella berada di depan mansion,bella menundukkan kepalanya masuk kedalam mansion.
ketika sudah aman bella mengenghela napas lega dan berjalan menuju tangga.
"darimana saja kau??"ucap Ken bersender di tangga ke arah kamar bella.
"aaaa.. ...anu.....i ..itu...uu..aku..."ucap bella gugup.
Ken menuruni tangga dan mengangkat dagu bella.
"wanita yg sudah mempunyai suami,keluyuran dari pagi sampai malam hari,apakah contoh seorang istri teladan??"ucap Ken
"baik lh,aku tidak akan mengulanginya lg"ucap bella menundukkan kepalannya
Ken tiba-tiba mengangkat dagu bella dan mencium bibir ranum milik bella.
bella terkejut dengan perlakuan Ken yg tiba-tiba mencium bibirnya dengan ganas.
__ADS_1
lama-kelamaan bella membalas ciuman tersebut.
Ken melepas ciumannya dan menghapus Saliva nya yg ada di sudut bibir basah bella.
"ternyata kau jga menikmatinya"ucap Ken yg membuat wajah bella berubah menjadi tomat busuk.
bella tak kuasa menahan malunya dan berlari menuju kamar nya dan menutup kamarnya.
sedang Ken tersenyum tipis dan berjalan menuju kamar bella.
Ken membuka kamar bella dan masuk kedalam kamar bella.
"apa yg kau lakukan di kamar ku??"ucap bella yg baru saja keluar dari kamar mandi.
ken mengacuhkannya dan malah berjalan menuju kasur bella.
"bukan kh ini rumah ku??"ucap ken lalu masuk ke dalam selimut bella,sedangkan bella mengendus kesal.
"baik lh"ucap bella sambil berjalan ingin mengambil bantal nya yg berada di sebelah Ken.
ken menarik tangan bella yg membuat bella jatuh kedalam pelukan Ken.
wajah bella memerah.
"tidur lh istri ku,jika tidak aku akan menerkam mu"ucap ken tanpa membuka mata nya.
bella yg mendengar itu membalalakan matanya dan dengan cepat menutup matanya.
tak berapa lama bella tertidur.
ken membuka matanya.
"bella.....kau wanita yg menarik,sama seperti charanisa ku,apakah dengan adanya kamu aku bisa menganggap kamu adalah charanisa"gumam Ken sambil mengelus puncak kepala bella yg berada di atas dada bidangnya.
kemudian Ken juga menyusul ke alam mimpi.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....