Princcesia Charanisa

Princcesia Charanisa
laboratorium tersembunyi


__ADS_3

bella datang ke rumah sakit,suasana hati bella tidak dalam suasana yg baik.


bella masuk ke gedung rumah sakit itu,be nya suster dan dokter yg menyapa bella,namun bella hanya diam dan terus berjalan menuju ruangan levis.


bella langsung membuka pintu ruangan levis dengan kasar,yg membuat si empu terkejut bukan main.


"apa yg kau lakukan,apa kau ingin ku ajar tata Krama??!!"ucap levis.


"apa kau ingin mengajar ku tata Krama levis"ucap bella


levis akhirnya menyadari jika yg masuk itu adalah bella.


"mati aku,nyonya sedang tidak di dalam suasana hati yg baik,tuhan lindungi lh hamba mu ini dari amukan moster" batin levis.


"haha...anu....itu....tidak,saya kira tadi....anu itu..."ucap levis.


bella berjalan menuju meja levis.


brak....


bella menggebrak meja levis.


"dr.levis apa yg terjadi??"tanya doni asisten nya.


doni terkejut jika dr.bella yg menggebrak meja dr.levis.


"do...don...ii pergi kau"ucap levis.


"tak perlu pergi"ucap bella tanpa menoleh.

__ADS_1


tiba-tiba doni merasa perubahan asmosfer dalam ruangan,bulu kudung doni berdiri.


bella mengangkat kepalanya dan berjalan menuju doni.


"ikut aku"ucap bella.


Levis bernapas lega saat melihat bell pergi,namun bella berhenti.


"jika kau tidak bergegas berdiri dari kursi mu maka ketahui lh aku akan mengikat mu selamanya di kursi itu untuk selama-lamanya"ucap bella.


levis langsung bergegas berdiri sehingga membuat kursinya terjatuh.


"baik.....saya akan ikut"ucap levis.


semua orang bingung dengan levis dan doni yg menundukkan kepala mereka sambil mengikuti bella dari belakang.


doni menelan pil pahit di dalam hidupnya untuk tidak bertanya sesuai arahan levis.


bella keliar dari mobil dan berdiri di depan Hutan tersebut,namun tiba-tiba hutan tersebut terbuka bagaikan sebuah pintu besar.


doni menganga tak percaya dengan penglihatan nya.


kemudian bella,levis,dan doni masuk ke dalam pintu dan disambut dengan ruang laboratorium yg besar.


"doni,aku memberi mu pilihan bergabung dengan organisasi ku atau kau akan mati"ucap bella


doni tak mempunyai jalan yg lain selain ikut dalam organisasi yg dimaksud oleh bella.


bella melirik levis,kemudian levis mengangguk mengerti.

__ADS_1


"doni,aku memang memilih mu sebagai asisten ku karna kau mempunyai kemampuan yg cocok buat organisasi"ucap levis memegang pundak doni.


"jadi pemilik organisasi dan pemilik rumah sakit adalh nyonya bella,nyonya bella bukan dokter biasa yg kalian kenal,namun pangngkat kedokterannya sangat tinggi.ini adalah rahasia organisasi"ucap levis


levis membuka sebuah kota yg terdapat sebuah kalung dengan lointin telegram.


"kalung ini bukan kalung biasa,kalung ini sudah menjadi saksi untuk mu,nyonya sudah mengatur mekanisme yg ada di dalamnya,jika kau akan mengkhianati organisasi maka kalung ini lh yg akan memotong lehermu"ucap levis.


doni bergemetar takut mendengar apa yg dikatakan oleh levis,dan melirik bella yg duduk di sebuah kursi.


"baik saya bersumpah akan setia"ucap doni.


Levis mengangkat kelung itu dan menyuruh doninmenempelkan sidik jarinya sehingga kalung mekanisme itu mengeluarkan sayap mekanisnya dan menggantung di leher doni.


"doni....levis..ikut aku"ucap bella sambil berdiri dari kursinya.


mereka mengelilingi labrin yg luas itu.


akhirnya mereka sampai di sebuah tempat,bella membukanya dan masuk bersama yg lain disana sedang ada penyulingan obat yg cukup rumit.


bella berdiri didepan botol yg sudah terisi 3ml.


"levis,doni...tolong awasi lh obat ini"ucap bella.


"anu.....apa kegunaan obat ini??"ucap doni.


"obat....ini....yg dapat meringankan penyakit ku"ucap bella.


BERSAMBUNG......

__ADS_1


__ADS_2